Uji Coba Pertama Potensi Vaksin COVID-19 pada Manusia Berlangsung di Australia
Wednesday, 27 May 2020 17:52 WIB | GLOBAL |Global

Uji coba manusia pertama di belahan bumi selatan terhadap vaksin coronavirus potensial telah dimulai di Australia. 131 orang berusia antara 18-59 terlibat dalam program di Melbourne dan Brisbane.

Vaksin potensial, NVX-CoV2373, sedang dikembangkan oleh perusahaan bioteknologi Amerika Novavax. Itu mulai bekerja pada obat pada bulan Januari ketika wabah COVID-19 dimulai di Cina. Ini bertujuan untuk meningkatkan respon kekebalan tubuh dan merangsang tingkat antibodi penetral yang tinggi.

Jika vaksinnya bekerja, para peneliti berharap 100 juta dosis dapat dibuat pada akhir tahun ini dan 1,5 miliar tahun depan.

Para peneliti mengatakan bahwa "vaksin adalah mukjizat dan memiliki cara yang bagus untuk melindungi populasi terhadap penyakit parah ini."

Dr Paul Griffin adalah ahli penyakit menular yang terlibat dalam uji coba COVID 19 Australia. Dia berharap obat itu akan berhasil menyerang virus dan siap digunakan dalam beberapa bulan.

œKami mencari antibodi dan jenis serta jumlah antibodi, dan kemudian kami mengambil beberapa hal dari subyek melalui tes darah dan melakukan banyak percobaan laboratorium untuk menunjukkan bahwa antibodi menetralkan virus. Perusahaan yang memproduksi vaksin sudah memulai proses peningkatan, sehingga mereka sudah membuat banyak dosis vaksin ini. Jadi, jika kita bisa membuktikannya aman dan efektif, berpotensi, pada akhir tahun akan ada sejumlah besar dosis yang tersedia, kata Griffin.

Pihak berwenang Australia mengatakan uji coba ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam perlombaan global untuk vaksin coronavirus. Beberapa peserta akan menerima plasebo sementara yang lain akan diberikan obat Novavax.

Hasil awal diharapkan pada bulan Juli, dan para ilmuwan mengharapkan "beberapa hasil konklusif pada akhir tahun ini". Uji coba fase dua akan berlangsung dengan ribuan sukarelawan di beberapa negara. Relawan masih diperlukan, dan tim peneliti telah menekankan bahwa tidak ada coronavirus hidup yang digunakan dalam percobaan pada manusia.

Novavax telah menerima $ 388 juta dari Koalisi untuk Kesiapsiagaan Epidemi Inovasi yang berbasis di Norwegia. Ada lebih dari 100 vaksin coronavirus potensial dalam pengembangan, dan sekitar selusin telah mencapai tahap percobaan pada manusia.

Ini adalah ras global yang berpotensi bernilai miliaran dolar bagi mereka yang dapat menemukan pengobatan yang aman dan andal untuk virus yang telah menewaskan hampir 350.000 orang di seluruh dunia.

Sumber: VOA

RELATED NEWS

AS Secara Resmi Memberitahu PBB Keluar dari WHO
Wednesday, 8 July 2020 17:03 WIB

Gedung Putih secara resmi telah memberi tahu Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa Amerika keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), meskipun jumlah kasus Covid-19 melonjak di AS. Presiden Donald Trump membekukan dana AS untuk WHO pada April dan sebulan kemudian, mengumu...

Kasus Covid-19 Meningkat, Melbourne Kembali Berlakukan 'Lockdown'
Wednesday, 8 July 2020 10:58 WIB

Kota Melbourne di bagian selatan Australia akan dikenai lagi lockdown selama enam pekan karena meningkatnya kasus baru Covid-19. Perdana Menteri negara bagian Victoria Daniel Andrews, Selasa (7/7) mengumumkan bahwa warga tidak akan diperbolehkan meninggalkan rumah kecuali untuk bekerja, ke sekolah,...

Presiden Meksiko Siap Bertemu Presiden Trump di Washington
Tuesday, 7 July 2020 23:32 WIB

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump dalam lawatan resmi pertamanya ke Washington hari Rabu (8/7), sambil menunggu hasil tes virus coronanya. Lopez Obrador mengatakan, ia akan mengumumkan hasil tesnya hari Selasa (7/7), dan akan menjalani ...

TikTok akan Meninggalkan Hong Kong setelah Pengesahan UU Keamanan Baru-baru ini
Tuesday, 7 July 2020 17:11 WIB

TikTok mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka akan menghentikan operasi di Hong Kong, bergabung dengan perusahaan media sosial lainnya dengan hati-hati melihat konsekuensi dari undang-undang keamanan nasional yang diberlakukan minggu lalu. Kepergian aplikasi video pendek yang direncanakan dari Ho...

Diplomat AS di Hong Kong: UU Keamanan Baru Adalah Tragedi
Tuesday, 7 July 2020 10:48 WIB

Diplomat tertinggi AS di Hong Kong mengatakan, Senin (6/7), penerapan undang-undang keamanan baru di wilayah semi otonomi China itu merupakan sebuah tragedi. Undang-undang itu, menurutnya, mengikis kebebasan fundamental pusat finansial Asia itu dan menciptakan iklim penindasan dan sensor diri. œH...

ANOTHER NEWS
AS Secara Resmi Memberitahu PBB Keluar dari WHO
Wednesday, 8 July 2020 17:03 WIB Gedung Putih secara resmi telah memberi tahu Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa Amerika keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), meskipun jumlah kasus Covid-19 melonjak di AS. Presiden Donald Trump membekukan dana...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.