China Hukum 9 Orang Yang Selundupkan Fentanil ke AS
Friday, 8 November 2019 09:37 WIB | GLOBAL |Global

Sebuah pengadilan di China, Kamis (7/11), menjatuhkan hukuman terhadap sembilan orang yang terbukti terlibat dalam penyelundupan fentanil ke Amerika Serikat.

Polisi China membongkar jaringan pengedar narkoba di Xingtai, China Utara itu, setelah mendapat petunjuk pada tahun 2017 dari Departemen Keamanan Dalam Negeri AS.

Pihak berwenang menyita 11.9 kilogram fentanil dan 19 kilogram jenis narkoba lainnya dalam aksi penggerebekan mereka.

Hukuman yang dijatuhkan, Kamis (7/11), termasuk hukuman mati yang ditangguhkan pelaksanaannya, yang biasanya belakangan diubah menjadi hukuman penjara seumur hidup. Pengadilan itu juga menjatuhkan dua hukuman penjara seumur hidup dan enam hukuman penjara yang lebih ringan.

Sejumlah pejabat AS mengecam China sebagai sumber utama fentanil, obat anti nyeri yang 50 hingga 100 kali lebih kuat dari morfin. Fentanil diperkirakan sebagai sumber krisis opioid yang banyak menelan korban jiwa di AS. China mengatakan, permintaan pasar yang tinggi dari AS dan perusahaan-perusahaan farmasi merupakan penyebabnya.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

TikTok akan Meninggalkan Hong Kong setelah Pengesahan UU Keamanan Baru-baru ini
Tuesday, 7 July 2020 17:11 WIB

TikTok mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka akan menghentikan operasi di Hong Kong, bergabung dengan perusahaan media sosial lainnya dengan hati-hati melihat konsekuensi dari undang-undang keamanan nasional yang diberlakukan minggu lalu. Kepergian aplikasi video pendek yang direncanakan dari Ho...

Diplomat AS di Hong Kong: UU Keamanan Baru Adalah Tragedi
Tuesday, 7 July 2020 10:48 WIB

Diplomat tertinggi AS di Hong Kong mengatakan, Senin (6/7), penerapan undang-undang keamanan baru di wilayah semi otonomi China itu merupakan sebuah tragedi. Undang-undang itu, menurutnya, mengikis kebebasan fundamental pusat finansial Asia itu dan menciptakan iklim penindasan dan sensor diri. œH...

Profesor Hukum China Pengkritik Presiden Xi Jinping Ditahan di Beijing
Monday, 6 July 2020 23:38 WIB

Seorang profesor hukum China yang telah menulis esai-esai kritis mengenai pemerintahan Presiden Xi Jinping dilaporkan telah ditahan di Beijing. Rekan-rekan Xu Zhangrun mengatakan penulis dan akademisi itu dibawa dari rumahnya Senin pagi (6/7) oleh lebih dari 12 polisi. The New York Times, mengutip ...

Wilayah di Spanyol Kembali Terapkan Lockdown
Monday, 6 July 2020 17:00 WIB

Salah Satu wliayah di Spanyol barat laut kembali memberlakukan karantina wilayah sepekan penuh karena pihak berwenang mengkhawatirkan wabah baru Covid-19, meskipun pemerintah federal telah mengakhiri karantina wilayah nasional. Para pejabat di La Marina di kawasan Galicia memberlakukan karantina te...

Inggris Akan Larang Huawei Bangun Jaringan 5G
Monday, 6 July 2020 10:28 WIB

Media-media Inggris hari Minggu (5/7) melaporkan pemerintah Inggris berencana mengakhiri keikutsertaan perusahaan telekomunikasi rakasa China, Huawei, untuk membangun jaringan telpon 5G Inggris; suatu perubahan kebijakan yang dinilai akan semakin memperburuk hubungan Inggris dan China yang sudah teg...

ANOTHER NEWS
Emas Turun dari Level Tertinggi Multi-Tahun pasca Dolar Rebound
Tuesday, 7 July 2020 19:13 WIB Harga emas jatuh pada hari Selasa dalam menghadapi persaingan dari arus masuk safe haven ke dolar karena kasus COVID-19 meningkat secara global dan investor membukukan keuntungan menyusul kenaikan emas batangan ke level dekat delapan tahun...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.