Trump Puji Ekonomi AS di Davos Jelang Sidang Pemakzulan di Senat
Tuesday, 21 January 2020 23:37 WIB | GLOBAL |Global

Presiden AS Donald Trump memuji-muji tercapainya dua kesepakatan perdagangan penting dan menyatakan kemenangan Amerika ˜yang tidak pernah terjadi sebelumnya,™ saat ia menyampaikan pidato pembukaan, Selasa (21/1) di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.

Pidato itu disampaikan beberapa jam sebelum sidang pemakzulan yang akan berlangsung intensif di Senat AS.

Trump menyampaikan sejumlah daftar apa yang ia sebut sebagai kemenangan bagi perusahaan dan pekerja kelas menengah, termasuk tahap pertama perjanjian perdagangan dengan Tiongkok dan persetujuan Senat terhadap perjanjian perdagangan baru dengan Kanada dan Meksiko.

œSaat berbicara di forum ini dua tahun lalu, saya sampaikan bahwa kami meluncurkan kembali Amerika yang dulunya hebat, ujar Trump. œHari ini, dengan bangga saya nyatakan Amerika Serikat berada di tengah-tengah ledakan ekonomi yang belum pernah dilihat dunia sebelumnya.

Ia mendesak negara-negara lain untuk mengikuti jejaknya dan membebaskan warganya dari ˜birokrasi yang menghancurkan.™

Trump juga menganjurkan untuk berfokus pada pertumbuhan ekonomi dan menolak apa yang ia sebut sebagai ˜peramal kiamat tahunan dan prediksi mereka mengenai kehancuran.™

"Mereka meramalkan krisis kelebihan jumlah penduduk di tahun 60-an, kelaparan di tahun 70-an, dan berakhirnya minyak pada 1990-an. Para peramal seperti ini selalu menuntut hal yang sama: kekuatan absolut untuk mendominasi, mengubah dan mengontrol setiap aspek kehidupan kita. Kita tidak akan pernah membiarkan sosialis radikal menghancurkan ekonomi, negara atau memberangus kebebasan kita," kata Trump.

Ketika ditanya tentang aktivis lingkungan Greta Thunberg, yang terbuka untuk debat mengenai upaya menghindari ˜kiamat iklim™ tak lama setelah menyampaikan pidatonya, pemimpin AS itu menyebut dirinya ˜orang yang sangat percaya pada lingkungan" sekaligus mengungkapkan bahwa ia menginginkan udara dan air yang bersih.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Google memperbarui persyaratan dalam Bahasa Sederhana Pasca Pengawasan UE
Thursday, 20 February 2020 23:34 WIB

Google berusaha memastikan orang-orang tahu persis apa yang mereka daftarkan ketika mereka menggunakan layanan online-nya - meskipun itu masih berarti membaca dokumen yang panjang. Perusahaan memperbarui persyaratan layanan pada hari Kamis - pembaruan terbesar untuk kontrak penggunaan umum sejak 20...

Iran Laporkan Dua Korban Meninggal karena Virus Korona
Thursday, 20 February 2020 17:59 WIB

Kantor berita resmi Iran melaporkan dua orang meninggal setelah dinyatakan positif terkena virus korona. Keduanya adalah korban meninggal pertama di Iran. Kantor berita IRNA mengutip pejabat kementerian kesehatan yang mengatakan kedua orang itu meninggal di Kota Qom, di sebelah selatan Teheran. Ir...

Korsel Laporkan 15 Kasus Baru Virus Korona
Thursday, 20 February 2020 10:05 WIB

Korea Selatan, Rabu (19/2), melaporkan 15 kasus baru virus korona, sehingga meningkatkan kekhawatiran mengenai kemungkinan munculnya wabah penyakit itu di negara tersebut. Hingga saat ini, ada 46 warga Korea Selatan yang telah dikukuhkan tertular virus yang sangat menular ini. Menurut Pusat Pengaw...

Erdogan Mengkritik Gerakan UE untuk Melaksanakan Embargo Senjata Libya
Wednesday, 19 February 2020 23:54 WIB

Presiden Turki, Rabu, mengkritik keputusan Uni Eropa untuk meluncurkan upaya maritim yang difokuskan pada penegakan embargo senjata AS di sekitar Libya, menuduh negara-negara Eropa yang menyetujui operasi "campur tangan di kawasan itu." Recep Tayyip Erdogan juga memuji keputusan pemerintah Libya ya...

Bantu Venezuela, Perusahaan Minyak Rusia Dikenai Sanksi oleh AS
Wednesday, 19 February 2020 18:29 WIB

Pemerintah Amerika Serikat, Selasa (18/2), mengenakan sanksi-sanksi ke perusahaan dagang milik pemerintah Rusia, Rosneft, karena membantu Venezuela menghindari embargo ekspor minyak dari negara itu. Kata pejabat pemerintah AS, Rosneft Trading Company dan kepala perusahaan itu, Didier Casimiro dimas...

ANOTHER NEWS
Emas berjangka catat penyelesaian tertinggi dalam 7 tahun
Friday, 21 February 2020 01:51 WIB Emas berjangka naik untuk sesi keenam secara beruntun pada Kamis ini serta mencatatkan penyelesaian tertingginya sejak Februari 2013. "Kekhawatiran Corona menarik perhatian investor akan aset safe-haven," ungkap Lukman Otunuga, analis riset senior...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.