Direktur CIA: Program Rudal Nuklir Korea Utara untuk Intimidasi
Wednesday, 24 January 2018 17:58 WIB | SECURITY |Global

Direktur CIA Mike Pompeo hari Selasa (23/1) mengatakan, program misil nuklir Korea Utara dirancang tidak sekedar untuk membela diri, tetapi juga mengintimidasi.

œSebut saja itu pemaksaan, kata Pompeo di sebuah acara yang diselenggarakan oleh kelompok peneliti konservatif the American Enterprise Institute di Washington.

Pompeo juga mengatakan badan intelijen yang dipimpinnya berpendapat, pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un tidak sekedar mengerahkan senjata nuklir untuk bertahan dalam kekuasaan, tetapi juga mengancam akan menyatukan Semenanjung Korea di bawah rezimnya.

Pompeo menambahkan Pyongyang dalam setahun ini bisa menempatkan Amerika dalam bahaya, dan langkah Korea Utara berikutnya adalah mengembangkan kemampuan untuk meluncurkan beberapa misil beruntun.

Pompeo mengatakan Presiden Trump terfokus pada solusi diplomatik atas krisis Korea Utara, tetapi CIA mengusahakan agar presiden memiliki berbagai pilihan lain.

Korea Utara secara agresif mengembangkan program senjata nuklir dan misil dan membangkang terhadap sanksi-sanksi internasional.

Sejumlah negara dan organisasi internasional telah memberlakukan sejumlah sanksi keuangan dan perdagangan terhadap Pyongyang, termasuk keputusan China untuk membatasi pasokan minyak dan batu bara untuk negara itu.

Korea Utara bergantung pada bahan bakar impor untuk mempertahankan ekonominya. Minyak juga diperlukan untuk program misil dan nuklir antar-benua negara itu.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Kerusuhan Merebak di India Jelang Penayangan Film Kontroversial
Thursday, 25 January 2018 11:25 WIB

Kerusuhan merebak di berbagai Kota India, sehari menjelang penayangan perdana film kontroversial yang menceritakan legenda seorang Ratu Hindu. Para pengunjuk rasa yang marah membakar mobil dan merusak gedung-gedung bioskop. Massa membakar bus di sebuah daerah pinggiran Delhi dan di Uttar Pradesh, p...

Penembakan di Sekolah Kentucky, Dua Tewas, Lainnya Cedera
Wednesday, 24 January 2018 04:46 WIB

Dua orang tewas dan 12 lainnya luka-luka dalam sebuah penembakan pada hari Selasa di sebuah sekolah menengah atas di negara Bagian tenggara AS, Kentucky, menurut Gubernur Matt Bevin. Bevin mengatakan bahwa terduga penembak adalah seorang anak laki-laki berusia 15 tahun yang ditangkap di sekolah ter...

Taliban Kuasai Markas di Afghanistan Utara
Wednesday, 29 July 2015 02:45 WIB

Milisi Taliban menguasai sebuah markas di daerah Afghanistan utara, kata sejumlah pejabat. Mereka menguasai daerah Kohistanat di Provinsi Sar-e-pul setelah terjadi perang sengit semalam. Hal ini terjadi dua hari setelah Taliban menguasai sebuah markas polisi di Provinsi Badakhshan, menangkap dan k...

Kurdi kuasai kota Suriah dekat markas ISIS di Raqqa
Wednesday, 24 June 2015 02:09 WIB

Pejuang Kurdi di Suriah utara mengatakan telah menguasai kota penting dari kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS, hanya 30 km dari markas milisi tersebut di Raqqa. Jurubicara Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) menyatakan Ain Issa dan desa-desa di sekitarnya sekarang "sepenuhnya " di...

Kantor Charlie Hebdo diserang, 11 orang tewas
Wednesday, 7 January 2015 20:42 WIB

Sedikitnya dua orang bersenjata menyerang kantor majalah satir Prancis, Charlie Hebdo, menewaskan setidaknya 11 orang dan melukai 10 orang, kata pihak berwenang Prancis. Para saksi mata mengatakan terjadi tembakan terus menerus ketika para penyerang mengeluarkan tembakan dengan senapan Kalashni...

ANOTHER NEWS
Bursa Hong Kong Sedikit Lebih Tinggi pada Pembukaan
Monday, 17 December 2018 09:34 WIB Bursa saham Hong Kong dibuka sedikit lebih tinggi pada Senin ini seiring perhatian beralih ke pertemuan kebijakan Federal Reserve minggu ini, dengan investor berharap untuk beberapa petunjuk tentang rencana untuk menaikkan suku bunga tahun...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.