35 orang Tewas setelah Topan Hagibis Menghantam Jepang
Monday, 14 October 2019 10:51 WIB | GLOBAL |Global

Puluhan ribu tim penyelamat bekerja pada Senin untuk menjangkau orang-orang yang terjebak oleh tanah longsor dan banjir di Jepang yang disebabkan oleh topan kuat yang telah menewaskan 35 orang, kata para pejabat dan media setempat.

Topan Hagibis pindah dari daratan pada hari Minggu pagi, tetapi sementara sebagian besar menghindari ibukota, itu meninggalkan jejak kehancuran di daerah sekitarnya.

Lebih dari 100.000 penyelamat - termasuk 31.000 tentara - mencakar puing-puing pada Minggu malam hingga Senin untuk menjangkau orang-orang yang terperangkap setelah hujan lebat menyebabkan tanah longsor dan banjir di sungai sampai mereka menghancurkan tepian mereka.

Kehancuran memaksa Piala Dunia Rugby yang diselenggarakan oleh Jepang untuk membatalkan beberapa pertandingan, sebagaimana tim nasional dikenal, mengangkat semangat dengan kemenangan 28-21 yang menakjubkan atas Skotlandia pada Minggu yang menempatkan mereka ke perempat final turnamen untuk pertama kalinya.

Pemerintah menyebutkan jumlah korban jiwa 14 orang, dengan 11 orang hilang, tetapi media setempat mengatakan setidaknya 35 orang telah tewas, dan sedikitnya 11 orang masih belum diketahui penyebabnya.

Sungai meluap di tepian mereka di dekat selusin lokasi - termasuk Nagano di Jepang tengah, tempat sebuah tanggul melanggar air dari sungai Chikuma yang mengalir ke lingkungan perumahan, membanjiri rumah-rumah hingga ke lantai dua.

Helikopter-helikopter militer dan pemadam kebakaran mengevakuasi orang-orang yang selamat dari atap dan balkon di beberapa lokasi, tetapi di Fukushima satu penyelamatan menjadi tragis ketika seorang wanita meninggal setelah jatuh dari jangkauan helikopter.

Di tempat lain, petugas penyelamat melakukan operasi kapal selama berjam-jam untuk mengevakuasi ratusan orang dari rumah pensiunan di Kawagoe, barat laut Tokyo, yang terendam banjir hingga lantai paling atas.

Sumber: VOA

RELATED NEWS

Tidak Perlu Checkout: Amazon Membuka Toko Kelontong Tanpa Kasir
Tuesday, 25 February 2020 23:49 WIB

Raksasa ritel daring ini membuka supermarket tanpa kasir pertamanya, pertanda terbaru bahwa Amazon serius mengguncang industri bahan makanan senilai $ 800 miliar. Di toko baru, yang dibuka Selasa di Seattle, pembeli dapat mengambil susu atau telur dan berjalan keluar tanpa memeriksa atau membuka do...

Kasus Virus Korona di Italia Dikonfirmasi Melebihi 200
Tuesday, 25 February 2020 19:30 WIB

Korban tewas di Italia akibat wabah virus Korona mencapai tujuh orang dengan lebih dari 200 kasus dikonfirmasi. Setidaknya 10 kota di utara berada dalam status isolasi dan tentara memastikan tidak ada yang masuk ataupun meninggalkan kota selama periode karantina. Pihak berwenang Italia bekerja sepa...

Pelopor Matematika Kulit Hitam AS, Katherine Johnson Meninggal
Tuesday, 25 February 2020 12:27 WIB

NASA mengumumkan Katherine Johnson, ahli matematika yang bekerja pada awal misi ruang angkasa NASA sekaligus pelopor perempuan kulit hitam AS tentang masalah angkasa yang telah diabadikan dalam film ˜Hidden Figures,™ telah meninggal dunia. Dalam cuitan Senin (24/2) pagi, badan antariksa AS itu ...

Kasus Coronavirus Pertama Afghanistan Dikonfirmasi
Monday, 24 February 2020 23:36 WIB

Para pejabat di Afghanistan, Senin, mengatakan seorang pasien yang baru-baru ini mengunjungi negara tetangganya Iran telah dites positif terkena virus korona dan sedang diisolasi di sebuah rumah sakit di provinsi perbatasan barat Herat. Pernyataan itu muncul ketika wabah penyakit itu, yang dikenal ...

Korea Selatan Umumkan Kasus Baru Infeksi Virus Korona
Monday, 24 February 2020 18:26 WIB

Korea Selatan, Senin (24/2), mengumumkan 161 penderita baru yang terinfeksi virus korona. Dengan demikian, total kasus virus korona di negara itu bertambah menjadi 763. Para pejabat juga mengafirmasi dua kematian lagi, sehingga jumlah korban meninggal dunia menjadi tujuh. Sebelum kasus-kasus baru ...

ANOTHER NEWS
Bursa Saham Hong Kong Ditutup Dengan Kenaikan (Review)
Wednesday, 26 February 2020 04:23 WIB Saham-saham Hong Kong mengakhiri penurunan tiga hari berturut-turut pada hari Selasa untuk berakhir dengan keuntungan kecil pada aksi bargain buying, tetapi para investor tetap gelisah atas kekhawatiran pandemi virus korona. Indeks Hang Seng naik...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.