Beberapa Bandara Skrining Penumpang sejak Menyebarnya Virus Baru China
Friday, 24 January 2020 23:43 WIB | GLOBAL |Global

Semakin banyak bandara yang mulai melakukan skrining terhadap penumpang yang tiba dari China, Jumat (24/1), di tengah-tengah kekhawatiran mengenai penyebaran virus baru yang telah menewaskan lebih dari 20 orang dan membuat ratusan lainnya jatuh sakit.

Qatar, yang menjadi pangkalan maskapai penerbangan Qatar Airways, menyatakan telah memasang pemindai suhu tubuh di Bandara Internasional Hamad.

Kuwait mengumumkan langkah serupa sebelumnya pada malam harinya terhadap Bandara Internasional Kuwait. Negara ini bergabung dengan Uni Emirat Arab dan Arab Saudi, yang pada hari Kamis (24/1) mengumumkan tentang skrining terhadap semua penumpang yang tiba dengan penerbangan langsung dari China, termasuk di Bandara Internasional Dubai, bandara tersibuk di dunia.

Kantor berita pemerintah Kuwait menyatakan ruang-ruang isolasi juga telah dibuka di Bandara Internasional Kuwait bagi para penumpang yang diduga terjangkit virus itu.

Di tempat lain di kawasan, Bahrain menyatakan mengambil langkah-langkah yang tidak dirincinya terkait penyebaran virus korona baru.

China telah menutup Wuhan dan kota-kota lain di provinsi Hubei, yang menjadi pusat wabah virus korona yang baru diidentifikasi.

Sejumlah kasus tersebar telah dikonfirmasi di negara-negara lain, tetapi mereka khawatir bahwa selama perjalanan dan perayaan yang menyertai Tahun Baru Imlek mulai akhir pekan ini virus dapat menyebar lebih luas.

Departemen Luar Negeri A.S. pada hari Kamis menarik semua personel Amerika non-darurat dan keluarga mereka keluar dari provinsi, dan mengeluarkan peringatan perjalanan yang mendesak orang-orang untuk tidak mengunjungi Hubei.

Di Pakistan Otoritas Penerbangan Sipil mengatakan pada hari Jumat semua penumpang yang datang dari negara tetangga China akan diskrining terhadap virus tersebut, dan setiap orang yang dicurigai terinfeksi akan disimpan dalam isolasi di rumah sakit yang ditunjuk.

Para pejabat mengatakan jumlah warga negara Tiongkok yang melakukan perjalanan antara Pakistan dan China telah melihat peningkatan yang cukup besar dalam beberapa tahun terakhir karena investasi miliaran dolar Beijing dalam proyek pembangunan infrastruktur.

Sumbe : VOA

RELATED NEWS

Menlu AS Pompeo Temui Pemimpin Baru Oman
Saturday, 22 February 2020 02:10 WIB

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo tiba di Oman hari Jumat (21/2) untuk mengadakan pertemuan dengan pemimpin baru negara itu, Sultan Haitham bin Tariq Al Said. Pompeo dijadwalkan akan memberikan penghormatan kepada kerabat Sultan Qaboos bin Said, Sultan Oman yang meninggal dunia pada bulan Januari....

Penderita Baru Virus Korona di Hubei Naik Lagi
Friday, 21 February 2020 18:19 WIB

Jumlah penderita baru virus korona di Provinsi Hubei kembali naik, Jumat (21/2), setelah turun selama dua hari berturut-turut. Komisi kesehatan di Hubei melaporkan ada 411 kasus infeksi virus korona baru, naik dari 349 pada Kamis (20/2). Juga dilaporkan kematian 115 pasien akibat virus korona itu. ...

Korsel Laporkan Kematian Pertama Terkait Virus Korona
Friday, 21 February 2020 10:07 WIB

Korea Selatan mengukuhkan kematian pertama akibat virus korona di wilayahnya, lapor media setempat, Kamis (20/2), sementara jumlah mereka yang tertular virus tersebut di negara itu meningkat tiga kali lipat dalam dua hari. Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan mengatakan, melalui s...

Google memperbarui persyaratan dalam Bahasa Sederhana Pasca Pengawasan UE
Thursday, 20 February 2020 23:34 WIB

Google berusaha memastikan orang-orang tahu persis apa yang mereka daftarkan ketika mereka menggunakan layanan online-nya - meskipun itu masih berarti membaca dokumen yang panjang. Perusahaan memperbarui persyaratan layanan pada hari Kamis - pembaruan terbesar untuk kontrak penggunaan umum sejak 20...

Iran Laporkan Dua Korban Meninggal karena Virus Korona
Thursday, 20 February 2020 17:59 WIB

Kantor berita resmi Iran melaporkan dua orang meninggal setelah dinyatakan positif terkena virus korona. Keduanya adalah korban meninggal pertama di Iran. Kantor berita IRNA mengutip pejabat kementerian kesehatan yang mengatakan kedua orang itu meninggal di Kota Qom, di sebelah selatan Teheran. Ir...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Ditutup Lebih Rendah Ditengah Kekhawatiran Virus (Review)
Saturday, 22 February 2020 04:19 WIB Saham-saham Hong Kong ditutup melemah tajam pada hari Jumat karena meningkatnya korban dari virus korona mematikan di luar China mengipasi kekhawatiran dampak wabah tersebut pada pendapatan dan pertumbuhan ekonomi yang bisa lebih buruk daripada...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.