Diplomat AS: Gedung Putih Tugaskan 'Trio Amigo' untuk Pimpin Kebijakan Ukraina
Thursday, 17 October 2019 03:50 WIB | GLOBAL |Global

Seorang pejabat tinggi Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan kepada penyelidik DPR bahwa pejabat-pejabat pemerintah memintanya untuk bersikap low profile terkait isu Ukraina. Sikap tersebut dibutuhkan untuk menghormati œtrio amigo yang mengambil alih kendali kebijakan luar negeri terhadap sekutu Amerika di Eropa Timur itu. Demikian dikatakan anggota Kongres dari Partai Demokrat, Gerald Connolly, Selasa (16/10).

Connolly mengatakan kepada para wartawan, George Kent menceritakan tentang pertemuan di Gedung Putih pada 23 Mei tersebut. Saat itu pejabat Kepala Staf Presiden Donald Trump, Mick Mulvaney, menugaskan tiga pejabat untuk bertanggung jawab atas urusan Ukraina. Mereka adalah Menteri Energi Rick Perry, Duta Besar AS untuk Uni Eropa Gordon Sondland, dan utusan AS untuk Ukraina Kurt Volker,

Kent bersaksi, œMereka menyebut diri mereka sendiri tiga amigo dan mengaku demikian di hadapan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pertemuan di Kyiv," kata Connolly.

Connolly menceritakan Kent juga mengatakan dalam kesaaksiannya bahwa pemerintahan Trump menahan bantuan militer ke Ukraina di saat ia juga menekan Zelensky untuk menyelidiki sebuah perusahaan yang terkait dengan putra saingan politiknya, Joe Biden.

Skandal Trump-Ukraina dimulai ketika seorang pelapor rahasia (whistleblower) dari kalangan intelijen menyatakan keprihatinannya kepada inspektur jenderal tentang pembicaraan telepon Trump pada tanggal 25 Juli dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy. Trump mendesak Ukraina melakukan penyelidikan atas tuduhan korupsi Biden, termasuk pekerjaan Hunter Biden dengan perusahaan energi Ukraina.

Trump menggambarkan pembicaraannya dengan Zelensky sebagai œsempurna dan menuduh DPR pimpinan Partai Demokrat melakukan penyelidikan yang mengada-ada.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Brazil Catat Rekor Baru Kematian Dalam Satu Hari Karena Virus Corona
Thursday, 4 June 2020 10:17 WIB

Brazil mengumumkan telah mencatat rekor kematian dalam satu hari akibat virus corona, Selasa (2/6). Kementerian kesehatan menyatakan telah mengukuhkan tambahan 1.262 kematian akibat COVID-19, membuat total kematian menjadi 31.199, dengan jumlah kasus terkonfirmasi sekarang mencapai 555.383, jumlah ...

Penduduk Asli Australia Menunjukkan Solidaritas Dengan Para Pemrotes AS
Wednesday, 3 June 2020 23:40 WIB

Ketika protes terjadi di Amerika Serikat, keluarga pribumi yang memiliki pengalaman buruk dengan penegak hukum mengatakan kebrutalan polisi adalah masalah serius di Australia. Penduduk asli Aborigin mencapai 3 persen dari total populasi, tetapi hampir sepertiga dari populasi penjara adalah penduduk ...

Kemarahan Global Meningkat atas Kematian George Floyd
Wednesday, 3 June 2020 18:31 WIB

Kemarahan meningkat di seluruh dunia pada kematian George Floyd, laki-laki Amerika keturunan Afrika yang meninggal minggu lalu setelah ditangkap oleh polisi di jalan kota di Minneapolis, Minnesota. Diplomat senior Uni Eropa, Josep Borrell di Brussels mengatakan kematian Floyd disebabkan oleh penyal...

Pemimpin Hong Kong Tuduh AS Gunakan 'Standar Ganda' Terkait Protes
Wednesday, 3 June 2020 09:15 WIB

Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam, mengatakan protes dengan kekerasan di Amerika Serikat merupakan contoh pemerintah negara asing yang menerapkan standar ganda bila berkenaan dengan pendekatan China dalam menumpas protes-protes anti-Beijing selama setahun ini. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo...

Korea Selatan Membuka Kembali Pengaduan WTO Atas Pembatasan Ekspor Jepang
Tuesday, 2 June 2020 23:35 WIB

Korea Selatan mengatakan akan membuka kembali keluhan terhadap Jepang di Organisasi Perdagangan Dunia atas kontrol ketat Tokyo atas ekspor bahan-bahan utama yang digunakan di sektor teknologi Korea Selatan. Seoul awalnya mengajukan keluhan September lalu setelah Tokyo mengeluarkan Korea Selatan dar...

ANOTHER NEWS
Minyak Turun Saat Kekhawatiran Pasokan Meningkat; Produsen Berselesih Tentang Pemangkasan
Thursday, 4 June 2020 10:30 WIB Harga minyak turun pada hari Kamis, membalikkan kenaikan di sesi sebelumnya, di tengah kekhawatiran bahwa pasokan akan naik jika produsen utama tidak dapat menyetujui untuk memperpanjang kedalaman pengurangan produksi yang telah mendukung kenaikan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.