AS Rilis Aturan yang Membatasi 'Wisata Kelahiran
Friday, 24 January 2020 11:43 WIB | GLOBAL |Global

Sementara pemerintahan Trump menambah hambatan lainnya bagi pengunjung yang datang ke Amerika Serikat (AS) dari luar negeri, aturan hukum bisa membatasi pejabat untuk menghentikan perempuan hamil memperoleh visa.

Aturan visa baru yang diterbitkan pada Kamis (23/1/2020) oleh Pemerintah AS adalah upaya untuk mengatasi œwisata kelahiran." Ini istilah untuk menyebut perempuan hamil yang sengaja datang ke AS untuk melahirkan agar anaknya mendapat kewarganegaraan AS.

Berdasarkan peraturan itu, yang mulai berlaku 24 Januari 2020, petugas konsuler bisa menolak visa turis jika mereka yakin pemohon datang ke AS karena alasan itu.

Tetapi untuk menghindari diskriminasi, para pejabat itu memiliki keterbatasan pada apa yang bisa mereka tanyakan. Kondisi itu mempersulit proses penentuan apakah pemohon visa ingin datang ke AS untuk melahirkan.

"Petugas sebenarnya dilarang untuk menanyakan apakah seseorang hamil, menanyakan apakah mereka berniat untuk hamil dan meminta bukti bahwa mereka tidak hamil," jelas Sarah Pierce, seorang analis kebijakan di Migration Policy Institute di Washington, DC. "Kecuali warga negara asing dengan jujur mengemukakannya atau sangat jelas hamil, saya kira petugas benar-benar tidak bisa menanyakannya," kata Pierce.

Sumber: VOA news

RELATED NEWS

Australia Kecam Rasisme Terkait Virus Korona
Friday, 14 February 2020 23:59 WIB

Australia telah memperpanjang larangan wisatawan dari Cina daratan setidaknya selama seminggu karena wabah koronavirus. Kepala petugas medis negara itu juga mengutuk xenophobia terhadap warga Australia Australia karena jumlah kematian akibat COVID-19 terus bertambah. Warga negara asing yang bepergi...

Menkeu Inggris Mundur Secara Tiba-Tiba
Friday, 14 February 2020 17:44 WIB

Menteri Keuangan Inggris Sajid Javid mengumumkan pengunduran dirinya hari Kamis (13/2), suatu perkembangan yang muncul secara tidak terduga selagi Perdana Menteri Boris Johnson mereorganisasi kabinetnya. Pengunduran diri Javid itu menyusul laporan-laporan tentang ketegangan antara dirinya dan penas...

Trump Akan Gunakan AS$3,8 Miliar Dana Militer Untuk Tembok Perbatasan
Friday, 14 February 2020 11:23 WIB

Pemerintahan Presiden Donald Trump mentransfer AS$3,8 miliardana militer yang baru-baru ini disetujui untuk membiayai pembangunan tembok perbatasan Amerika-Meksiko yang telah lama diupayakannya. Pengiriman dana itu tidak hanya membuat marah tokoh-tokoh partai Demokrat, tetapi juga Republik. Pentag...

Olimpiade Tokyo Akan Tetap Berlangsung Sesuai Rencana
Thursday, 13 February 2020 23:52 WIB

Panitia Olimpiade Tokyo menegaskan kembali pernyataannya, Kamis (13/2), pada awal pertemuan dua hari dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC): Olimpiade 2020 tidak akan ditunda sehubungan virus yang kini sedang menyebar dari negara tetangganya, China. œSaya ingin menjelaskan lagi, kita tidak s...

Trump Desak Senat Tolak Pembatasan Kewenangan Perang
Thursday, 13 February 2020 17:21 WIB

Presiden Amerika Donald Trump, Rabu (12/2/2020), mendesak Senat agar menolak rancangan undang-undang yang mengekang kewenangannya menyerang Iran tanpa persetujuan kongres. Menurutnya, penting bagi keamanan negara untuk tidak membatasi kewenangannya dalam menyatakan perang. "Sangat penting bagi KEAM...

ANOTHER NEWS
Saham Tokyo Dibuka Turun Terkait Kekhawatiran Virus yang Masih Berlangsung
Monday, 17 February 2020 07:37 WIB Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Senin karena kekhawatiran atas penyebaran global virus corona baru yang masih berlangsung. Indeks acuan Nikkei 225 turun 0,81 persen atau 191,88 poin menjadi 23.495,71 pada awal perdagangan, sementara...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.