Pakar: Prospek Pembicaraan dengan Korea Utara Makin Redup
Wednesday, 9 October 2019 16:06 WIB | GLOBAL |Global

Ketidakseriusan Korea Utara untuk menuju denuklirisasi dan tuntutannya atas konsesi lebih besar dari Amerika membuat prospek pembicaraan tingkat kerja secara serius dengan Washington suram, demikian kata pakar.

œSaya rasa tidak ada prospek banyak untuk kemajuan nyata dalam pelucutan senjata nuklir Korea Utara, kata Robert Manning, seorang peneliti senior di Atlantic Council.

œMungkin saja Kim Jong Un akan memerintahkan tim perundingnya untuk kembali ke meja perundingan, melakukan beberapa sesi lagi, sehingga ada kesan keseriusan dari pihak mereka.

Pembicaraan tingkat kerja yang sudah lama tertunda antara Washington dan Pyongyang dimulai kembali Sabtu (5/10) di Stockholm. Pembicaraan tersebut berakhir tanpa kemajuan.

Evans Revere, mantan pejabat Deplu yang pernah berunding dengan Korea Utara, berpendapat, pembicaraan gagal karena Pyongyang bermaksud menolak tawaran Amerika dan menuntut konsesi lebih besar.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

New York Times Dedikasikan Halaman Depan untuk œKorban Covid-19 yang Tak Ternilai
Wednesday, 27 May 2020 00:26 WIB

Jumlah korban meninggal akibat virus corona di Amerika diperkirakan akan melampaui angka 100.000 orang dalam beberapa hari ke depan. Untuk menandai hal itu, halaman depan edisi cetak suratkabar New York Times hari Minggu (24/5) hanya akan diisi dengan nama korban yang meninggal akibat penyakit ini d...

Pemimpin Hong Kong Mengatakan Hukum Keamanan yang Kontroversial tidak Perlu dikhawatirkan
Tuesday, 26 May 2020 17:35 WIB

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengatakan kebebasan dasar kota itu tidak akan dilanggar oleh undang-undang keamanan baru untuk kota semi-otonom yang diusulkan oleh Beijing. Usulan undang-undang itu, yang diresmikan pekan lalu selama sidang kongres nasional China, akan mencegah dan menghukum tindakan...

Sekolah, Kantor Dibuka, New South Wales Bersiap Hadapi Kekacauan
Tuesday, 26 May 2020 11:23 WIB

Negara bagian terpadat di Australia pada Senin (25/5) mengerahkan ratusan staf pengendali keramaian untuk menegakkan aturan pembatasan sosial di transportasi umum. Lonjakan penumpang diperkirakan akan terjadi sementara sekolah-sekolah dan perkantoran dibuka kembali dan jumlah kasus virus corona berk...

AS Peringati 'Memorial Day', Korban Covid-19 Dekati 100 Ribu
Monday, 25 May 2020 18:51 WIB

Senin ini (25/5) adalah "Memorial Day" (Hari Pahlawan) di AS, hari untuk menghormati ratusan ribu tentara AS yang mengorbankan jiwa bagi negara. Bendera dikibarkan setengah tiang di berbagai penjuru negeri pada hari Senin untuk memperingati para tentara itu. Atas perintah presiden Donald Trump, ben...

Menlu China Memperingatkan Pihak Asing yang Memberi Gangguan Pada Hong Kong
Monday, 25 May 2020 14:02 WIB

Menteri Luar Negeri China Wang Yi memperingatkan Barat dan para pemain lainnya bahwa "tidak ada campur tangan eksternal akan ditoleransi" karena Beijing mempertimbangkan undang-undang keamanan baru di dalam semi-otonom Hong Kong. "Campur tangan asing yang melanggar hukum berlebihan dalam urusan Hon...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong berakhir naik tajam (Review)
Wednesday, 27 May 2020 03:32 WIB Saham Hong Kong menguat pada Selasa karena kekhawatiran atas undang-undang keamanan Cina yang kontroversial yang diusulkan untuk kota itu dibayangi oleh harapan untuk ekonomi global karena pemerintah terus mengurangi pembatasan lockdown. Indeks...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.