Iran Akan Bebaskan Tanker Inggris
Monday, 23 September 2019 17:00 WIB | GLOBAL |Global

Tanker minyak Inggris yang disita Iran pada Juli akan segera dibebaskan, kata kantor berita setengah resmi, Fars, Minggu (22/9).

Stena Impero dan para awaknya disita oleh Garda Revolusioner Iran di Selat Hormuz karena diduga melakukan pelanggaran maritim hanya beberapa minggu setelah pasukan Inggris menyita tanker minyak Iran di lepas pantai Gibraltar.

Inggris menuduh Iran berusaha menjual minyak, sesuatu yang melanggar sanksi internasional yang dijatuhkan pada Teheran. Gibraltar membebaskan tanker itu bulan lalu.

Kepala perusahaan Swedia yang memiliki Stena Impero, mengatakan kepada lembaga penyiaran publik Swedia, SVT, bahwa tanker itu mungkin akan dibebaskan dalam beberapa jam.

"Kami telah menerima informasi pagi ini bahwa sepertinya mereka akan membebaskan kapal Stena Impero dalam beberapa jam. Kami memahami bahwa keputusan politik untuk membebaskan kapal itu telah diambil" kata Erik Hanell.

Kepala Organisasi Pelabuhan dan Maritim Iran di Provinsi Hormozgan, Allahmorad Afifipour, mengatakan kepada Fars bahwa proses untuk mengijinkan tanker memasuki perairan internasional telah dimulai tapi bahwa kasus hukum atas kapal itu masih belum tuntas.

Dia tidak merilis informasi lain mengenai tanker itu.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Demonstran Pro-Demokrasi Serukan Sanksi Perdagangan atas Hong Kong
Wednesday, 16 October 2019 18:01 WIB

Pendukung gerakan pro-demokrasi di Hong Kong mendesak Kongres Amerika untuk meloloskan RUU hak azasi yang bisa memicu dilancarkannya sanksi-sanksi perdagangan atas pusat keuangan internasional di Hong Kong. Tapi para pengecam mengatakan, tindakan itu akan mengakibatkan lebih banyak kerugian dari pad...

Erdogan Tetap Bertentangan dalam Menghadapi Sanksi AS
Wednesday, 16 October 2019 10:56 WIB

Sanksi AS terhadap Turki atas serangan militernya terhadap Suriah diberhentikan oleh kepemimpinan politik di Ankara, ketika pasar keuangan mengabaikan langkah-langkah tersebut. Sanksi diumumkan terhadap pejabat Turki pada hari Senin karena negosiasi kesepakatan perdagangan 100 miliar dolar berakhir...

Presiden Rusia Ingin Tingkatkan Hubungan dengan UAE
Tuesday, 15 October 2019 23:42 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA) hari Selasa (15/10), sebagian bagian dari lawatannya ke Timur Tengah. Adapun tujuan lawatan tersebut adalah untuk memperkuat hubungan antara Moskow dan sekutu lama AS ini, di tengah-tengah ketegangan di Teluk Persia. Putra mahkota Abu ...

Korea Utara Minta Banyak Konsesi dari AS sebelum Lanjutkan Perundingan
Tuesday, 15 October 2019 18:32 WIB

Korea Utara menuntut supaya Amerika melakukan semuanya sebelum Korea Utara mau memberikan konsesi apapun, kata Duta Besar AS untuk Korea Selatan Harry Harris dalam wawancara yang diterbitkan hari Senin (14/11). Komentar Harris yang dimuat dalam harian Korea Selatan Dong Il-bo adalah reaksi pe...

Rusia Memperketat Kebebasan pada pengguna Internet
Tuesday, 15 October 2019 10:57 WIB

Rancangan undang-undang baru yang akan diajukan bulan depan kepada Majelis Rendah Rusia akan memperketat peraturan tentang penggunaan internet, komputer, dan tablet serta peralatan lain untuk mengakses jaringan internet itu. Rancangan UU itu juga mencakup identifikasi semua pengguna email dan dihar...

ANOTHER NEWS
Saham AS Bervariasi saat Tengah Hari seiring Ketegangan yang Berlarut Di Hongkong
Wednesday, 16 October 2019 23:52 WIB Saham AS sedikit berubah pada pertengahan hari Rabu ini, karena ketegangan antara AS dan China atas protes Hong Kong membebani upaya untuk menyelesaikan kesepakatan perdagangan, dan setelah laporan penjualan ritel yang lemah mengimbangi laporan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.