Trump: AS 'Siap Tempur' untuk Balas Serangan Minyak Saudi
Monday, 16 September 2019 17:05 WIB | GLOBAL |Global

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan pasukan AS 'siap tempur' untuk membalas serangan terhadap salah satu ladang minyak terbesar Arab Saudi dan fasilitas minyak mentah terbesar di dunia itu.

"Ada alasan untuk percaya bahwa kita tahu pelakunya," ujar Trump dalam cuitan di Twitter Minggu malam (15/9). Ia menambahkan ia sedang menunggu informasi dari Saudi tentang siapa yang mereka yakini berada di balik serangan dan "berdasar ketentuan apa kita akan melancarkan serangan."

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo berkicau di Twitter. Dalam kicauannya, ia mengatakan, "Iran kini telah meluncurkan serangan yang belum pernah terjadi terhadap pasokan energi dunia." Mereka juga dinilai mengabaikan klaim tanggung jawab pemberontak Houthi, yang didukung Iran dan mengatakan mereka melakukan serangan tersebut dengan menggunakan drone.

Iran menyebut tuduhan bahwa negara itu pelaku serangan sebagai "kebohongan maksimum."

Kemungkinan sasaran Iran untuk Amerika atau Arab Saudi adalah kilang dan fasilitas minyak penting," ujar Ali Shihabi, pendiri the Arabia Foundation, kepada VOA.

Shihabi mengatakan, terlepas dari tweet Trump, ini bukan tentang Riyadh yang "memutuskan", bahwa tindakan apa pun yang dilakukan Saudi "sebagai pembalasan di seluruh Teluk akan memaparkan pasukan dan fasilitas AS ke serangan Iran, sehingga harus berkoordinasi dengan AS"

Sarjana Institut Studi Internasional Middlebury Jeffrey Lewis mengatakan Trump menyerahkan keputusan kepada Saudi.

Lewis, penerbit pendiri blog Arms Control Wonk, mengatakan kepada VOA presiden AS "jelas meninggalkan dirinya sendiri" - sehingga ia dapat menyatakan bahwa ia "ingin membalas, tetapi orang Saudilah yang mengatakan tidak." Lewis menambahkan bahwa Trump "suka berbicara keras dan saya tidak bisa mengesampingkan sesuatu yang simbolis, tapi saya tidak berpikir dia punya keinginan untuk memulai perang."

Sumber: VOA

RELATED NEWS

AS Peringati 'Memorial Day', Korban Covid-19 Dekati 100 Ribu
Monday, 25 May 2020 18:51 WIB

Senin ini (25/5) adalah "Memorial Day" (Hari Pahlawan) di AS, hari untuk menghormati ratusan ribu tentara AS yang mengorbankan jiwa bagi negara. Bendera dikibarkan setengah tiang di berbagai penjuru negeri pada hari Senin untuk memperingati para tentara itu. Atas perintah presiden Donald Trump, ben...

Menlu China Memperingatkan Pihak Asing yang Memberi Gangguan Pada Hong Kong
Monday, 25 May 2020 14:02 WIB

Menteri Luar Negeri China Wang Yi memperingatkan Barat dan para pemain lainnya bahwa "tidak ada campur tangan eksternal akan ditoleransi" karena Beijing mempertimbangkan undang-undang keamanan baru di dalam semi-otonom Hong Kong. "Campur tangan asing yang melanggar hukum berlebihan dalam urusan Hon...

Keluarga mantan tangan kanan pangeran Saudi yang melarikan diri ke Kanada kini 'menjadi target'
Monday, 25 May 2020 12:03 WIB

Seorang pejabat senior keamanan Saudi yang selama bertahun-tahun merupakan perantara utama MI6 Inggris dan agen mata-mata Barat lainnya di Arab Saudi, kini dipersekusi bersama keluarganya, ujar mantan pejabat intelijen negara Barat. Dr Saad al-Jabri, yang membantu menggagalkan rencana bom al-Qaeda ...

Jepang Cabut Situasi Darurat di 3 Prefektur
Friday, 22 May 2020 23:54 WIB

Jepang berencana mencabut situasi darurat untuk tiga prefektur lagi sementara jumlah kasus baru virus corona telah berkurang. Menteri Ekonomi Yasutoshi Nishimura, Kamis (21/5) di Tokyo mengatakan sekelompok pakar telah menyetujui rencana untuk mencabut situasi darurat yang diberlakukan untuk prefek...

AS keberatan dengan Usulan Hukum China untuk Membatasi Oposisi Hong Kong
Friday, 22 May 2020 17:48 WIB

Amerika Serikat memperingatkan Cina pada hari Kamis terhadap setiap langkah untuk melemahkan otonomi Hong Kong menyusul laporan bahwa parlemen China akan mengusulkan undang-undang keamanan nasional untuk wilayah tersebut dalam menanggapi protes pro-demokrasi yang sering berubah menjadi kekerasan. "...

ANOTHER NEWS
AS Peringati 'Memorial Day', Korban Covid-19 Dekati 100 Ribu
Monday, 25 May 2020 18:51 WIB Senin ini (25/5) adalah "Memorial Day" (Hari Pahlawan) di AS, hari untuk menghormati ratusan ribu tentara AS yang mengorbankan jiwa bagi negara. Bendera dikibarkan setengah tiang di berbagai penjuru negeri pada hari Senin untuk memperingati para...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.