Trump Kecam Globalisme, Kembali Tekan Iran
Wednesday, 25 September 2019 10:34 WIB | GLOBAL |GlobalIran,

Menghadapi meningkatnya seruan pemakzulan dirinya, Presiden Amerika Donald Trump hari Selasa (24/9) berbicara di sidang Majelis Umum PBB. Ia kembali menyampaikan pembelaannya tentang pentingnya semangat nasionalisme dan menjaga kedaulatan Amerika, termasuk menggalang tanggapan multi-nasional terhadap peningkatan agresi dari Iran.

Trump menyerukan kepada para pemimpin dunia untuk memprioritaskan negara mereka masing-masing dengan memperkuat penjagaan di perbatasan dan melakukan perjanjian perdagangan bilateral, menolak organisasi dan aliansi transnasional yang luas.

Trump juga mendorong pentingnya mengedepankan kebebasan berpendapat dan beragama.

Dalam bagian lain pidatonya, Presiden Trump memusatkan perhatian pada kepentingan nasional Amerika. Ia mengatakan keamanan negara telah diusik oleh ancaman Iran, dan mengingatkan Iran untuk menghentikan agresinya terhadap sekutu-sekutu Amerika di Timur Tengah.

Ketika spekulasi soal apakah Trump akan bertemu dengan Presiden Iran Hassan Rouhani dalam sidang Majelis Umum PBB di New York memuncak, Trump meningkatkan terwujudnya kemungkinan itu dengan mengatakan œAmerika tidak pernah percaya adanya musuh abadi. Kita perlu mitra, bukan musuh.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Masa Depan Brexit Dipertaruhkan pada Pemilu Inggris
Thursday, 12 December 2019 23:59 WIB

Rakyat Inggris memberikan suara mereka, Kamis (12/12), pada pemilu dini yang kemungkinan akan menghasilkan resolusi yang sudah lama ditunggu-tunggu menyangkut Brexit “ keluarnya Inggris dari Uni Eropa sesuai hasil referendum tahun 2016. PM Inggris Boris Johnson memfokuskan kampanyenya pada slogan...

Turki Ancam Balas AS Kalau Terapkan Sanksi Baru
Thursday, 12 December 2019 10:52 WIB

Pemerintah Turki mengancam akan mengambil tindakan balasan kalau Amerika menjalankan sanksi-sanksi baru atasnya. Peringatan ini dikeluarkan ketika Senat Amerika sedang bersiap-siap mengadakan pemungutan suara menentang Turki karena membeli sistem pertahanan rudal buatan Rusia. œAnggota Kongres A...

Seismolog Selandia Baru Khawatir akan Letusan Baru di Gunung Api
Thursday, 12 December 2019 00:16 WIB

Pihak berwenang Selandia Baru, mengatakan pada Rabu, situasi di Pulau Putih masih tidak memungkinkan mereka untuk mengirimkan tim-tim SAR untuk mengambil jenazah para korban tewas akibat letusan gunung berapi di sana, Senin lalu. Badan pengawas aktivitas gempa Selandia Baru, GeoNet, mengatakan, ada...

Aung San Suu Kyi Hadir di Pengadilan Den Haag Ketika Myanmar Dituduh Melakukan Genosida
Wednesday, 11 December 2019 18:27 WIB

Penasihat negara Myanmar, pemenang hadiah Nobel, Aung San Suu Kyi, hadir di Mahkamah Internasional di Den Haag, Selasa untuk membela pemerintahnya dari tuduhan genosida. Militer Myanmar dituduh melakukan kampanye pembunuhan massal, pemerkosaan dan penyiksaan terhadap komunitas Muslim Rohingya pada ...

Inggris Bersiap Pemilu, Perjuangan Berat Brexit Diperkirakan Berlanjut
Wednesday, 11 December 2019 11:01 WIB

Para pemimpin politik Inggris melakukan persiapan terakhir menjelang pemilihan umum pada Kamis (12/12), yang didominasi oleh masalah keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Sebuah laporan baru dari kelompok analis, The UK in a Changing Europe di Kings College London, menyimpulkan bahwa baik partai Konser...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Berakhir Dengan Kenaikan Tajam (Review)
Friday, 13 December 2019 04:33 WIB Saham-saham Hong Kong melonjak lebih dari satu persen pada Kamis ini setelah Federal Reserve mengindikasikan akan membiarkan suku bunga tidak berubah tahun depan, sementara investor mengawasi pembicaraan perdagangan China-AS. Indeks Hang Seng naik...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.