Trump Berlakukan Tarif terhadap Baja, Alumunium dari Brazil dan Argentina
Tuesday, 3 December 2019 17:51 WIB | GLOBAL |Global

Presiden Amerika Donald Trump mengatakan akan memberlakukan tarif terhadap Brazil dan Argentina, menuduh kedua negara itu telah merugikan para petani Amerika lewat penipuan mata uang.

Trump hari Senin (2/12) mencuit bahwa ia akan mengenakan tarif terhadap impor baja dan alumunium dari kedua negara di Amerika Selatan itu. Pernyataan itu mengejukan para pejabat di kedua negara tersebut.

œBrazil dan Argentina telah melakukan devaluasi mata uang mereka secara besar-besaran. Ini tidak baik bagi petani kita. Oleh karena itu, segera berlaku, saya akan memberlakukan tarif pada seluruh baja dan alumunium yang dikirim ke Amerika dari negara-negara itu, cuitnya.

Dua negara di Amerika Selatan itu adalah di antara sekelompok negara yang telah dibebaskan dari tarif ini pada Maret 2018, setelah mereka menyetujui kuota.

Pemerintah Brazil dalam pernyataannya mengatakan sudah membahas hal ini dengan Amerika. Presiden Jair Bolsonaro, yang telah menunjukkan dukungan kuat pada Trump, dalam wawancara dengan stasiun radio lokal hari Senin mengatakan akan menelpon Trump, dan bahwa ia yakin Trump akan mendengar keprihatinan Brazil.

Sementara Menteri Produksi Argentina, Dante Sica, menyebut pengumuman Trump itu œtidak terduga dan mengatakan akan berupaya menghubungi pejabat-pejabat Amerika.

Brazil dan Argentina telah mengambil keuntungan dari dampak perang dagang Amerika dan China, dengan meningkatkan ekspor barang-barang pertanian mereka ke China.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Penduduk Asli Australia Menunjukkan Solidaritas Dengan Para Pemrotes AS
Wednesday, 3 June 2020 23:40 WIB

Ketika protes terjadi di Amerika Serikat, keluarga pribumi yang memiliki pengalaman buruk dengan penegak hukum mengatakan kebrutalan polisi adalah masalah serius di Australia. Penduduk asli Aborigin mencapai 3 persen dari total populasi, tetapi hampir sepertiga dari populasi penjara adalah penduduk ...

Kemarahan Global Meningkat atas Kematian George Floyd
Wednesday, 3 June 2020 18:31 WIB

Kemarahan meningkat di seluruh dunia pada kematian George Floyd, laki-laki Amerika keturunan Afrika yang meninggal minggu lalu setelah ditangkap oleh polisi di jalan kota di Minneapolis, Minnesota. Diplomat senior Uni Eropa, Josep Borrell di Brussels mengatakan kematian Floyd disebabkan oleh penyal...

Pemimpin Hong Kong Tuduh AS Gunakan 'Standar Ganda' Terkait Protes
Wednesday, 3 June 2020 09:15 WIB

Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam, mengatakan protes dengan kekerasan di Amerika Serikat merupakan contoh pemerintah negara asing yang menerapkan standar ganda bila berkenaan dengan pendekatan China dalam menumpas protes-protes anti-Beijing selama setahun ini. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo...

Korea Selatan Membuka Kembali Pengaduan WTO Atas Pembatasan Ekspor Jepang
Tuesday, 2 June 2020 23:35 WIB

Korea Selatan mengatakan akan membuka kembali keluhan terhadap Jepang di Organisasi Perdagangan Dunia atas kontrol ketat Tokyo atas ekspor bahan-bahan utama yang digunakan di sektor teknologi Korea Selatan. Seoul awalnya mengajukan keluhan September lalu setelah Tokyo mengeluarkan Korea Selatan dar...

WHO Tetapkan Amerika Latin Sebagai Pusat Baru Wabah Covid-19
Tuesday, 2 June 2020 18:59 WIB

Organisasi Kesehatan Sedunia (World Health Organization/WHO), Senin (1/6), menyatakan Amerika Latin adalah pusat baru pandemi virus corona, karena angka kematian harian di kawasan itu kini melebihi angka di Amerika Serikat atau Eropa. WHO, Senin (1/6), mengatakan terdapat hampir 938 ribu kasus terk...

ANOTHER NEWS
Bursa Hong Kong Menguat Untuk Hari Ketiga (Review)
Thursday, 4 June 2020 03:20 WIB Bursa Hong Kong menguat untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Rabu karena pelonggaran lockdown di seluruh dunia membayangi kekhawatiran tentang ketegangan antara China-AS. Indeks Hang Seng naik sebanyak 1,37 persen, atau 329,68 poin, ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.