Negara-Negara Euro Menyetujui Setengah Triliun Eropa untuk Dukungan
Friday, 10 April 2020 11:23 WIB | GLOBAL |Global

Pemerintah dari 19 negara yang menggunakan euro mengatasi perbedaan tajam untuk menyepakati Kamis mengenai langkah-langkah yang dapat memberikan lebih dari setengah triliun euro ($ 550 miliar) bagi perusahaan, pekerja dan sistem kesehatan untuk meredam dampak ekonomi dari wabah virus.

Mario Centeno, yang mengepalai kelompok menteri keuangan dari negara-negara euro, menyebut paket tindakan yang disepakati "benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya ... Malam ini Eropa telah menunjukkan dapat memberikan ketika kehendak ada di sana."

Kesepakatan yang dicapai Kamis di antara para menteri keuangan tidak, bagaimanapun, mencakup kerja sama yang lebih luas dalam bentuk pinjaman bersama yang dijamin oleh semua negara anggota.

Para pejabat membiarkan masalah itu terbuka, mendorong pertanyaan kepada para pemimpin nasional mereka untuk memilah jalan sebagai bagian dari diskusi lebih lanjut tentang dana untuk mendukung pemulihan ekonomi dalam jangka panjang. Tetap saja, Menteri Keuangan Italia Robert Gualtieri tweeted bahwa berbagi pinjaman melalui "eurobonds" telah "diletakkan di atas meja."

Meminjam bersama untuk membayar biaya krisis adalah permintaan utama dari Italia, Spanyol, Prancis, dan enam negara lainnya. Italia dan anggota berhutang lainnya diperkirakan akan mengalami peningkatan beban utang karena resesi yang disebabkan oleh wabah virus. Tetapi utang bersama ditolak oleh Jerman, Austria dan Belanda. Menteri Keuangan Belanda Wopke Hoekstra tweeted bahwa "kami dan akan tetap menentang eurobonds."

Pertanyaannya sekarang adalah apakah paket itu akan dipandang cukup besar untuk mengesankan pasar dan memungkinkan pemerintah zona euro untuk menangani akumulasi baru utang pemerintah dari resesi. Kekhawatirannya adalah bahwa peningkatan pinjaman dalam jangka panjang dapat memicu krisis keuangan zona euro baru seperti yang mengancam serikat mata uang pada 2010-2015. Untuk saat ini, biaya pinjaman pasar obligasi dari negara-negara yang dililit hutang seperti Italia ditahan oleh Bank Sentral Eropa, yang telah meluncurkan program pembelian obligasi 870 triliun euro. Tetapi program itu sejauh ini terbatas dalam ukuran atau durasi.

Sumber: VOA

RELATED NEWS

Pemimpin Hong Kong Mengatakan Hukum Keamanan yang Kontroversial tidak Perlu dikhawatirkan
Tuesday, 26 May 2020 17:35 WIB

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengatakan kebebasan dasar kota itu tidak akan dilanggar oleh undang-undang keamanan baru untuk kota semi-otonom yang diusulkan oleh Beijing. Usulan undang-undang itu, yang diresmikan pekan lalu selama sidang kongres nasional China, akan mencegah dan menghukum tindakan...

Sekolah, Kantor Dibuka, New South Wales Bersiap Hadapi Kekacauan
Tuesday, 26 May 2020 11:23 WIB

Negara bagian terpadat di Australia pada Senin (25/5) mengerahkan ratusan staf pengendali keramaian untuk menegakkan aturan pembatasan sosial di transportasi umum. Lonjakan penumpang diperkirakan akan terjadi sementara sekolah-sekolah dan perkantoran dibuka kembali dan jumlah kasus virus corona berk...

AS Peringati 'Memorial Day', Korban Covid-19 Dekati 100 Ribu
Monday, 25 May 2020 18:51 WIB

Senin ini (25/5) adalah "Memorial Day" (Hari Pahlawan) di AS, hari untuk menghormati ratusan ribu tentara AS yang mengorbankan jiwa bagi negara. Bendera dikibarkan setengah tiang di berbagai penjuru negeri pada hari Senin untuk memperingati para tentara itu. Atas perintah presiden Donald Trump, ben...

Menlu China Memperingatkan Pihak Asing yang Memberi Gangguan Pada Hong Kong
Monday, 25 May 2020 14:02 WIB

Menteri Luar Negeri China Wang Yi memperingatkan Barat dan para pemain lainnya bahwa "tidak ada campur tangan eksternal akan ditoleransi" karena Beijing mempertimbangkan undang-undang keamanan baru di dalam semi-otonom Hong Kong. "Campur tangan asing yang melanggar hukum berlebihan dalam urusan Hon...

Keluarga mantan tangan kanan pangeran Saudi yang melarikan diri ke Kanada kini 'menjadi target'
Monday, 25 May 2020 12:03 WIB

Seorang pejabat senior keamanan Saudi yang selama bertahun-tahun merupakan perantara utama MI6 Inggris dan agen mata-mata Barat lainnya di Arab Saudi, kini dipersekusi bersama keluarganya, ujar mantan pejabat intelijen negara Barat. Dr Saad al-Jabri, yang membantu menggagalkan rencana bom al-Qaeda ...

ANOTHER NEWS
Emas Turun, Kehilangan Kilaunya seiring Reli Saham Terkait Pelonggaran Pembatasan, Harapan Vaksin
Tuesday, 26 May 2020 19:20 WIB Emas berjangka kehilangan kekuatannya pada hari Selasa karena ekuitas global menguat dalam menanggapi pelonggaran penutupan bisnis saat pandemi surut dan mendorong laporan kemajuan menuju vaksin COVID-19, menumpulkan daya tarik surga logam...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.