Trump Mempertimbangkan Apakah Apple Harus Dibebaskan Dari Tarif Cina
Thursday, 21 November 2019 10:59 WIB | GLOBAL |Global

Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Rabu setelah berkeliling pabrik yang merakit komputer Apple Inc bahwa ia sedang mempertimbangkan apakah akan membebaskan perusahaan AS dari tarif impor impor dari China.

"Kami sedang melihat itu," kata Trump dalam menjawab pertanyaan wartawan tentang tarif, setelah berkeliling pabrik di Austin, Texas, dengan Kepala Eksekutif Apple Tim Cook yang merakit komputer desktop Mac Pro perusahaan.

Tim Cook, yang memiliki hubungan yang kuat dengan Trump, telah mencari bantuan untuk Apple dari tarif AS, yang merupakan bagian dari perang dagang jangka panjang selama berbulan-bulan antara ekonomi terbesar di dunia.

"Masalah yang kami miliki adalah Anda memiliki Samsung. Ini adalah perusahaan yang hebat tetapi merupakan pesaing Apple, dan itu tidak adil jika, karena kami memiliki perjanjian perdagangan dengan Korea - kami membuat kesepakatan perdagangan yang hebat dengan Korea Selatan - tetapi kami harus memperlakukan Apple dengan dasar yang agak mirip seperti kita memperlakukan Samsung, "kata Trump.

Apple mengumumkan pada bulan September bahwa mereka akan membuat komputer Mac Pro baru di Austin. Pengumuman itu datang beberapa hari setelah regulator perdagangan AS menyetujui 10 dari 15 permintaan pembebasan tarif yang diajukan oleh Apple di tengah penangguhan hukuman yang lebih luas atas pungutan pada komponen komputer.

Awal bulan ini, Apple juga meminta pemerintah Trump untuk menghapuskan tarif pada Apple Watches buatan Cina, komponen iPhone dan produk konsumen lainnya.

Trump telah menjadikan meningkatkan sektor manufaktur AS menjadi salah satu tujuan kepresidenannya, membawa Twitter untuk menekan perusahaan-perusahaan AS agar tetap mempertahankan pekerjaan di rumah.

Sebelumnya pada hari Rabu, Apple mengatakan telah memulai pembangunan kampus baru di Austin yang akan mempekerjakan 5.000 pekerja, dengan kapasitas untuk tumbuh menjadi 15.000. Diharapkan untuk dibuka pada tahun 2022.

Sumber: VOA

RELATED NEWS

Rusia Dilarang Ikut Olimpiade Selama 4 Tahun Karena Doping
Monday, 9 December 2019 23:50 WIB

Komite eksekutif World Anti-Doping Agency (WADA) atau œBadan Anti-Doping Dunia telah mengirim teguran œkeras kepada otoritas olahraga Rusia, dan melarang atlet dan pejabat dari negara itu ikut Olimpiade dan kejuaraan dunia dalam berbagai jenis olahraga selama empat tahun. Komite itu membu...

AS Mulai Lagi Perundingan Perdamaian dengan Taliban
Monday, 9 December 2019 17:49 WIB

AS dan Taliban memulai kembali perundingan perdamaian Sabtu (7/12), tiga bulan setelah Presiden AS Donald Trump secara tiba-tiba menyetop proses yang telah berjalan setahun. Perundingan tersebut bertujuan untuk mencari kesepakatan politik dengan kelompok pemberontak itu dan mengakhiri perang di Afgh...

FBI Selidiki Penembakan di Pangkalan Angkatan Laut Amerika Sebagai Aksi Terorisme
Monday, 9 December 2019 11:07 WIB

FBI sedang menyelidiki penembakan fatal di sebuah pangkalan Angkatan Laut di Florida sebagai aksi terorisme, demikian pernyataan seorang agen khusus, Minggu (8/12). Dalam konferensi pers hari Minggu, Rachel Rojas, agen khusus yang bertanggungjawab atas kantor FBI di Jacksonville, mengatakan penyeli...

Kaum Minoritas di Pakistan Menunggu Vonis Ulama Radikal
Friday, 6 December 2019 17:05 WIB

Kaum minoritas di Pakistan dengan cemas menunggu putusan pengadilan terakhir terhadap ulama garis keras yang didakwa bulan lalu atas tuduhan penghasutan dan terorisme. Ulama itu dituduh mendorong unjuk rasa nasional di Pakistan. Pengadilan Antiterorisme (ATC) di Provinsi Punjab, Pakistan, secara re...

AS Pertimbangkan Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah
Friday, 6 December 2019 11:09 WIB

Koran Wall Street Journal melaporkan, Rabu (4/12), bahwa Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan untuk mengirim tambahan 14 ribu tentara lagi ke Timur Tengah dalam menghadapi ancaman Iran. Rencana pengerahan pasukan itu mencakup "puluhan" kapal lebih banyak dan dua kali lipat jumlah pasukan ya...

ANOTHER NEWS
Minyak tergelincir terbebani data ekspor China yang lemah
Tuesday, 10 December 2019 03:21 WIB Harga minyak turun pada Senin ini setelah data menunjukkan ekspor China turun selama empat bulan berturut-turut, sehingga mengirim kegelisahan pasar yang sudah khawatir akan kerusakan permintaan global oleh perang perdagangan antara Washington dan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.