ISIS Klaim Serangan Jembatan London Dilakukan Anggotanya
Monday, 2 December 2019 11:31 WIB | GLOBAL |ISIS,Global

ISIS mengaklaim aksi serangan di Jembatan London, Inggris, Jumat (29/11), dilakukan oleh salah satu anggotanya. Namun kelompok tersebut tidak memberikan bukti apa pun terkait dengan pernyatannya. Demikian dilaporkan kantor berita kelompok Amaq.

Serangan itu dilakukan sebagai tanggapan terhadap seruan ISIS untuk menargetkan negara-negara yang telah menjadi bagian dari koalisi melawan kelompok jihadis.

Polisi Inggris pada hari Jumat menembak mati seorang pria yang mengenakan rompi bunuh diri palsu yang menikam dua orang hingga tewas di London. Aksi tersebut juga melukai tiga lainnya. Pihak berwenang menyebut tragedi tersebut sebagai aksi serangan teroris.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

AS Rilis Aturan yang Membatasi 'Wisata Kelahiran
Friday, 24 January 2020 11:43 WIB

Sementara pemerintahan Trump menambah hambatan lainnya bagi pengunjung yang datang ke Amerika Serikat (AS) dari luar negeri, aturan hukum bisa membatasi pejabat untuk menghentikan perempuan hamil memperoleh visa. Aturan visa baru yang diterbitkan pada Kamis (23/1/2020) oleh Pemerintah AS adalah upa...

Korut Larang Kunjungan Turis Asing Terkait Wabah Virus Korona
Thursday, 23 January 2020 23:07 WIB

Korea Utara untuk sementara melarang kunjungan turis asing sebagai tanggapan atas wabah virus baru yang membahayakan di negara tetangganya, China. Tergantung berapa lama larangan itu berlaku, langkah itu kemungkinan akan merugikan ekonomi Korea Utara, yang menghadapi sanksi berat namun tertolong kar...

Hakim Agung Terpilih Sebagai Presiden Perempuan Pertama Yunani
Thursday, 23 January 2020 17:41 WIB

Para anggota parlemen Yunani memilih presiden perempuan pertama negara itu hari Rabu (22/1), dengan mayoritas suara mendukung hakim pengadilan tinggi Katerina Sakellaropoulou. Berbicara setelah secara resmi diberitahu tentang hasil pemilihan parlemen, Sakellaropoulou mengatakan dia akan menggunakan...

Taiwan Desak China Rilis Semua Informasi tentang Virus Corona
Thursday, 23 January 2020 11:39 WIB

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mendesak China, Rabu (22/1) agar merilis semua informasi tentang wabah virus baru dan bekerja sama dengan Taiwan untuk menghentikan penyebarannya. Atas desakan China, Taiwan bukan anggota Organisasi Kesehatan Dunia dan tidak diizinkan berpartisipasi dalam pertemuan-pert...

Trump Tidak Kesampingkan Sanksi Terhadap Irak
Wednesday, 22 January 2020 23:46 WIB

Presiden Amerika Donald Trump, Rabu (22/1) tidak mengesampingkan sanksi terhadap Irak, tetapi menyatakan apa yang disebutnya œhubungan yang sangat baik ketika ditanya tentang kemungkinan rencana menarik pasukan Amerika dari Irak. œKami akan melihat apa yang terjadi, karena kami harus melakuk...

ANOTHER NEWS
Minyak Bersiap untuk Penurunan Mingguan saat Virus Asia Menambah Keprihatinan
Friday, 24 January 2020 18:37 WIB Minyak menuju penurunan 5% minggu ini di tengah kekhawatiran bahwa virus corona China akan mengikis permintaan bahan bakar seperti pasar yang bejuang dengan ekonomi dunia yang rapuh dan pasokan yang memadai. Minyak berjangka bertahan di atas $ 55...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.