Parlemen Irak Terima Pengunduran Diri PM
Monday, 2 December 2019 16:44 WIB | GLOBAL |Global

Parlemen Irak menerima pengunduran diri Perdana Menteri Adel Abdul Mahdi, Minggu (1/12). Tapi hal itu diperkirakan tidak akan mengakhiri protes-protes anti-pemerintah yang diwarnai kekerasan selama hampir dua bulan.

Mahdi mengundurkan diri Jumat (29/11). Presiden Barham Salih kini akan meminta blok terbesar di parlemen untuk menominasikan seorang perdana menteri baru.

Tapi ini masih perlu waktu beberapa minggu karena masih belum jelas koalisi partai mana yang membentuk blok terbesar.

Mahdi dan pemerintahannya telah setuju untuk menjabat sementara sampai perdana menteri baru disetujui.

Pengunduran diri Mahdi kemungkinan tidak akan memuaskan para demonstran anti-pemerintah yang telah mengatakan penunjukan perdana menteri baru saja tidak cukup. Mereka menuntut adanya perubahan pada sistem politik keseluruhan, yang mereka tuding korup, tidak kompeten, dan tidak berbuat banyak untuk membantu warga miskin Irak meskipun negaranya kaya minyak.

Protes-protes anti-pemerintah telah menewaskan hampir 400 orang dan melukai lebih dari 1.000 orang sejak awal Oktober.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Penduduk Asli Australia Menunjukkan Solidaritas Dengan Para Pemrotes AS
Wednesday, 3 June 2020 23:40 WIB

Ketika protes terjadi di Amerika Serikat, keluarga pribumi yang memiliki pengalaman buruk dengan penegak hukum mengatakan kebrutalan polisi adalah masalah serius di Australia. Penduduk asli Aborigin mencapai 3 persen dari total populasi, tetapi hampir sepertiga dari populasi penjara adalah penduduk ...

Kemarahan Global Meningkat atas Kematian George Floyd
Wednesday, 3 June 2020 18:31 WIB

Kemarahan meningkat di seluruh dunia pada kematian George Floyd, laki-laki Amerika keturunan Afrika yang meninggal minggu lalu setelah ditangkap oleh polisi di jalan kota di Minneapolis, Minnesota. Diplomat senior Uni Eropa, Josep Borrell di Brussels mengatakan kematian Floyd disebabkan oleh penyal...

Pemimpin Hong Kong Tuduh AS Gunakan 'Standar Ganda' Terkait Protes
Wednesday, 3 June 2020 09:15 WIB

Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam, mengatakan protes dengan kekerasan di Amerika Serikat merupakan contoh pemerintah negara asing yang menerapkan standar ganda bila berkenaan dengan pendekatan China dalam menumpas protes-protes anti-Beijing selama setahun ini. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo...

Korea Selatan Membuka Kembali Pengaduan WTO Atas Pembatasan Ekspor Jepang
Tuesday, 2 June 2020 23:35 WIB

Korea Selatan mengatakan akan membuka kembali keluhan terhadap Jepang di Organisasi Perdagangan Dunia atas kontrol ketat Tokyo atas ekspor bahan-bahan utama yang digunakan di sektor teknologi Korea Selatan. Seoul awalnya mengajukan keluhan September lalu setelah Tokyo mengeluarkan Korea Selatan dar...

WHO Tetapkan Amerika Latin Sebagai Pusat Baru Wabah Covid-19
Tuesday, 2 June 2020 18:59 WIB

Organisasi Kesehatan Sedunia (World Health Organization/WHO), Senin (1/6), menyatakan Amerika Latin adalah pusat baru pandemi virus corona, karena angka kematian harian di kawasan itu kini melebihi angka di Amerika Serikat atau Eropa. WHO, Senin (1/6), mengatakan terdapat hampir 938 ribu kasus terk...

ANOTHER NEWS
Bursa Hong Kong Menguat Untuk Hari Ketiga (Review)
Thursday, 4 June 2020 03:20 WIB Bursa Hong Kong menguat untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Rabu karena pelonggaran lockdown di seluruh dunia membayangi kekhawatiran tentang ketegangan antara China-AS. Indeks Hang Seng naik sebanyak 1,37 persen, atau 329,68 poin, ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.