WHO: Kasus dan Kematian Akibat Corona di Eropa Terus Meningkat
Friday, 27 March 2020 10:42 WIB | GLOBAL |Global

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kamis (26/3) melaporkan lebih dari 220 ribu kasus baru virus corona dan 11.987 kematian di Eropa, tiga kali lipat dibandingkan jumlah sepekan yang lalu.

Berbicara di Kopenhagen, Direktur Kawasan Eropa WHO Dr. Hans Kluge mengatakan angka-angka baru itu mengindikasikan bahwa sekitar enam dari 10 kematian akibat virus corona yang dilaporkan secara global pada pekan lalu, terjadi di Eropa.

Kluge mengatakan Spanyol, Perancis Jerman dan Swiss mengalami laju kenaikan tertinggi pada periode itu.

Kluge menambahkan barangkali data paling merisaukan di antara angka-angka-angka itu adalah fakta bahwa satu dari 10 penularan baru terjadi di kalangan pekerja layanan kesehatan. Ini mencerminkan ancaman yang dihadapi mereka yang merawat pasien dengan penyakit tersebut.

Kluge mengatakan per hari Rabu, Italia saja melaporkan 6.200 petugas layanan kesehatan yang terjangkit. Ia mengatakan harus lebih banyak lagi yang dilakukan secara internasional untuk melindungi mereka yang berjuang di garis depan melawan virus itu.

Ia melaporkan sejumlah kabar baik di Italia, yang memiliki jumlah kasus tertinggi di Eropa. Negara itu melaporkan laju peningkatan laju penularan yang lebih rendah. Akan tetapi Kluge mengingatkan bahwa masih terlalu dini untuk menyatakan penyebaran virus corona telah mencapai puncaknya di sana.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Florida: Lebih dari 15.000 Kasus dalam Satu Hari
Monday, 13 July 2020 09:48 WIB

Negara bagian Florida mencatat rekor baru ketika melaporkan lebih dari 15.000 kasus virus corona hari Sabtu saja (11/7). Sejauh ini jumlah tersebut mengalahkan rekor peningkatan infeksi baru di satu negara bagian Amerika dalam satu hari. Rekor kasus virus corona terbanyak dalam satu hari sebelumnya ...

Walikota Seoul Ditemukan Tewas, Diduga Bunuh diri
Friday, 10 July 2020 23:43 WIB

Polisi Korea Selatan mengatakan Walikota Seoul Park Won-soon ditemukan tewas Jumat pagi, seorang yang diduga bunuh diri. Tubuh pria 64 tahun ini ditemukan di dekat pintu masuk di gunung Bugaksan di Seoul persis tengah malam, beberapa jam setelah ia dilaporkan hilang pada Kamis. Sehari sebelumnya, ...

Korea Utara Tidak Tertarik pada KTT Trump-Kim Lainnya
Friday, 10 July 2020 17:50 WIB

Korea Utara mengatakan kecil kemungkinan ada konferensi tingkat tinggi (KTT) lainnya dengan Amerika setelah Presiden AS Donald Trump minggu ini mengatakan terbuka untuk bertemu lagi dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Kantor berita milik pemerintah Korea Utara, KCNA, Jumat (10/7), melaporkan K...

WHO Bentuk Panel Independen untuk Evaluasi Respons Covid-19
Friday, 10 July 2020 10:45 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Kamis (9/7) menunjuk mantan Perdana Menteri Selandia Baru Helen Clark dan mantan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf untuk memimpin panel independen guna mengevaluasi tanggapan badan tersebut terhadap pandemi COVID-19. Berbicara kepada negara-negara anggota dari ...

Australia Akhiri Perjanjian Ekstradisi dengan Hong Kong
Thursday, 9 July 2020 23:31 WIB

Australia mengakhiri perjanjian ekstradisi dengan Hong Kong sebagai tanggapan atas undang-undang keamanan nasional baru yang diberlakukan di kota tersebut oleh China. Dalam mengumumkan langkah tersebut pada Kamis ini, Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan Canberra akan memperpanjang visa sement...

ANOTHER NEWS
Emas Naik Seiring Meningkatnya Kasus virus & Ekuitas
Monday, 13 July 2020 14:27 WIB Emas spot naik karena investor mengkaji perkembangan virus di AS serta kenaikan dalam ekuitas pada hari Senin ini. Kasus virus di AS naik menjadi 3,27 juta dengan hampir 56.000 infeksi baru. Negara bagian Florida memecahkan rekor harian untuk...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.