PM Jepang: Semua Opsi Harus Dipertimbangkan dalam Melawan Korut
Monday, 6 November 2017 20:35 WIB | POLITICS |

Perdana Menteri Jepang, yang berdiri disamping Presiden Amerika, meminjam kata-kata Donald Trump hari Senin (6/11) dengan menyetujui bahwa œsemua opsi akan dipertimbangkan untuk menghadapi pengembangan senjata Korea Utara.

Abe, pada jumpa pers dengan Trump di istana Akasaka di Tokyo, mengatakan œtidak ada gunanya berdialog hanya untuk berdialog dengan Korea Utara dan waktunya sudah tiba untuk mengenakan tekanan maksimum terhadap Pyongyang.

Abe dan Trump, setelah pertemuan hari kedua, mengukuhkan bahwa Korea Utara telah menjadi topik yang dominan dalam pembicaraan mereka.

Presiden Amerika menyebut usaha Pyongyang untuk dapat memasang hulu ledak nuklir pada misil balistik antar-benua œancaman terhadap dunia yang beradab dan perdamaian serta kestabilan internasional.

Trump menyatakan lagi bahwa era kesabaran strategis dalam menghadapi Pyongyang sudah berakhir.

œAda orang mengatakan ucapan saya terlalu kuat, tetapi lihat saja apa yang terjadi dengan menggunakan ucapan yang lemah selama 25 tahun terakhir, kata presiden mengecam pendekatan pemerintahan-pemerintahan Amerika sebelumnya. Tetapi ia tidak mau menjawab pertanyaan seorang wartawan Jepang mengenai apakah ia bersedia berperang dengan Korea Utara.

Presiden juga ditanya mengenai pesan baru apa yang hendak disampaikannya kepada Kim Jong-un. Dalam menjawab pertanyaan wartawan ketika dalam penerbangan ke Jepang, Trump menyebut rakyat Korea Utara rajin dan ramah.

Sumber: VOA

RELATED NEWS

Amerika Terbitkan Daftar Politisi dan Oligarki Rusia Tapi Tidak Ada Sanksi Baru
Wednesday, 31 January 2018 01:01 WIB

Departemen Keuangan Amerika telah mengeluarkan daftar politisi dan tokoh bisnis Rusia yang dekat dengan pemerintahan Presiden Vladimir Putin, berikut hubungan mereka dengan para pemimpin puncak serta kekayaan bersih mereka. Daftar itu diamanatkan oleh Kongres. Daftar lebih dari 200 orang itu tidak ...

Trump Tuding Palestina Tidak Hormati AS
Saturday, 27 January 2018 04:25 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meragukan pembicaraan perdamaian antara Israel dan Palestina akan bisa dimulai kembali. Ia menyampaikan pernyataannya itu dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Reporter VOA Henry Ridgwell melaporkan dar...

Diplomat AS Mundur Dari Dewan Penasihat Myanmar
Thursday, 25 January 2018 18:32 WIB

Mantan diplomat Amerika, Bill Richardson, mengundurkan diri, Rabu (24/1), dari sebuah dewan penasihat internasional yang memberi masukan untuk Myanmar mengenai krisis Rohingya, dan menuduh panel itu tidak berkomitmen membuat perubahan di negara Asia Tenggara itu. "Tampaknya dewan itu lebih berperan...

AS Minta Turki Menahan Diri di Suriah
Tuesday, 23 January 2018 20:06 WIB

Amerika mengungkapkan keprihatinannya atas serangan Turki di Suriah utara dan pejabat menyerukan agar Turki menahan diri karenakhawatir konflik bisa menyebar. Pada taklimat Gedung Putih, Senin (22/1), juru bicara Sarah Huckabee Sanders, mengatakan AS memahami keprihatinan Turki dengan keamanan dan ...

Kontestan Capres AS, Scott Walker, Hentikan Kampanye
Wednesday, 23 September 2015 03:37 WIB

Kontestan calon presiden dari partai Republik Scott Walker menjadi kecewa dalam persaingan kontestan partai Republik, dan menurutnya kampanye pada umumnya œtelah terombang-ambing menjadi kecaman-kecaman pribadi. Kontestan calon presiden dari partai Republik Scott Walker telah menghentikan ...

ANOTHER NEWS
Populasi Hiu di Sepanjang Pantai Australia Menurun Tajam
Monday, 17 December 2018 13:01 WIB Populasi hiu di sepanjang pantai Queensland menurun lebih dari 90% untuk beberapa spesies dalam lima dasawarsa terakhir, menurut penelitian baru yang menyerukan perlindungan lebih baik bagi spesies terancam punah di perairan Australia. Australia...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.