Korut Sebut Presiden AS Lalai dan Tidak Menentu
Tuesday, 10 December 2019 10:54 WIB | GLOBAL |Global

Korea Utara melontarkan penghinaan baru terhadap Presiden Amerika Donald Trump, Senin (9/12), menyebutnya sebagai œorang tua yang lalai dan tidak menentu."

Pyongyang menanggapi cuitan Presiden Trump yang mengatakan bahwa œKim Jong-un terlalu pintar dan akan kehilangan terlalu banyak, jika dia bertindak dengan cara yang bermusuhan. Trump menambahkan bahwa Kim œtidak ingin membatalkan hubungan istimewanya dengan Presiden Amerika Serikat atau campur tangan dalam Pemilihan Presiden Amerika pada bulan November.

Mantan negosiator nuklir Korea Utara Kim Yong-chol, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa negaranya œtidak akan kehilangan apa pun meskipun œAS dapat mengambil apa pun lebih dari kita, itu tidak pernah bisa menghilangkan rasa harga diri kami yang kuat, kebesaran negara kami dan kebencian kami terhadap Amerika.

Kim Yong-chol mengatakan cuitan Trump tersebut dengan jelas menunjukkan bahwa dia œkehilangan kesabaran dan waktunya akan tiba œketika kita tidak bisa tidak menjulukinya lagi sebagai ˜orang tua yang pikun™.

Dia menyuarakan tuduhan bahwa pemerintahan Trump berusaha membeli waktu sebelum tenggat akhir tahun yang ditetapkan oleh Kim Jong-un bagi Washington œuntuk menyelamatkan pembicaraan nuklir.

Trump pada hari Minggu memperingatkan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un terkait tindakan militer yang bermusuhan, bahkan ketika Pyongyang mengumumkan telah melakukan œuji coba yang sangat penting di tempat peluncuran satelitnya.

Pernyataan Trump tersebut muncul setelah media pemerintah Korea Utara mengatakan uji coba itu dilakukan hari Sabtu di Stasiun Peluncuran Satelit Sohae 7, stasiun peluncur roket jarak jauh di Tongch'ang-ri, bagian dari Provinsi Pyongan Utara yang terletak di dekat perbatasan dengan China.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Walikota Seoul Ditemukan Tewas, Diduga Bunuh diri
Friday, 10 July 2020 23:43 WIB

Polisi Korea Selatan mengatakan Walikota Seoul Park Won-soon ditemukan tewas Jumat pagi, seorang yang diduga bunuh diri. Tubuh pria 64 tahun ini ditemukan di dekat pintu masuk di gunung Bugaksan di Seoul persis tengah malam, beberapa jam setelah ia dilaporkan hilang pada Kamis. Sehari sebelumnya, ...

Korea Utara Tidak Tertarik pada KTT Trump-Kim Lainnya
Friday, 10 July 2020 17:50 WIB

Korea Utara mengatakan kecil kemungkinan ada konferensi tingkat tinggi (KTT) lainnya dengan Amerika setelah Presiden AS Donald Trump minggu ini mengatakan terbuka untuk bertemu lagi dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Kantor berita milik pemerintah Korea Utara, KCNA, Jumat (10/7), melaporkan K...

WHO Bentuk Panel Independen untuk Evaluasi Respons Covid-19
Friday, 10 July 2020 10:45 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Kamis (9/7) menunjuk mantan Perdana Menteri Selandia Baru Helen Clark dan mantan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf untuk memimpin panel independen guna mengevaluasi tanggapan badan tersebut terhadap pandemi COVID-19. Berbicara kepada negara-negara anggota dari ...

Australia Akhiri Perjanjian Ekstradisi dengan Hong Kong
Thursday, 9 July 2020 23:31 WIB

Australia mengakhiri perjanjian ekstradisi dengan Hong Kong sebagai tanggapan atas undang-undang keamanan nasional baru yang diberlakukan di kota tersebut oleh China. Dalam mengumumkan langkah tersebut pada Kamis ini, Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan Canberra akan memperpanjang visa sement...

Kasus Covid-19 di AS Meningkat, Meski Kurva Kematian Mendatar
Thursday, 9 July 2020 17:09 WIB

Jumlah orang yang terinfeksi virus corona meningkat tajam di Amerika. Namun, jumlah orang yang meninggal tetap. Meskipun terdengar seperti kabar baik, para ahli memperingatkan agar tetap waspada. Jumlah kasus baru telah menunjukkan peningkatan yang stabil sejak pertengahan Juni. Rata-rata kasus se...

ANOTHER NEWS
Saham Dow Berakhir Lebih Tinggi, Nasdaq Kembali Catat Rekor Penutupan
Saturday, 11 July 2020 03:29 WIB Saham AS berakhir lebih tinggi dalam perdagangan tipis Jumat ini, mendapat dorongan dari berita positif tentang pengobatan virus corona. Saham Dow Jones Industrial Average naik sekitar 369 poin, atau 1,4%, berakhir di dekat level 26.075, menurut...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.