Ketua Parlemen Inggris Blokir Pemungutan Suara atas Persetujuan Brexit
Tuesday, 22 October 2019 10:34 WIB | GLOBAL |Global

Ketua Parlemen Inggris John Bercow Senin (21/10) memblokir Parlemen melakukan pemungutan suara atas persetujuan Brexit yang baru dicapai PM Boris Johnson dengan Uni Eropa. Ini merupakan kemunduran terbaru yang diderita PM Boris Johnson dalam perjuangannya untuk memimpin INggris keluar dari Uni Eropa.

Parlemen Inggris gagal mendukung rencana eksit Johnson pada Sabtu, dan Bercow mengatakan, usaha untuk melakukan pemungutan suara baru "tidak akan diperdebatkan hari ini karena itu berarti mengulang-ulang dan tidak tertib."

Johnson minggu lalu berhasil mencapai persetujuan dengan 27 negara Uni Eropa, tetapi parlemen menunda dukungan mereka untuk persetujuan itu sampai UU yang menguraikan persyaratan pemisahan Inggris dari Uni Eropa disetujui.

Johnson merencanakan mengusulkan langkah Brexit yang utama dari pemerintah pada Senin sore, disusul lebih banyak perdebatan dan pemungutan suara pada Selasa. Tetapi penentang Brexit mengatakan, mereka akan mencoba untuk menggagalkan rencana Johnson itu dengan amandemen sehingga pendukung Brexit tidak bisa menerimanya.

Tidak jelas apakah pemerintah punya suara dukungan cukup atau waktu untuk memberlakukan UU itu sebelum Inggris keluar dari Uni Eropa pada 31 Oktober.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Walikota Seoul Ditemukan Tewas, Diduga Bunuh diri
Friday, 10 July 2020 23:43 WIB

Polisi Korea Selatan mengatakan Walikota Seoul Park Won-soon ditemukan tewas Jumat pagi, seorang yang diduga bunuh diri. Tubuh pria 64 tahun ini ditemukan di dekat pintu masuk di gunung Bugaksan di Seoul persis tengah malam, beberapa jam setelah ia dilaporkan hilang pada Kamis. Sehari sebelumnya, ...

Korea Utara Tidak Tertarik pada KTT Trump-Kim Lainnya
Friday, 10 July 2020 17:50 WIB

Korea Utara mengatakan kecil kemungkinan ada konferensi tingkat tinggi (KTT) lainnya dengan Amerika setelah Presiden AS Donald Trump minggu ini mengatakan terbuka untuk bertemu lagi dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Kantor berita milik pemerintah Korea Utara, KCNA, Jumat (10/7), melaporkan K...

WHO Bentuk Panel Independen untuk Evaluasi Respons Covid-19
Friday, 10 July 2020 10:45 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Kamis (9/7) menunjuk mantan Perdana Menteri Selandia Baru Helen Clark dan mantan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf untuk memimpin panel independen guna mengevaluasi tanggapan badan tersebut terhadap pandemi COVID-19. Berbicara kepada negara-negara anggota dari ...

Australia Akhiri Perjanjian Ekstradisi dengan Hong Kong
Thursday, 9 July 2020 23:31 WIB

Australia mengakhiri perjanjian ekstradisi dengan Hong Kong sebagai tanggapan atas undang-undang keamanan nasional baru yang diberlakukan di kota tersebut oleh China. Dalam mengumumkan langkah tersebut pada Kamis ini, Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan Canberra akan memperpanjang visa sement...

Kasus Covid-19 di AS Meningkat, Meski Kurva Kematian Mendatar
Thursday, 9 July 2020 17:09 WIB

Jumlah orang yang terinfeksi virus corona meningkat tajam di Amerika. Namun, jumlah orang yang meninggal tetap. Meskipun terdengar seperti kabar baik, para ahli memperingatkan agar tetap waspada. Jumlah kasus baru telah menunjukkan peningkatan yang stabil sejak pertengahan Juni. Rata-rata kasus se...

ANOTHER NEWS
Saham Dow Berakhir Lebih Tinggi, Nasdaq Kembali Catat Rekor Penutupan
Saturday, 11 July 2020 03:29 WIB Saham AS berakhir lebih tinggi dalam perdagangan tipis Jumat ini, mendapat dorongan dari berita positif tentang pengobatan virus corona. Saham Dow Jones Industrial Average naik sekitar 369 poin, atau 1,4%, berakhir di dekat level 26.075, menurut...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.