Para Legislator Hong Kong Secara Resmi Batalkan RUU Ekstradisi
Wednesday, 23 October 2019 23:42 WIB | GLOBAL |Global

Legislatif Hong Kong, Rabu (23/10) secara resmi membatalkan RUU ekstradisi yang memicu empat bulan protes anti-pemerintah, pada hari yang sama ketika tersangka pembunuhan terkait kemelut itu dibebaskan dari penjara di Hong Kong, dan mengatakan dia berencana untuk menyerahkan diri kepada otoritas Taiwan.

Tetapi pengunjuk rasa dan legislator oposisi mengatakan langkah itu hanya merupakan konsesi kecil, dan mereka tidak akan membuat mereka mundur dari lima tuntutan terhadap pemerintah Hong Kong.

Chan Tong-kai, 20 tahun, secara tidak sengaja memicu protes anti pemerintah yang telah berlangsung selama empat bulan di kota kelahirannya, Hong Kong, setelah dia dengan kejam membunuh pacarnya yang hamil di Taiwan tahun lalu. Karena kasus tersebut, kota semi-otonom dari pemerintah China, pada bulan Februari mengusulkan undang-undang yang akan memungkinkan warga Hongkong seperti Chan untuk diekstradisi ke China daratan untuk diadili di sana.

Langkah itu menyulut kemarahan di kota berpenduduk padat itu, yang sejak serah terima dari pemerintahan Inggris kei ke China pada tahun 1997, oleh Beijing diizinkan untuk beroperasi di bawah perjanjian œSatu Negara, Dua Sistem. Banyak warga merasa RUU ekstradisi yang diusulkan itu adalah langkah terlalu jauh ke arah pengaruh Beijing.

Karena itu protes mulai pecah pada bulan Juni, dan bentrokan dengan kekerasan terjadi antara pengunjuk rasa dan polisi. Tuntutan para pemrotes berubah menjadi jauh lebih besar dari rancangan undang-undang ekstradisi tersebut.

Kepala eksekutif kota Hong Kong, Carrie Lam, menangguhkan RUU itu pada bulan Juni, tetapi demonstrasi terus berlanjut, dan pengunjuk rasa dalam gerakan tanpa pemimpin itu menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah mereka. Tuntutan itu termasuk hak pilih universal, penyelidikan terhadap kekerasan polisi selama berlangsung protes, amnesti bagi para pemrotes dan penarikan penuh undang-undang ekstradisi.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Korea Utara Tidak Tertarik pada KTT Trump-Kim Lainnya
Friday, 10 July 2020 17:50 WIB

Korea Utara mengatakan kecil kemungkinan ada konferensi tingkat tinggi (KTT) lainnya dengan Amerika setelah Presiden AS Donald Trump minggu ini mengatakan terbuka untuk bertemu lagi dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Kantor berita milik pemerintah Korea Utara, KCNA, Jumat (10/7), melaporkan K...

WHO Bentuk Panel Independen untuk Evaluasi Respons Covid-19
Friday, 10 July 2020 10:45 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Kamis (9/7) menunjuk mantan Perdana Menteri Selandia Baru Helen Clark dan mantan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf untuk memimpin panel independen guna mengevaluasi tanggapan badan tersebut terhadap pandemi COVID-19. Berbicara kepada negara-negara anggota dari ...

Australia Akhiri Perjanjian Ekstradisi dengan Hong Kong
Thursday, 9 July 2020 23:31 WIB

Australia mengakhiri perjanjian ekstradisi dengan Hong Kong sebagai tanggapan atas undang-undang keamanan nasional baru yang diberlakukan di kota tersebut oleh China. Dalam mengumumkan langkah tersebut pada Kamis ini, Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan Canberra akan memperpanjang visa sement...

Kasus Covid-19 di AS Meningkat, Meski Kurva Kematian Mendatar
Thursday, 9 July 2020 17:09 WIB

Jumlah orang yang terinfeksi virus corona meningkat tajam di Amerika. Namun, jumlah orang yang meninggal tetap. Meskipun terdengar seperti kabar baik, para ahli memperingatkan agar tetap waspada. Jumlah kasus baru telah menunjukkan peningkatan yang stabil sejak pertengahan Juni. Rata-rata kasus se...

Facebook Hapus Akun Palsu Terkait Presiden Brazil
Thursday, 9 July 2020 10:50 WIB

Raksasa media sosial Facebook, Rabu (8/7), mengatakan telah menghapus puluhan akun yang terkait dengan pendukung atau karyawan Presiden Brazil Jair Bolsonaro sebagai bagian dari penyelidikan terhadap penyebaran berita palsu lewat internet. Nathaniel Gleicher, kepala kebijakan keamanan siber perusah...

ANOTHER NEWS
Saham AS Naik Pada Pembukaan Dengan Harapan Pengobatan Coronavirus
Friday, 10 July 2020 20:44 WIB Saham AS dibuka sedikit lebih tinggi pada hari Jumat, didukung oleh berita yang menggembirakan tentang pengobatan coronavirus. Dow Jones Industrial Average menguat 14 poin, 0,1%, dibuka di dekat level 25.720, sementara Indeks S&P 500 naik...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.