PM Baru Rusia, Seorang Birokrat Karier Tanpa Tujuan Politik
Thursday, 16 January 2020 23:55 WIB | GLOBAL |Global

Mikhail Mishustin tidak pernah memiliki ambisi politik sebagai birokrat karier dan namanya tidak muncul sebagai kandidat utama untuk menjadi perdana menteri Rusia berikutnya.

Tetapi Mishustin yang berusia 53 tahun, kepala lama dinas pajak Rusia, disadap untuk jabatan oleh Presiden Vladimir Putin. Majelis rendah parlemen Rusia, Duma, dengan cepat menunjuk Mishustin sebagai perdana menteri pada hari Kamis.

Putin mengajukan pencalonan Mishustin pada hari Rabu malam, beberapa jam setelah Dmitry Medvedev mengundurkan diri bersama dengan seluruh Kabinet. Tepat sebelum itu, Putin mengusulkan perubahan besar pada konstitusi yang dapat membuatnya tetap berkuasa melewati masa jabatannya pada 2024.

Sebagai seorang birokrat karier yang telah bertanggung jawab atas pajak Rusia selama 10 tahun terakhir, Mishustin selalu tidak menonjolkan diri dan menjauh dari politik. Dia bukan milik partai politik dan dalam wawancara langka lebih suka berbicara tentang inovasi dalam administrasi pajak.

Langkah ini mengirimkan gelombang kejutan melalui elit politik Rusia dan membuat mereka merenungkan tentang penunjukan kabinet di masa depan.

Mishustin telah dipuji karena memodernisasi sistem administrasi perpajakan Rusia yang kaku dan meningkatkan tingkat pengumpulan pajak. Pejabat pemerintah dan pengusaha menggambarkannya sebagai manajer profesional dan efektif yang memahami ekonomi dengan baik, yang membuatnya cocok untuk kabinet selama masa ketika ekonomi Rusia melemah.

Pada bulan November, ia dengan bangga melaporkan bahwa jumlah pajak yang berhasil dikumpulkan telah meningkat 1,4 kali sejak 2014. Bagian pendapatan pajak dalam produk domestik bruto negara itu juga telah tumbuh sebesar 4 poin persentase, sementara pengumpulan pajak pertambahan nilai meningkat sebesar 64% .

Rekam jejak Mishustin menginspirasi harapan bahwa sebagai perdana menteri, ia akan mampu mengguncang ekonomi negara yang mandek, sesuatu yang semakin membuat orang-orang Rusia semakin frustrasi dalam beberapa tahun terakhir.

Sumber: VOA

RELATED NEWS

Rusia Mengusulkan Kuota Ekspor Gandum sebagai Respons terhadap Coronavirus
Friday, 27 March 2020 23:38 WIB

Kementerian Pertanian Rusia telah mengusulkan untuk membatasi ekspor biji-bijian selama tiga bulan, katanya pada hari Jumat, mendorong kekhawatiran di kalangan pedagang bahwa langkah-langkah oleh eksportir gandum terbesar di dunia dapat diperpanjang. Di sesama eksportir Laut Hitam Ukraina, kementer...

Angka Kematian Lewati Angka 4.000, Spanyol Berjuang Keras Atasi Corona
Friday, 27 March 2020 18:35 WIB

Spanyol tertatih-tatih di bawah gempuran virus corona, dengan kematian melebihi yang terjadi di China. Sistem kesehatan runtuh dan panti-panti warga usia lanjut menjadi kuburan terbuka. Rumah-rumah sakit kehabisan persediaan yang sangat diperlukan dan sekitar sepertiga staf medis telah terkontamina...

WHO: Kasus dan Kematian Akibat Corona di Eropa Terus Meningkat
Friday, 27 March 2020 10:42 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kamis (26/3) melaporkan lebih dari 220 ribu kasus baru virus corona dan 11.987 kematian di Eropa, tiga kali lipat dibandingkan jumlah sepekan yang lalu. Berbicara di Kopenhagen, Direktur Kawasan Eropa WHO Dr. Hans Kluge mengatakan angka-angka baru itu mengindikasik...

China menegur Pompeo atas Komentar 'Virus Wuhan'
Thursday, 26 March 2020 23:41 WIB

Kementerian Luar Negeri China pada Kamis, mengecam keras komentar yang dibuat oleh Sekretaris Negara AS Mike Pompeo di mana ia menyebut COVID-19 sebagai virus "Wuhan" dan mengklaim China telah melakukan "kampanye disinformasi" tentang epidemi tersebut. Pompeo membuat komentar kepada wartawan pada R...

Trump Imbau Kongres Sahkan RUU Stimulus Ekonomi
Thursday, 26 March 2020 18:27 WIB

Presiden Amerika Donald Trump meminta kedua majelis Kongres Amerika agar mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) stimulus $2 triliun yang ditujukan untuk membangkitkan kembali perekonomian yang terhenti oleh pandemi virus corona. Ini adalah paket tunggal terbesar untuk membantu warga Amerika dan ...

ANOTHER NEWS
Bursa Saham Hong Kong Berakhir Dengan Penguatan (Review)
Saturday, 28 March 2020 03:16 WIB Bursa saham Hong Kong naik pada hari Jumat, menutup minggu yang sehat dengan catatan positif karena investor menyambut rencana stimulus AS dan janji oleh Federal Reserve untuk meredakan kekhawatiran likuiditas. Indeks Hang Seng bertambah 0,56...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.