Pengadilan Banding Evaluasi Vonis Korupsi Mantan Presiden Brasil
Thursday, 25 January 2018 04:30 WIB | MISCELLANEOUS |Global

Sebuah pengadilan banding Brasil sedang mengevaluasi vonis bersalah korupsi yang dijatuhkan kepada mantan Presiden Luiz Inacio Lula da Silva, kasus yang dapat menentukan apakah dia dapat mencalonkan diri lagi sebagai presiden pada akhir tahun ini.

Polisi mengepung lokasi gedung pengadilan itu, Rabu (24/1), dan beberapa helikopter terbang di atasnya. Lula dinyatakan bersalah Juli lalu dan dijatuhi hukuman sembilan setengah tahun penjara karena pencucian uang dan korupsi.

Mantan presiden itu, beserta istri dan beberapa orang lainnya, dituduh menerima perlakuan khusus dan menguntungkan dari sebuah perusahaan konstruksi yang membangun perumahan tepi pantai. Lula diduga memiliki rumah di sana, sementara perusahaan tersebut terkait skandal suap yang melibatkan perusahaan minyak milik negara, Petrobras.

Lula membantah tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa ia tidak pernah memiliki rumah di sana.

Sumber: voaindonesia

RELATED NEWS

Deputi Direktur FBI Mundur dari Jabatan
Tuesday, 30 January 2018 11:27 WIB

Andrew McCabe, pejabat FBI No. 2 yang secara umum dikritik Presiden Donald Trump atas dugaan bias politik, mundur dari biro tersebut hari Senin waktu AS, beberapa minggu sebelum masa pensiunnya, kata seorang pejabat FBI. McCabe, 49, sebelumnya bersiap untuk pensiun sebagai wakil direktur pada bulan...

Korea Utara dan Selatan Laporkan Wabah Flu Burung
Tuesday, 30 January 2018 01:22 WIB

Korea Utara dan Selatan melaporkan wabah flu burung, kurang dari dua minggu sebelum ribuan pengunjung dari seluruh dunia berdatangan untuk menghadiri Olimpiade Musim Dingin PyeongChang 2018 di Korea Selatan. Kementerian Kesehatan Masyarakat Korea Utara melaporkan lebih dari 80 ribu penderita yang s...

Pendiri Ikea, miliarder Ingvar Kamprad wafat di usia 91 tahun
Monday, 29 January 2018 11:14 WIB

Kamprad, miliarder Swedia yang mendirikan Ikea saat berusia 17 tahun dan membangunnya menjadi salah satu peritel furnitur terbesar di dunia, meninggal pada hari Minggu di usia 91. Kamprad memulai Ikea di pertanian keluarganya pada tahun 1943. Sifat hemat dan etika kerjanya ditanamkan ke dalam ident...

Korsel, Korut Bentuk Tim Olimpiade Gabungan
Friday, 26 January 2018 04:43 WIB

Dua belas atlit hoki es Korea Utara menyeberangi perbatasan untuk bergabung dengan sejawat mereka di Korea Selatan dan membentuk tim Olimpiade Korea Bersatu pertama sejak kedua negara terpisah akibat perang saudara tahun 1950-an. Mengenakan jaket musim dingin merah putih yang bertuliskan DPR Korea,...

Korban gelombang panas di Pakistan capai 800 orang
Thursday, 25 June 2015 03:14 WIB

Korban tewas akibat gelombang panas di Provinsi Sindh, Pakistan, terus berjatuhan dan hingga hari Rabu (24/06) jumlah mencapai 800 orang. Menurut BBC Urdu, korban tewas di Karachi tercatat 780 orang, sementara 30 orang dilaporkan tewas di kawasan lain di provinsi tersebut. Salah satu organisasi so...

ANOTHER NEWS
Populasi Hiu di Sepanjang Pantai Australia Menurun Tajam
Monday, 17 December 2018 13:01 WIB Populasi hiu di sepanjang pantai Queensland menurun lebih dari 90% untuk beberapa spesies dalam lima dasawarsa terakhir, menurut penelitian baru yang menyerukan perlindungan lebih baik bagi spesies terancam punah di perairan Australia. Australia...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.