Presiden Rusia Ingin Tingkatkan Hubungan dengan UAE
Tuesday, 15 October 2019 23:42 WIB | GLOBAL |Global

Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA) hari Selasa (15/10), sebagian bagian dari lawatannya ke Timur Tengah. Adapun tujuan lawatan tersebut adalah untuk memperkuat hubungan antara Moskow dan sekutu lama AS ini, di tengah-tengah ketegangan di Teluk Persia.

Putra mahkota Abu Dhabi yang berpengaruh, Pangeran Mohammed bin Zayed Al Nahyan, bertemu Putin di bandara dan bersamanya menuju istana Qasr Al Watan. Begitu mereka tiba, tentara berkuda mengapit limusin mereka sementara jet-jet militer terbang di atasnya dan meninggalkan jejak asap sewarna dengan bendera Rusia.

Demonstrasi bela diri, seperti yang diperlihatkan pada lawatan Paus Fransiskus Februari lalu, menunjukkan pentingnya lawatan pertama Putin sejak 2007 bagi UEA yang merupakan federasi tujuh emirat di Semenanjung Arab.

Sebagian lawatan itu semata-mata karena kepentingan bisnis. Warga Rusia semakin banyak yang mengunjungi Dubai untuk berbisnis dan berlibur di pantai-pantainya, begitu pula pengunjung Rusia di emirat-emirat lainnya.

Rusia dan negara-negara lainnya juga telah bergabung bersama OPEC dalam kelompok yang disebut OPEC+, memangkas produksi mereka untuk membantu mendongkrak harga. Harga minyak mentah dijual lebih dari 100 dolar per barel pada musim panas 2014 sebelum turun di bawah 30 dolar per barel pada Januari 2016. Pada Senin lalu, harga minyak mentah acuan Brent diperdagangkan sedikit di bawah AS$65 per barel.

Masalah situasi keamanan kawasan juga menjadi perhatian lainnya. Rusia telah bekerjasama dengan Iran mendukung Presiden Suriah yang terpojok Bashar al-Assad dalam perang berkepanjangan di negara itu. Meskipun menentang Assad pada awal konflik, UEA kini tampaknya menerima Assad tetap berkuasa. Abu Dhabi telah membuka kembali kedutaan besarnya di Damaskus dan mendorong dimulainya kembali hubungan bisnis.

Sementara itu, UEA berusaha meredakan ketegangan dengan Iran setelah keputusan Presiden Donald Trump untuk menarik keluar AS dari perjanjian nuklir Teheran dengan negara-negara berpengaruh dunia setahun silam.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Presiden Meksiko Siap Bertemu Presiden Trump di Washington
Tuesday, 7 July 2020 23:32 WIB

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump dalam lawatan resmi pertamanya ke Washington hari Rabu (8/7), sambil menunggu hasil tes virus coronanya. Lopez Obrador mengatakan, ia akan mengumumkan hasil tesnya hari Selasa (7/7), dan akan menjalani ...

TikTok akan Meninggalkan Hong Kong setelah Pengesahan UU Keamanan Baru-baru ini
Tuesday, 7 July 2020 17:11 WIB

TikTok mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka akan menghentikan operasi di Hong Kong, bergabung dengan perusahaan media sosial lainnya dengan hati-hati melihat konsekuensi dari undang-undang keamanan nasional yang diberlakukan minggu lalu. Kepergian aplikasi video pendek yang direncanakan dari Ho...

Diplomat AS di Hong Kong: UU Keamanan Baru Adalah Tragedi
Tuesday, 7 July 2020 10:48 WIB

Diplomat tertinggi AS di Hong Kong mengatakan, Senin (6/7), penerapan undang-undang keamanan baru di wilayah semi otonomi China itu merupakan sebuah tragedi. Undang-undang itu, menurutnya, mengikis kebebasan fundamental pusat finansial Asia itu dan menciptakan iklim penindasan dan sensor diri. œH...

Profesor Hukum China Pengkritik Presiden Xi Jinping Ditahan di Beijing
Monday, 6 July 2020 23:38 WIB

Seorang profesor hukum China yang telah menulis esai-esai kritis mengenai pemerintahan Presiden Xi Jinping dilaporkan telah ditahan di Beijing. Rekan-rekan Xu Zhangrun mengatakan penulis dan akademisi itu dibawa dari rumahnya Senin pagi (6/7) oleh lebih dari 12 polisi. The New York Times, mengutip ...

Wilayah di Spanyol Kembali Terapkan Lockdown
Monday, 6 July 2020 17:00 WIB

Salah Satu wliayah di Spanyol barat laut kembali memberlakukan karantina wilayah sepekan penuh karena pihak berwenang mengkhawatirkan wabah baru Covid-19, meskipun pemerintah federal telah mengakhiri karantina wilayah nasional. Para pejabat di La Marina di kawasan Galicia memberlakukan karantina te...

ANOTHER NEWS
Dolar Pertahankan Penguatan Saat Virus Menekan Kepercayaan
Wednesday, 8 July 2020 08:32 WIB Dolar pertahankan kenaikan pada hari Rabu karena kebangkitan virus corona di Amerika Serikat dan diberlakukannya kembali penguncian di beberapa negara mendorong permintaan safe-haven untuk mata uang AS. Sentimen risiko juga dirusak setelah pejabat...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.