Pompeo Mengeluarkan Peringatan Keras untuk Rusia dan Cina
Saturday, 9 November 2019 00:03 WIB | GLOBAL |Global

Tiga dekade pasca jatuhnya Tembok Berlin, Amerika Serikat mengatakan Washington dan sekutunya masih menghadapi musuh komunis yang tangguh dan dunia bebas perlu terus mempertahankan diri terhadap ancaman dari Rusia dan Cina.

Dalam pidatonya di dekat Gerbang Brandenburg yang ikonis di Berlin, Sekretaris Negara Mike Pompeo mengatakan pada hari Jumat bahwa Rusia "menginvasi tetangga-tetangganya dan membunuh lawan-lawan politiknya," menambahkan pihak berwenang Rusia "menggunakan penggerebekan polisi dan penyiksaan terhadap Tartar Krimea dan Ukraina yang bekerja dalam oposisi terhadap Rusia agresi."

Diplomat top AS juga menyerang Beijing.

Pompeo berada di Jerman minggu ini untuk menandai peringatan 30 tahun jatuhnya Tembok Berlin. Pada tanggal 9 November 1989, penghancuran Tembok Berlin mengakhiri Jerman yang terpecah, dan diikuti oleh pemberantasan komunisme di Eropa, dan akhirnya jatuhnya Uni Soviet.

Pompeo pada hari Jumat menarik perbedaan antara pemerintah komunis dan orang-orang Cina, dengan mengatakan, "Saya tidak akan menganggapnya sebagai konflik antara Amerika Serikat dan Cina," ketika ditanya dalam diskusi moderat jika kedua negara mengalami Pilek baru. Perang.

Di Hong Kong, ketika protes anti-pemerintah yang sedang berlangsung tidak menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir, Pompeo mengatakan Amerika Serikat telah mendesak Cina untuk mempertahankan komitmennya kepada warga Hong Kong, menambahkan orang-orang di sana akan "menemukan jalan mereka sendiri ke depan."

Pompeo dijadwalkan bertemu dengan Kanselir Jerman Angela Merkel Jumat malam. Dia bertemu dengan Menteri Pertahanan Annegret Kramp-Karrenbauer pada hari sebelumnya.

Ketika ditanya seberapa besar komitmen AS terhadap perdamaian di Ukraina, Pompeo mengatakan dia mendukung pemberian sistem senjata defensif ke Ukraina, menambahkan AS telah menyediakan alat yang mereka butuhkan untuk melindungi diri dari Rusia.

Sumber: VOA

RELATED NEWS

Walikota Seoul Ditemukan Tewas, Diduga Bunuh diri
Friday, 10 July 2020 23:43 WIB

Polisi Korea Selatan mengatakan Walikota Seoul Park Won-soon ditemukan tewas Jumat pagi, seorang yang diduga bunuh diri. Tubuh pria 64 tahun ini ditemukan di dekat pintu masuk di gunung Bugaksan di Seoul persis tengah malam, beberapa jam setelah ia dilaporkan hilang pada Kamis. Sehari sebelumnya, ...

Korea Utara Tidak Tertarik pada KTT Trump-Kim Lainnya
Friday, 10 July 2020 17:50 WIB

Korea Utara mengatakan kecil kemungkinan ada konferensi tingkat tinggi (KTT) lainnya dengan Amerika setelah Presiden AS Donald Trump minggu ini mengatakan terbuka untuk bertemu lagi dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Kantor berita milik pemerintah Korea Utara, KCNA, Jumat (10/7), melaporkan K...

WHO Bentuk Panel Independen untuk Evaluasi Respons Covid-19
Friday, 10 July 2020 10:45 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Kamis (9/7) menunjuk mantan Perdana Menteri Selandia Baru Helen Clark dan mantan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf untuk memimpin panel independen guna mengevaluasi tanggapan badan tersebut terhadap pandemi COVID-19. Berbicara kepada negara-negara anggota dari ...

Australia Akhiri Perjanjian Ekstradisi dengan Hong Kong
Thursday, 9 July 2020 23:31 WIB

Australia mengakhiri perjanjian ekstradisi dengan Hong Kong sebagai tanggapan atas undang-undang keamanan nasional baru yang diberlakukan di kota tersebut oleh China. Dalam mengumumkan langkah tersebut pada Kamis ini, Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan Canberra akan memperpanjang visa sement...

Kasus Covid-19 di AS Meningkat, Meski Kurva Kematian Mendatar
Thursday, 9 July 2020 17:09 WIB

Jumlah orang yang terinfeksi virus corona meningkat tajam di Amerika. Namun, jumlah orang yang meninggal tetap. Meskipun terdengar seperti kabar baik, para ahli memperingatkan agar tetap waspada. Jumlah kasus baru telah menunjukkan peningkatan yang stabil sejak pertengahan Juni. Rata-rata kasus se...

ANOTHER NEWS
Saham Dow Berakhir Lebih Tinggi, Nasdaq Kembali Catat Rekor Penutupan
Saturday, 11 July 2020 03:29 WIB Saham AS berakhir lebih tinggi dalam perdagangan tipis Jumat ini, mendapat dorongan dari berita positif tentang pengobatan virus corona. Saham Dow Jones Industrial Average naik sekitar 369 poin, atau 1,4%, berakhir di dekat level 26.075, menurut...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.