Polisi Tangkap Ratusan Demonstran di Mesir
Monday, 23 September 2019 23:40 WIB | GLOBAL |Global

Sejumlah pengacara HAM Mesir mengatakan pasukan keamanan menangkap ratusan orang menyusul protes-protes anti-pemerintah yang jarang terjadi dan dalam skala kecil.

Aksi protes itu berlangsung di beberapa kota Mesir, termasuk ibukota, Kairo, pada akhir pekan lalu, dan menyerukan agar Presiden Abdel-Fattah el-Sissi untuk mundur.

Semua demonstrasi itu segera dibubarkan polisi.

Aksi-aksi protes jalanan ini mengejutkan banyak pihak. Selama beberapa tahun terakhir, demonstrasi relatif tidak pernah terjadi di Mesir, menyusul tindakan-tindakan keras yang diberlakukan el-Sissi.

Dua pengacara HAM terkenal, Malek Adly dan Khaled el-Masry, mengatakan, pasukan keamanan telah menangkap sedikitnya 400 orang di Kairo dan beberapa kota lain di negara itu.

El-Masry mengatakan, pihak berwenang telah menginterogasi sedikitnya 220 orang atas tuduhan berpartisipasi dalam aktivitas yang diselenggarakan kelompok terlarang Ikhwanul Muslimin dan menyebarkan berita bohong.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Penembakan di Milwaukee, Enam Tewas
Thursday, 27 February 2020 13:11 WIB

Seorang penembak di Milwaukee, Wisconsin, Rabu (26/2), membunuh lima orang sebelum bunuh diri di tempat pembuatan bir Molson Coors. Polisi mengidentifikasi penembak sebagai seorang laki-laki berusia 51 tahun, tetapi belum mengungkapkan nama pelaku dan korban hingga keluarga mereka diberitahu. Belu...

WHO Desak Semua Negara Bersiap Tanggapi Virus Korona
Wednesday, 26 February 2020 23:13 WIB

Sementara China melaporkan terjadinya perlambatan laju pertambahan kasus baru virus korona, para pejabat kesehatan dunia memuji respon negara itu dan mengingatkan pemerintah-pemerintah lainnya untuk bersiap secara agresif menanggapi kasus-kasus virus itu di negara masing-masing. Sejumlah pejabat ke...

Mantan Penguasa Mesir Hosni Mubarak Tutup Usia
Wednesday, 26 February 2020 16:11 WIB

Pemimpin yang lama berkuasa di Mesir, Hosni Mubarak, meninggal dunia pada usia 91 tahun. Kematiannya diberitakan hari Selasa (25/2) oleh televisi pemerintah. Mubarak berkuasa di Mesir selama hampir 30 tahun, sebelum disingkirkan dari jabatannya pada 2011, setelah protes rakyat selama 18 hari. Dia ...

Trump: AS 'Hampir Sampai' pada Kesepakatan Damai di Afghanistan
Wednesday, 26 February 2020 11:54 WIB

Presiden Amerika Donald Trump mengatakan pemerintahannya bergerak lebih dekat ke kesepakatan damai dengan Taliban di Afghanistan, dan mengatakan gencatan senjata untuk pengurangan kekerasan selama seminggu di seluruh negeri dengan kelompok pemberontak itu dipatuhi œsejauh ini, begitu baik. ...

Tidak Perlu Checkout: Amazon Membuka Toko Kelontong Tanpa Kasir
Tuesday, 25 February 2020 23:49 WIB

Raksasa ritel daring ini membuka supermarket tanpa kasir pertamanya, pertanda terbaru bahwa Amazon serius mengguncang industri bahan makanan senilai $ 800 miliar. Di toko baru, yang dibuka Selasa di Seattle, pembeli dapat mengambil susu atau telur dan berjalan keluar tanpa memeriksa atau membuka do...

ANOTHER NEWS
Penembakan di Milwaukee, Enam Tewas
Thursday, 27 February 2020 13:11 WIB Seorang penembak di Milwaukee, Wisconsin, Rabu (26/2), membunuh lima orang sebelum bunuh diri di tempat pembuatan bir Molson Coors. Polisi mengidentifikasi penembak sebagai seorang laki-laki berusia 51 tahun, tetapi belum mengungkapkan nama pelaku...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.