Trump Klaim AS Capai Kesepakatan Perdagangan dengan Jepang
Wednesday, 18 September 2019 10:44 WIB | GLOBAL |Global

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Senin (16/9) bahwa Washington telah mencapai kesepakatan perdagangan dengan Tokyo. Hal tersebut dapat dilakukan tanpa persetujuan kongres.

Dalam suratnya kepada Kongres AS yang dirilis oleh Gedung Putih, Trump mengatakan bahwa ia bermaksud untuk membuat perjanjian tentang hambatan tarif dan perdagangan digital "dalam beberapa minggu mendatang".

Selain itu, Trump juga memberitahu anggota parlemen bahwa kesepakatan tarif akan dibuat berdasarkan undang-undang perdagangan. Ini adalah sebuah ketentuan yang memungkinkan Presiden AS untuk melakukan pengurangan tarif timbal balik dengan proklamasi atau tanpa persetujuan kongres.

"Selain itu, saya juga akan menandatangani Perjanjian Eksekutif dengan Jepang tentang perdagangan digital," kata Trump dalam surat itu.

Berita yang dilansir dari Reuters mengatakan, kesepakatan melalui "jalur cepat" tidak akan membutuhkan persetujuan kongres. Pemerintahan Trump tahun lalu memberi tahu kongres bahwa mereka akan melakukan negosiasi dengan Jepang berdasarkan metode ini.

Meski demikian Trump tidak menjelaskan apakah ia telah setuju atau belum untuk mengenakan tarif impor pada kendaraan dan suku cadang mobil asal Jepang. Tokyo sendiri ingin bernegosiasi dengan Washington agar terhindar dari kebijakan kenaikan tarif impor sebesar 25%.

"Pada tahap akhir, kami berencana untuk mengkonfirmasi ulang bahwa 232 tidak akan dikenakan," Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi, negosiator utama Jepang, mengatakan pada konferensi pers reguler di Tokyo pada hari Selasa.

Trump dan Perdana Menteri Shinzo Abe pada bulan Agustus mengumumkan kesepakatan yang mencakup pengurangan tarif pada barang-barang pertanian dan industri, tetapi tidak untuk mobil.

Seorang juru bicara Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer tidak dapat segera dihubungi untuk mengomentari surat dan kesepakatan dagang tersebut.

Trump dan Abe mengatakan pada KTT G7 di Prancis bahwa mereka berharap untuk menandatangani perjanjian di Majelis Umum PBB bulan ini di New York.

Surat Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat akan melanjutkan negosiasi perdagangan lebih lanjut dengan Jepang.

Para pejabat industri teknologi AS mengatakan mereka berharap perjanjian perdagangan digital dengan Jepang akan selaras dengan ketentuan dalam Perjanjian AS-Meksiko-Kanada (USMCA) yang baru, yang mengikuti model AS untuk pengembangan internet.

Ketentuan USMCA bertujuan untuk memastikan aliran data lintas batas yang bebas tanpa pajak, melarang persyaratan pelokalan server data, dan membatasi kemampuan pemerintah untuk meminta pengungkapan kode sumber oleh perusahaan yang mereka atur.

Bagi Trump, penandatanganan bahkan perjanjian perdagangan parsial dengan Jepang yang sebagian besar berpusat pada pertanian, akan memberikan sedikit bantuan kepada petani AS. Para petani telah terpukul oleh perang dagang 14 bulan dengan Cina dan kehilangan pangsa pasar.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Demonstran Pro-Demokrasi Serukan Sanksi Perdagangan atas Hong Kong
Wednesday, 16 October 2019 18:01 WIB

Pendukung gerakan pro-demokrasi di Hong Kong mendesak Kongres Amerika untuk meloloskan RUU hak azasi yang bisa memicu dilancarkannya sanksi-sanksi perdagangan atas pusat keuangan internasional di Hong Kong. Tapi para pengecam mengatakan, tindakan itu akan mengakibatkan lebih banyak kerugian dari pad...

Erdogan Tetap Bertentangan dalam Menghadapi Sanksi AS
Wednesday, 16 October 2019 10:56 WIB

Sanksi AS terhadap Turki atas serangan militernya terhadap Suriah diberhentikan oleh kepemimpinan politik di Ankara, ketika pasar keuangan mengabaikan langkah-langkah tersebut. Sanksi diumumkan terhadap pejabat Turki pada hari Senin karena negosiasi kesepakatan perdagangan 100 miliar dolar berakhir...

Presiden Rusia Ingin Tingkatkan Hubungan dengan UAE
Tuesday, 15 October 2019 23:42 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA) hari Selasa (15/10), sebagian bagian dari lawatannya ke Timur Tengah. Adapun tujuan lawatan tersebut adalah untuk memperkuat hubungan antara Moskow dan sekutu lama AS ini, di tengah-tengah ketegangan di Teluk Persia. Putra mahkota Abu ...

Korea Utara Minta Banyak Konsesi dari AS sebelum Lanjutkan Perundingan
Tuesday, 15 October 2019 18:32 WIB

Korea Utara menuntut supaya Amerika melakukan semuanya sebelum Korea Utara mau memberikan konsesi apapun, kata Duta Besar AS untuk Korea Selatan Harry Harris dalam wawancara yang diterbitkan hari Senin (14/11). Komentar Harris yang dimuat dalam harian Korea Selatan Dong Il-bo adalah reaksi pe...

Rusia Memperketat Kebebasan pada pengguna Internet
Tuesday, 15 October 2019 10:57 WIB

Rancangan undang-undang baru yang akan diajukan bulan depan kepada Majelis Rendah Rusia akan memperketat peraturan tentang penggunaan internet, komputer, dan tablet serta peralatan lain untuk mengakses jaringan internet itu. Rancangan UU itu juga mencakup identifikasi semua pengguna email dan dihar...

ANOTHER NEWS
Saham AS Bervariasi saat Tengah Hari seiring Ketegangan yang Berlarut Di Hongkong
Wednesday, 16 October 2019 23:52 WIB Saham AS sedikit berubah pada pertengahan hari Rabu ini, karena ketegangan antara AS dan China atas protes Hong Kong membebani upaya untuk menyelesaikan kesepakatan perdagangan, dan setelah laporan penjualan ritel yang lemah mengimbangi laporan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.