China: Virus Korona Baru Mungkin Menyebar Antar Manusia
Thursday, 16 January 2020 17:36 WIB | GLOBAL |Global

Kemungkinan virus baru yang ditemukan di China Tengah bisa menyebar antar manusia tidak bisa dihapuskan, meskipun resiko penyebarannya pada saat ini rendah, kata para pejabat China, Rabu (15/1).

Empat puluh satu orang di kota Wuhan telah didiagnosa mengidap jenis baru virus corona yang selama ini diketahui bisa menyebabkan selesma atau penyakit lain yang lebih serius. Seorang pria berusia 61 tahun yang diketahui terkena virus itu -namun juga diketahui mengidap sejumlah penyakit lain -meninggal Sabtu lalu (11/1).

Sementara penyelidikan-penyelidikan pendahuluan menunjukkan, kebanyakan pasien yang terkena virus itu bekerja atau mengunjungi sebuah pasar makanan laut, seorang perempuan terinfeksi virus itu dari suaminya, kata Komisi Kesehatan Kota Wuhan, dalam sebuah keterangannya.

Komisi itu mengatakan, suami perempuan itu, yang jatuh sakit terlebih dahulu, bekerja di Huanan Seafood Wholesale Market. Sementara istrinya mengatakan, ia tidak pernah pergi ke pasar itu.

Seorang pejabat kesehatan Hong Kong mengatakan, ada kemungkinan perempuan itu terinfeksi virus dari makanan yang dibawa pulang suaminya dari pasar tersebut. Namun karena, ia tidak menunjukkan gejala apapun beberapa hari setelah suaminya jatuh sakit, ada kemungkinan suaminya itu yang justru menularkan virus tersebut ke dirinya.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Rusia Mengusulkan Kuota Ekspor Gandum sebagai Respons terhadap Coronavirus
Friday, 27 March 2020 23:38 WIB

Kementerian Pertanian Rusia telah mengusulkan untuk membatasi ekspor biji-bijian selama tiga bulan, katanya pada hari Jumat, mendorong kekhawatiran di kalangan pedagang bahwa langkah-langkah oleh eksportir gandum terbesar di dunia dapat diperpanjang. Di sesama eksportir Laut Hitam Ukraina, kementer...

Angka Kematian Lewati Angka 4.000, Spanyol Berjuang Keras Atasi Corona
Friday, 27 March 2020 18:35 WIB

Spanyol tertatih-tatih di bawah gempuran virus corona, dengan kematian melebihi yang terjadi di China. Sistem kesehatan runtuh dan panti-panti warga usia lanjut menjadi kuburan terbuka. Rumah-rumah sakit kehabisan persediaan yang sangat diperlukan dan sekitar sepertiga staf medis telah terkontamina...

WHO: Kasus dan Kematian Akibat Corona di Eropa Terus Meningkat
Friday, 27 March 2020 10:42 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kamis (26/3) melaporkan lebih dari 220 ribu kasus baru virus corona dan 11.987 kematian di Eropa, tiga kali lipat dibandingkan jumlah sepekan yang lalu. Berbicara di Kopenhagen, Direktur Kawasan Eropa WHO Dr. Hans Kluge mengatakan angka-angka baru itu mengindikasik...

China menegur Pompeo atas Komentar 'Virus Wuhan'
Thursday, 26 March 2020 23:41 WIB

Kementerian Luar Negeri China pada Kamis, mengecam keras komentar yang dibuat oleh Sekretaris Negara AS Mike Pompeo di mana ia menyebut COVID-19 sebagai virus "Wuhan" dan mengklaim China telah melakukan "kampanye disinformasi" tentang epidemi tersebut. Pompeo membuat komentar kepada wartawan pada R...

Trump Imbau Kongres Sahkan RUU Stimulus Ekonomi
Thursday, 26 March 2020 18:27 WIB

Presiden Amerika Donald Trump meminta kedua majelis Kongres Amerika agar mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) stimulus $2 triliun yang ditujukan untuk membangkitkan kembali perekonomian yang terhenti oleh pandemi virus corona. Ini adalah paket tunggal terbesar untuk membantu warga Amerika dan ...

ANOTHER NEWS
Bursa Saham Hong Kong Berakhir Dengan Penguatan (Review)
Saturday, 28 March 2020 03:16 WIB Bursa saham Hong Kong naik pada hari Jumat, menutup minggu yang sehat dengan catatan positif karena investor menyambut rencana stimulus AS dan janji oleh Federal Reserve untuk meredakan kekhawatiran likuiditas. Indeks Hang Seng bertambah 0,56...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.