AS Rilis Aturan yang Membatasi 'Wisata Kelahiran
Friday, 24 January 2020 11:43 WIB | GLOBAL |Global

Sementara pemerintahan Trump menambah hambatan lainnya bagi pengunjung yang datang ke Amerika Serikat (AS) dari luar negeri, aturan hukum bisa membatasi pejabat untuk menghentikan perempuan hamil memperoleh visa.

Aturan visa baru yang diterbitkan pada Kamis (23/1/2020) oleh Pemerintah AS adalah upaya untuk mengatasi œwisata kelahiran." Ini istilah untuk menyebut perempuan hamil yang sengaja datang ke AS untuk melahirkan agar anaknya mendapat kewarganegaraan AS.

Berdasarkan peraturan itu, yang mulai berlaku 24 Januari 2020, petugas konsuler bisa menolak visa turis jika mereka yakin pemohon datang ke AS karena alasan itu.

Tetapi untuk menghindari diskriminasi, para pejabat itu memiliki keterbatasan pada apa yang bisa mereka tanyakan. Kondisi itu mempersulit proses penentuan apakah pemohon visa ingin datang ke AS untuk melahirkan.

"Petugas sebenarnya dilarang untuk menanyakan apakah seseorang hamil, menanyakan apakah mereka berniat untuk hamil dan meminta bukti bahwa mereka tidak hamil," jelas Sarah Pierce, seorang analis kebijakan di Migration Policy Institute di Washington, DC. "Kecuali warga negara asing dengan jujur mengemukakannya atau sangat jelas hamil, saya kira petugas benar-benar tidak bisa menanyakannya," kata Pierce.

Sumber: VOA news

RELATED NEWS

Rusia Mengusulkan Kuota Ekspor Gandum sebagai Respons terhadap Coronavirus
Friday, 27 March 2020 23:38 WIB

Kementerian Pertanian Rusia telah mengusulkan untuk membatasi ekspor biji-bijian selama tiga bulan, katanya pada hari Jumat, mendorong kekhawatiran di kalangan pedagang bahwa langkah-langkah oleh eksportir gandum terbesar di dunia dapat diperpanjang. Di sesama eksportir Laut Hitam Ukraina, kementer...

Angka Kematian Lewati Angka 4.000, Spanyol Berjuang Keras Atasi Corona
Friday, 27 March 2020 18:35 WIB

Spanyol tertatih-tatih di bawah gempuran virus corona, dengan kematian melebihi yang terjadi di China. Sistem kesehatan runtuh dan panti-panti warga usia lanjut menjadi kuburan terbuka. Rumah-rumah sakit kehabisan persediaan yang sangat diperlukan dan sekitar sepertiga staf medis telah terkontamina...

WHO: Kasus dan Kematian Akibat Corona di Eropa Terus Meningkat
Friday, 27 March 2020 10:42 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kamis (26/3) melaporkan lebih dari 220 ribu kasus baru virus corona dan 11.987 kematian di Eropa, tiga kali lipat dibandingkan jumlah sepekan yang lalu. Berbicara di Kopenhagen, Direktur Kawasan Eropa WHO Dr. Hans Kluge mengatakan angka-angka baru itu mengindikasik...

China menegur Pompeo atas Komentar 'Virus Wuhan'
Thursday, 26 March 2020 23:41 WIB

Kementerian Luar Negeri China pada Kamis, mengecam keras komentar yang dibuat oleh Sekretaris Negara AS Mike Pompeo di mana ia menyebut COVID-19 sebagai virus "Wuhan" dan mengklaim China telah melakukan "kampanye disinformasi" tentang epidemi tersebut. Pompeo membuat komentar kepada wartawan pada R...

Trump Imbau Kongres Sahkan RUU Stimulus Ekonomi
Thursday, 26 March 2020 18:27 WIB

Presiden Amerika Donald Trump meminta kedua majelis Kongres Amerika agar mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) stimulus $2 triliun yang ditujukan untuk membangkitkan kembali perekonomian yang terhenti oleh pandemi virus corona. Ini adalah paket tunggal terbesar untuk membantu warga Amerika dan ...

ANOTHER NEWS
Bursa Saham Hong Kong Berakhir Dengan Penguatan (Review)
Saturday, 28 March 2020 03:16 WIB Bursa saham Hong Kong naik pada hari Jumat, menutup minggu yang sehat dengan catatan positif karena investor menyambut rencana stimulus AS dan janji oleh Federal Reserve untuk meredakan kekhawatiran likuiditas. Indeks Hang Seng bertambah 0,56...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.