Pelopor Matematika Kulit Hitam AS, Katherine Johnson Meninggal
Tuesday, 25 February 2020 12:27 WIB | GLOBAL |Global

NASA mengumumkan Katherine Johnson, ahli matematika yang bekerja pada awal misi ruang angkasa NASA sekaligus pelopor perempuan kulit hitam AS tentang masalah angkasa yang telah diabadikan dalam film ˜Hidden Figures,™ telah meninggal dunia.

Dalam cuitan Senin (24/2) pagi, badan antariksa AS itu menyatakan merayakan 101 tahun hidup Katherine Johnson dan keunggulan yang diwariskannya dalam mematahkan sejumlah hambatan baik sosial maupun warna kulit.

Johnson merupakan salah satu dari apa yang disebut sebagai "komputer" penghitung lintasan roket dan orbit bumi secara manual selama bertahun-tahun pada awal NASA beroperasi.

Sampai tahun 1958, Johnson dan perempuan kulit hitam lainnya bekerja pada divisi komputer yang secara rasial dipisahkan, tempat yang sekarang disebut Langley Research Center di Hampton, Virginia. Pekerjaan yang mereka lakukan menjadi fokus dalam film yang mendapat nominasi Oscar tahun 2016.

Pada tahun 1961, Johnson memperhitungkan misi pertama untuk membawa warga Amerika ke antariksa. Tahun 1962, Katherina memverifikasi beberapa perhitungan komputer tentang orbit bumi yang dilakuan oleh John Glenn.

Pada usia 97 tahun, Johnson menerima Presidential Medal of Freedom, sebuah kehormatan sipil tertinggi yang diberikan kepada warga AS.

Awalnya Johnson fokus pada beberapa pesawat terbang dan penelitian lain. Namun hasil karyanya di Pusat Penelitian Langley milik NASA itu akhirnya beralih ke ˜Project Mercury™, sebuah program ruang angkasa Amerika pertama.

œKantor kami menghitung semua lintasan roket, papar Johnson kepada surat kabar The Virginian-Pilot tahun 2012.

œKalau Anda beritahu, kapan dan di mana roket itu akan turun. Saya dapat mengatakan pada Anda kapan, di mana dan bagaimana meluncurkannya, Johnson menambahkan lebih jauh.

Sumber: VOA news

RELATED NEWS

Pangeran Charles Keluar dari Swa-isolasi dalam Kondisi Sehat
Tuesday, 31 March 2020 00:25 WIB

Pewaris takhta Inggris Pangeran Charles yang telah dinyatakan positif tertular virus corona, keluar dari pengisolasian diri selama tujuh hari dan dalam kondisi kesehatan yang baik, kata juru bicaranya hari Senin (30/3). Pekan lalu, kantornya, Clarence House, mengungkapkan bahwa pangeran berusia 71 ...

Inggris dalam Status Darurat untuk Pertama Kali Sejak PD II
Monday, 30 March 2020 17:03 WIB

Inggris dalam keadaan darurat untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia II Langkah itu berarti pemerintah Inggris mendirikan apa yang disebutnya pusat-pusat koordinasi strategis di seluruh Inggris untuk mendistribusikan pasokan kepada masyarakat untuk membantu mengatasi wabah virus corona. Ada lebi...

Pakar Kesehatan: Virus Corona Bisa Bunuh 100 Ribu Orang di Amerika
Monday, 30 March 2020 11:32 WIB

Pakar penyakit menular terkemuka di Amerika, Dr. Anthony Fauci, hari Minggu (29/3) memperkirakan sekitar 100.000 atau lebih warga Amerika dapat meninggal akibat pandemi virus corona, lima puluh kali lebih besar dari jumlah korban meninggal saat ini. Fauci mengatakan pada stasiun televisi CNN, Ameri...

Rusia Mengusulkan Kuota Ekspor Gandum sebagai Respons terhadap Coronavirus
Friday, 27 March 2020 23:38 WIB

Kementerian Pertanian Rusia telah mengusulkan untuk membatasi ekspor biji-bijian selama tiga bulan, katanya pada hari Jumat, mendorong kekhawatiran di kalangan pedagang bahwa langkah-langkah oleh eksportir gandum terbesar di dunia dapat diperpanjang. Di sesama eksportir Laut Hitam Ukraina, kementer...

Angka Kematian Lewati Angka 4.000, Spanyol Berjuang Keras Atasi Corona
Friday, 27 March 2020 18:35 WIB

Spanyol tertatih-tatih di bawah gempuran virus corona, dengan kematian melebihi yang terjadi di China. Sistem kesehatan runtuh dan panti-panti warga usia lanjut menjadi kuburan terbuka. Rumah-rumah sakit kehabisan persediaan yang sangat diperlukan dan sekitar sepertiga staf medis telah terkontamina...

ANOTHER NEWS
Harga minyak AS berakhir di atas $ 20, tetapi catat finish terendah sejak 2002
Tuesday, 31 March 2020 02:11 WIB Minyak berjangka turun pada hari Senin, berakhir di atas angka kunci $ 20, tetapi kekhawatiran atas penurunan permintaan energi mendorong harga ke penutupan terendah sejak 2002. "Minyak kemungkinan memiliki sedikit harapan untuk rally tanpa...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.