Pejabat Kesehatan China: Virus Corona Bisa Menular Antar-Manusia
Tuesday, 21 January 2020 10:42 WIB | GLOBAL |chinaGlobal

Pakar-pakar kesehatan di China hari Senin (20/1) mengukuhkan bahwa sebuah virus corona yang baru, bisa menular, dan menimbulkan kekhawatiran bahwa virus itu dapat menyebar dengan cepat di antara manusia.

Kantor berita resmi China, Xinhua, melaporkan, Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan virus, yang menimbulkan pneumonia, dapat menular antar-manusia dan tidak hanya dari hewan ke manusia.

Sebelumnya pejabat kesehatan China mengkonfirmasi 136 penderita baru dari virus yang baru ditemukan itu “ termasuk penderita pertama di ibukota Beijing dan Shanghai “ suatu lonjakan besar dalam tiga hari terakhir ini.

Pejabat-pejabat kesehatan di kota Wuhan, di bagian tengah China, di mana wabah ini berawal, mengatakan bahwa jumlah penderita kini sudah melampaui 200 orang. Sebagian besar penderita yang dikukuhkan itu digambarkan menderita penyakit ringan, tetapi tiga orang dilaporkan telah meninggal dunia.

Pejabat-pejabat kesehatan Korea Selatan hari Senin mengukuhkan virus corona pada seorang perempuan berusia 35 tahun yang terbang dari Wuhan ke Incheon, Korea Selatan. Thailand dan Jepang juga sudah mengukuhkan beberapa penderita.

Kementerian Kesehatan Indonesia mengatakan telah meningkatkan pemeriksaan kesehatan para penumpang dari China di bandara-bandara dan pelabuhan-pelabuhan guna mencegah meluasnya penyebaran virus tersebut ke Indonesia. Dirjen Pencegahan Pengendalian Penyakit Kemenkes Anung Sugihantoro mengatakan kepada VOA, Kementerian Kesehatan juga memantau para wisatawan, terutama yang berasal dari China, dengan alat pemindai suhu tubuh, dan juga membagikan kartu peringatan waspada kesehatan.

Jum™at lalu Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika CDC mulai memeriksa kesehatan penumpang yang tiba dari Wuhan di tiga bandara : di San Fransisco, Los Angeles dan New York. Bandara-bandara di Jepang, Thailand, Korea Selatan dan Singapura juga melakukan hal yang sama.

Pejabat-pejabat kesehatan Amerika dan China terutama khawatir karena sekitar 1,4 miliar warga China diperkirakan akan melakukan perjalanan untuk merayakan libur Tahun Baru Cina mulai 25 Januari mendatang, baik di dalam maupun luar China.

Coronavirus adalah salah satu dari keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit, mulai dari flu biasa hingga sindrom pernafasan sangat akut SARS yang mematikan. Dua puluh tahun lalu, wabah virus SARS “ yang juga berawal di China “ menewaskan hampir 800 orang di seluruh dunia.

Sumber: VOA news

RELATED NEWS

Google memperbarui persyaratan dalam Bahasa Sederhana Pasca Pengawasan UE
Thursday, 20 February 2020 23:34 WIB

Google berusaha memastikan orang-orang tahu persis apa yang mereka daftarkan ketika mereka menggunakan layanan online-nya - meskipun itu masih berarti membaca dokumen yang panjang. Perusahaan memperbarui persyaratan layanan pada hari Kamis - pembaruan terbesar untuk kontrak penggunaan umum sejak 20...

Iran Laporkan Dua Korban Meninggal karena Virus Korona
Thursday, 20 February 2020 17:59 WIB

Kantor berita resmi Iran melaporkan dua orang meninggal setelah dinyatakan positif terkena virus korona. Keduanya adalah korban meninggal pertama di Iran. Kantor berita IRNA mengutip pejabat kementerian kesehatan yang mengatakan kedua orang itu meninggal di Kota Qom, di sebelah selatan Teheran. Ir...

Korsel Laporkan 15 Kasus Baru Virus Korona
Thursday, 20 February 2020 10:05 WIB

Korea Selatan, Rabu (19/2), melaporkan 15 kasus baru virus korona, sehingga meningkatkan kekhawatiran mengenai kemungkinan munculnya wabah penyakit itu di negara tersebut. Hingga saat ini, ada 46 warga Korea Selatan yang telah dikukuhkan tertular virus yang sangat menular ini. Menurut Pusat Pengaw...

Erdogan Mengkritik Gerakan UE untuk Melaksanakan Embargo Senjata Libya
Wednesday, 19 February 2020 23:54 WIB

Presiden Turki, Rabu, mengkritik keputusan Uni Eropa untuk meluncurkan upaya maritim yang difokuskan pada penegakan embargo senjata AS di sekitar Libya, menuduh negara-negara Eropa yang menyetujui operasi "campur tangan di kawasan itu." Recep Tayyip Erdogan juga memuji keputusan pemerintah Libya ya...

Bantu Venezuela, Perusahaan Minyak Rusia Dikenai Sanksi oleh AS
Wednesday, 19 February 2020 18:29 WIB

Pemerintah Amerika Serikat, Selasa (18/2), mengenakan sanksi-sanksi ke perusahaan dagang milik pemerintah Rusia, Rosneft, karena membantu Venezuela menghindari embargo ekspor minyak dari negara itu. Kata pejabat pemerintah AS, Rosneft Trading Company dan kepala perusahaan itu, Didier Casimiro dimas...

ANOTHER NEWS
Saham AS berakhir lebih rendah tetapi memangkas kerugian awal
Friday, 21 February 2020 04:19 WIB Saham AS berakhir lebih rendah pada Kamis, dengan S&P 500 dan Nasdaq Composite tuurun dari rekor akhir yang catat sehari sebelumnya. Analis mengatakan kekhawatiran atas penyebaran COVID-19 di China dan negara-negara tetangga tampaknya menjadi...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.