Demonstran Mulai Tinggalkan Universitas Hong Kong

Friday, 15 November 2019 23:26 WIB

Para demonstran yang sebelumnya membarikade diri mereka di sebuah universitas Hong Kong pekan ini mulai meninggalkan lokasi protes itu, Jumat (15/11). Belum diketahui pasti mengapa para demonstran di Universitas Hong Kong itu melakukan tindakan tersebut, dan ke mana mereka bergerak selanjutnya. Sebelumnya, para demonstran membuka satu jalur kendaraan di setiap arah sebuah jalan yang sebelumnya diblokir mereka sewaktu mereka mengajukan tuntutan agar pemerintah meneruskan rencananya untuk melangsungkan pemilu daerah pada 24 November. Seorang demonstran bertopeng di Chinese University of...

Read more

RECENT NEWS

Iran mengatakan hari Minggu (10/11), seorang mantan agen FBI Amerika yang hilang di Iran tahun 2017 dikategorikan sebagai œorang hilang, tapi tidak berarti ia sedang diselidiki karena melakukan suatu kejahatan. Pernyataan itu dikeluarkan oleh juru bicara Kementerian luar Negeri Iran Abbas Mousavi, tentang warga Amerika yang hilang itu. Pemerintah Amerika menawarkan hadiah 25 juta dolar...

Tiga dekade pasca jatuhnya Tembok Berlin, Amerika Serikat mengatakan Washington dan sekutunya masih menghadapi musuh komunis yang tangguh dan dunia bebas perlu terus mempertahankan diri terhadap ancaman dari Rusia dan Cina. Dalam pidatonya di dekat Gerbang Brandenburg yang ikonis di Berlin, Sekretaris Negara Mike Pompeo mengatakan pada hari Jumat bahwa Rusia "menginvasi tetangga-tetangganya dan...

Partai Demokrat di Amerika merayakan kemenangan dalam pemilihan di negara bagian Virginia dan Kentucky yang mungkin dapat menunjukkan masalah bagi Presiden Donald Trump dan upayanya untuk pemilihan ulang tahun depan. Koresponden VOA Jim Malone melaporkan bahwa pemilih Demokrat di pinggiran kota-kota besar berbondong-bondong menuju ke TPS-TPS, Selasa (5/11), memberi mereka keunggulan yang dapat...

Sebuah pengadilan di China, Kamis (7/11), menjatuhkan hukuman terhadap sembilan orang yang terbukti terlibat dalam penyelundupan fentanil ke Amerika Serikat. Polisi China membongkar jaringan pengedar narkoba di Xingtai, China Utara itu, setelah mendapat petunjuk pada tahun 2017 dari Departemen Keamanan Dalam Negeri AS. Pihak berwenang menyita 11.9 kilogram fentanil dan 19 kilogram jenis...

Badan nuklir Iran, pada hari Kamis (7/11), mengumumkan dimulainya kembali proses pengayaan uranium di Fordow, fasilitas nuklir bawah tanah negara itu yang berdasarkan kesepakatan nuklir tahun 2015 dengan negara-negara besar dunia dilarang melangsungkan program itu atau riset terkait program itu. Badan Tenaga Atom Iran mengatakan, melalui sebuah pernyataan, proses pengayaan itu telah dimulai...

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam akan semakin mempererat hubungan militer dengan Rusia, kecuali jika Amerika mencabut embargo penjualan pesawat tempurnya. Peringatan itu disampaikan menjelang pertemuan Presiden Erdogan dan Presiden Donald Trump, yang direncanakan akan berlangsung minggu depan. Turki dijadwalkan membeli pesawat jet tempur terbaru Rusia, Su-35. Negara itu telah...

Media Iran melaporkan Rabu (6/11), Iran menempatkan satu kontainer berisi 2.000 kilogram uranium heksaflorida ke fasilitas nuklir Fordow dalam usahanya menyuntikan gas uranium ke sentrifugal-sentrifugalnya. Langkah ini merupakan yang terbaru setelah Iran meninggalkan kesepakatan nuklir yang ditandatanganinya pada 2015 dengan sekelompok negara besar dunia untuk membatasi aktivitas nuklirnya...

POLITICS
Amerika Terbitkan Daftar Politisi dan Oligarki Rusia Tapi Tidak Ada Sanksi Baru
Wednesday, 31 January 2018 01:01 WIB Departemen Keuangan Amerika telah mengeluarkan daftar politisi dan tokoh bisnis Rusia yang dekat dengan pemerintahan Presiden Vladimir Putin,...
SECURITIES
Kerusuhan Merebak di India Jelang Penayangan Film Kontroversial
Thursday, 25 January 2018 11:25 WIB Kerusuhan merebak di berbagai Kota India, sehari menjelang penayangan perdana film kontroversial yang menceritakan legenda seorang Ratu Hindu. Para...
CULTURE
MISCELLANEOUS
Deputi Direktur FBI Mundur dari Jabatan
Tuesday, 30 January 2018 11:27 WIB Andrew McCabe, pejabat FBI No. 2 yang secara umum dikritik Presiden Donald Trump atas dugaan bias politik, mundur dari biro tersebut hari Senin...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.