Kerusuhan Merebak di India Jelang Penayangan Film Kontroversial
Thursday, 25 January 2018 11:25 WIB | SECURITY |IndiaFilm

Kerusuhan merebak di berbagai Kota India, sehari menjelang penayangan perdana film kontroversial yang menceritakan legenda seorang Ratu Hindu. Para pengunjuk rasa yang marah membakar mobil dan merusak gedung-gedung bioskop.

Massa membakar bus di sebuah daerah pinggiran Delhi dan di Uttar Pradesh, para pengunjuk rasa berjalan di rel-rel kereta, hingga menghalangi perjalanan kereta, untuk memprotes penayangan film œPadmaavat. Di berbagai kota lainnya, bioskop dan pusat belanja dirusak, termasuk di Jammu, di mana sebuah loket karcis dibakar. Film œPadmavaat menceritakan kisah seorang ratu Hindu dari abad ke 14.

Penganut Hindu garis keras sudah memrotes film itu selama berbulan-bulan. Mereka menuduh sutradara Sanjay Leela Bhansali memutarbalikkan sejarah karena menggambarkan pemimpin Muslim sebagai kekasih Ratu Hindu Padmavati. Bhansali menampik tuduhan itu, yang menurut banyak ahli sejarah tidak berdasar, karena sedikit bukti dan fakta bahwa Padmavati pernah ada. Awal tahun ini, kelompok itu merusak lokasi pembuatan film dan menyerang sutradaranya.

Judul film itu diubah sebelumnya dari Padmavati menjadi Padmaavat, untuk menampung kritikan bahwa film itu akan merusak citra Rajputs, sebuah kasta kesatria di India utara. Di wilaya itu, Padmavati adalah lambang kebanggaan dan kehormatan.

Sumber: VOA news

RELATED NEWS

Direktur CIA: Program Rudal Nuklir Korea Utara untuk Intimidasi
Wednesday, 24 January 2018 17:58 WIB

Direktur CIA Mike Pompeo hari Selasa (23/1) mengatakan, program misil nuklir Korea Utara dirancang tidak sekedar untuk membela diri, tetapi juga mengintimidasi. œSebut saja itu pemaksaan, kata Pompeo di sebuah acara yang diselenggarakan oleh kelompok peneliti konservatif the American Enterpris...

Penembakan di Sekolah Kentucky, Dua Tewas, Lainnya Cedera
Wednesday, 24 January 2018 04:46 WIB

Dua orang tewas dan 12 lainnya luka-luka dalam sebuah penembakan pada hari Selasa di sebuah sekolah menengah atas di negara Bagian tenggara AS, Kentucky, menurut Gubernur Matt Bevin. Bevin mengatakan bahwa terduga penembak adalah seorang anak laki-laki berusia 15 tahun yang ditangkap di sekolah ter...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Ditutup Dengan Penurunan Baru (Review)
Wednesday, 18 September 2019 03:34 WIB Saham Hong Kong melanjutkan penurunan pada Selasa ini di tengah kekhawatiran geopolitik yang tumbuh setelah serangan akhir pekan pada fasilitas minyak Saudi, sementara para pelaku pasar juga cemas atas protes yang semakin keras yang telah...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.