AS Diam-diam Usir 2 Diplomat China
Monday, 16 December 2019 17:37 WIB | GLOBAL |Global

Amerika diam-diam mengusir dua pejabat kedutaan China September lalu, setelah mereka memasuki pangkalan militer yang sensitif di Virginia. Demikian dilaporkan Harian New York Times, Minggu (15/12).

Mengutip orang-orang yang mengetahui insiden itu, harian itu melaporkan pengusiran Amerika terhadap diplomat-diplomat China atas dugaan spionase tampaknya baru pertama kalinya terjadi dalam lebih dari 30 tahun.

Setidaknya satu dari kedua diplomat diyakini sebagai pejabat intelijen yang menyamar, kata harian tersebut.

Harian itu juga mengatakan kedua diplomat, ditemani istri mereka, tiba di pos pemeriksaan, pintu masuk ke instalasi sensitif dekat Norfolk, Virginia. Di tempat tersebut terdapat pasukan operasi khusus.

Penjaga mendapati mereka tidak memiliki izin masuk sehingga mengarahkan mereka melewati gerbang, berbalik dan keluar.

Menurut New York Times, pejabat-pejabat China itu terus masuk ke pangkalan dan menghindari personil militer yang mengejar sampai akhirnya mereka terpaksa berhenti, setelah dihadang truk pemadam kebakaran.

Dikatakan, kedua pejabat mengaku tidak memahami instruksi penjaga dan tersesat.

Beberapa pekan setelah insiden itu, Departemen Luar Negeri memberlakukan pembatasan terhadap aktivitas diplomat China, dengan alasan sebagai tanggapan atas peraturan yang sudah diterapkan Tiongkok selama bertahun-tahun yang membatasi pergerakan diplomat-diplomat Amerika.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Sidang Pemakzulan Trump Bisa Pengaruhi Pemilu 2020
Wednesday, 22 January 2020 13:17 WIB

Presiden Donald Trump telah membuat sejarah sebagai presiden AS ketiga yang dimakzulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Trump sekarang berharap untuk membuat sejarah lagi dengan menjadi presiden pertama menghadapi pemakzulan yang memenangkan pemilihan kembali. Sidang pemakzulan Presiden Trump di Sena...

Trump Puji Ekonomi AS di Davos Jelang Sidang Pemakzulan di Senat
Tuesday, 21 January 2020 23:37 WIB

Presiden AS Donald Trump memuji-muji tercapainya dua kesepakatan perdagangan penting dan menyatakan kemenangan Amerika ˜yang tidak pernah terjadi sebelumnya,™ saat ia menyampaikan pidato pembukaan, Selasa (21/1) di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Pidato itu disampaikan beberapa jam sebelum...

ILO: Ketidaksetaraan Pekerja Ancam Kohesi Sosial
Tuesday, 21 January 2020 18:06 WIB

Organisasi Buruh Internasional (ILO) memperingatkan bahwa meningkatnya jumlah pengangguran dan kesenjangan kini menghalangi orang keluar dari kemiskinan dan mengancam kohesi sosial. Untuk tahun kesembilan berturut-turut, ILO melaporkan bahwa tingkat pengangguran dunia tetap stabil, yaitu sekitar 18...

Pejabat Kesehatan China: Virus Corona Bisa Menular Antar-Manusia
Tuesday, 21 January 2020 10:42 WIB

Pakar-pakar kesehatan di China hari Senin (20/1) mengukuhkan bahwa sebuah virus corona yang baru, bisa menular, dan menimbulkan kekhawatiran bahwa virus itu dapat menyebar dengan cepat di antara manusia. Kantor berita resmi China, Xinhua, melaporkan, Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan virus...

Sidang Ekstradisi Eksekutif Huawei Dimulai di Kanada
Monday, 20 January 2020 23:26 WIB

Tahap pertama sidang ekstradisi eksekutif senior perusahaan raksasa telekomunikasi China, Huawei, dimulai Senin (20/1) di sebuah pengadilan di Vancouver, kasus yang memicu kemarahan Beijing dan menimbulkan kekhawatiran mengenai akan terjadinya perang teknologi yang memanas antara China dan AS. Pena...

ANOTHER NEWS
Saham Tokyo berakhir lebih tinggi terkait aksi bargain hunting
Wednesday, 22 January 2020 13:35 WIB Saham Tokyo membalikkan penurunan sebelumnya dan berakhir lebih tinggi pada hari Rabu berkat aksi bargain hunting, dengan ketenangan relatif meskipun tumbuh kekhawatiran mengenai penyebaran virus mirip SARS baru. Indeks acuan Nikkei 225 bertambah...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.