Bisnis Amerika di China Mengekspresikan Prospek Ekonomi yang Suram
Wednesday, 25 March 2020 23:26 WIB | GLOBAL |Global

Bisnis Amerika yang beroperasi di China telah berubah bearish tentang ekonomi China setelah lebih banyak perusahaan melaporkan penurunan pendapatan dan permintaan pasar sebagai hasil dari pandemi global coronavirus, sebuah survei lobi bisnis AS menunjukkan pada hari Rabu.

Sekitar 76% dari 119 eksekutif perusahaan menyatakan pandangan pesimistis terhadap pertumbuhan ekonomi Tiongkok di masa depan, menurut survei Kamar Dagang Amerika di China (AmCham China).

Survei menunjukkan bahwa sektor konsumen, sumber daya dan industri paling pesimis tentang dampak penyakit, dengan 38% dari mereka mengharapkan penurunan 50% atau lebih dalam pertumbuhan di masa depan.

Pada hari Senin, bank investasi terkemuka di China - China International Capital Corp - memangkas perkiraan PDB 2020 untuk China menjadi 2,6%, turun tajam dari 6,1% pada Januari, menurut South Morning China Post.

Itu dibandingkan dengan Nomura Bank, yang telah memangkas perkiraan pertumbuhan 2020 untuk China menjadi 1,3% dari 4,8% sebelumnya, sementara Bank of America Merrill Lynch juga memangkas perkiraan China untuk tahun ini menjadi 1,5%.

Survei AmCham, yang dilakukan sebelum 18 Maret, juga menunjukkan bahwa 50% perusahaan responden mengalami penurunan pendapatan yang signifikan dan 39% mengatakan permintaan untuk produk mereka turun - masing-masing naik dari 28% dan 22% dalam survei bulan lalu.

Sudah, 14% responden mengalami kerugian harian $ 70.705 (500.000 yuan), naik dari 10% pada Februari.

Jika bisnis gagal untuk kembali normal pada akhir April, 57% responden, naik dari 48% pada Februari, perkirakan pendapatan tahun ini di China berkurang.

Jika bisnis hanya kembali normal setelah September, setengah dari responden mengharapkan penurunan pendapatan di bawah 50% sementara 13% lainnya mengharapkan penurunan lebih besar dari 50%, menurut survei.

Sumber: VOA

RELATED NEWS

Peraturan Pengadilan Terhadap Rencana Sydney Diprotes Karena kekhawatiran Virus
Friday, 5 June 2020 23:41 WIB

Pengadilan Australia berpihak pada polisi dalam putusan pada Jumat bahwa protes Black Lives Matter yang direncanakan untuk Sydney menimbulkan terlalu banyak risiko untuk penyebaran virus corona dan tidak dapat ditahan. Ribuan orang diperkirakan akan melakukan aksi unjuk rasa di kota terbesar Austra...

Kajian Keamanan Obat Malaria untuk Virus Corona Ditarik
Friday, 5 June 2020 17:46 WIB

Beberapa penulis penelitian besar yang mengangkat masalah keamanan obat malaria untuk pasien virus corona telah menarik laporan itu. Mereka mengatakan pengulas independen tidak bisa memverifikasi informasi yang banyak dipertanyakan ilmuwan lain. Penarikan kajian itu, Kamis (4/6), dalam jurnal Lance...

Chili Catat Kematian Terbesar Dalam Sehari Akibat COVID-19
Friday, 5 June 2020 09:40 WIB

Pihak berwenang menyatakan Chili, yang melaporkan kasus virus corona terbanyak di Amerika Selatan, mengukuhkan 87 kematian akibat virus itu dalam satu hari saja pada hari Rabu (3/6). Itu adalah lonjakan tertinggi dalam satu hari sejak wabah mulai merebak lebih dari dua bulan silam. Lonjakan kasus v...

Legislatif Hong Kong Mengesahkan UU Lagu Kebangsaan yang Kontroversial
Thursday, 4 June 2020 23:26 WIB

Legislatif Hong Kong, pada Kamis mengeluarkan undang-undang kontroversial untuk melarang ejekan lagu kebangsaan Cina di tengah meluasnya oposisi. Langkah itu diambil pada peringatan 31 tahun penumpasan gerakan pro-demokrasi Tiananmen, dengan para aktivis menentang larangan polisi untuk mengadakan p...

Dokter Pantau Konsumsi Obat Malaria Trump
Thursday, 4 June 2020 18:52 WIB

Tim dokter kepresidenan melaporkan, Rabu (3/6), tim medis Gedung Putih terus mengawasi ritme jantung Presiden Donald Trump termasuk setidaknya satu hasil elektrokardiogram (EKG), untuk memantau kemungkinan efek samping obat malaria yang diminum Trump selama dua minggu untuk mencegah virus corona. "...

ANOTHER NEWS
Peraturan Pengadilan Terhadap Rencana Sydney Diprotes Karena kekhawatiran Virus
Friday, 5 June 2020 23:41 WIB Pengadilan Australia berpihak pada polisi dalam putusan pada Jumat bahwa protes Black Lives Matter yang direncanakan untuk Sydney menimbulkan terlalu banyak risiko untuk penyebaran virus corona dan tidak dapat ditahan. Ribuan orang diperkirakan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.