Protes Solidaritas Ras AS Merebak di Kota-Kota di Seluruh Dunia
Tuesday, 2 June 2020 10:23 WIB | GLOBAL |Global

Protes telah merebak di kota-kota di seluruh dunia dalam solidaritas dengan demonstrasi Black Lives Matter di Amerika Serikat.

Protes menyusul kematian George Floyd di Minnesota, seorang pria kulit hitam berusia 46 tahun, pekan lalu dalam tahanan polisi.

Di pusat London, demonstrasi berubah menjadi kekerasan hari Minggu ketika polisi berusaha untuk membersihkan persimpangan jalan di luar Parlemen. Polisi melakukan 23 penangkapan. Para pengunjuk rasa menuduh polisi memicu kekerasan, sebuah tuduhan yang dibantah pihak berwenang.

"Kami datang ke sini dengan damai untuk memprotes ketidakadilan di Inggris," kata seorang demonstran kepada wartawan. "Sekarang ini adalah masalah global dengan pembunuhan George Floyd, semua yang terjadi di dunia."

Ratusan orang juga berkumpul di Trafalgar Square, London tengah, meneriakkan, "George Floyd, Katakan Nama-Nya."

Demonstran juga meneriakkan, "Saya Tidak Bisa Bernafas" ketika mereka berbaris di Kedutaan Besar AS - kata-kata yang diucapkan oleh Floyd ketika petugas kepolisian Minneapolis Derek Chauvin berlutut di lehernya selama lebih dari delapan menit ketika Floyd berbaring terborgol dan tengkurap di tanah setelah dia ditangkap karena dicurigai menggunakan uang kertas palsu. Dia dinyatakan meninggal hari itu. Chauvin ditangkap Jumat dan didakwa melakukan pembunuhan tingkat tiga dan pembantaian.(mrv)

Sumber: VOA

RELATED NEWS

Walikota Seoul Ditemukan Tewas, Diduga Bunuh diri
Friday, 10 July 2020 23:43 WIB

Polisi Korea Selatan mengatakan Walikota Seoul Park Won-soon ditemukan tewas Jumat pagi, seorang yang diduga bunuh diri. Tubuh pria 64 tahun ini ditemukan di dekat pintu masuk di gunung Bugaksan di Seoul persis tengah malam, beberapa jam setelah ia dilaporkan hilang pada Kamis. Sehari sebelumnya, ...

Korea Utara Tidak Tertarik pada KTT Trump-Kim Lainnya
Friday, 10 July 2020 17:50 WIB

Korea Utara mengatakan kecil kemungkinan ada konferensi tingkat tinggi (KTT) lainnya dengan Amerika setelah Presiden AS Donald Trump minggu ini mengatakan terbuka untuk bertemu lagi dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Kantor berita milik pemerintah Korea Utara, KCNA, Jumat (10/7), melaporkan K...

WHO Bentuk Panel Independen untuk Evaluasi Respons Covid-19
Friday, 10 July 2020 10:45 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Kamis (9/7) menunjuk mantan Perdana Menteri Selandia Baru Helen Clark dan mantan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf untuk memimpin panel independen guna mengevaluasi tanggapan badan tersebut terhadap pandemi COVID-19. Berbicara kepada negara-negara anggota dari ...

Australia Akhiri Perjanjian Ekstradisi dengan Hong Kong
Thursday, 9 July 2020 23:31 WIB

Australia mengakhiri perjanjian ekstradisi dengan Hong Kong sebagai tanggapan atas undang-undang keamanan nasional baru yang diberlakukan di kota tersebut oleh China. Dalam mengumumkan langkah tersebut pada Kamis ini, Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan Canberra akan memperpanjang visa sement...

Kasus Covid-19 di AS Meningkat, Meski Kurva Kematian Mendatar
Thursday, 9 July 2020 17:09 WIB

Jumlah orang yang terinfeksi virus corona meningkat tajam di Amerika. Namun, jumlah orang yang meninggal tetap. Meskipun terdengar seperti kabar baik, para ahli memperingatkan agar tetap waspada. Jumlah kasus baru telah menunjukkan peningkatan yang stabil sejak pertengahan Juni. Rata-rata kasus se...

ANOTHER NEWS
Saham Dow Berakhir Lebih Tinggi, Nasdaq Kembali Catat Rekor Penutupan
Saturday, 11 July 2020 03:29 WIB Saham AS berakhir lebih tinggi dalam perdagangan tipis Jumat ini, mendapat dorongan dari berita positif tentang pengobatan virus corona. Saham Dow Jones Industrial Average naik sekitar 369 poin, atau 1,4%, berakhir di dekat level 26.075, menurut...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.