Demonstran Hong Kong Bentrok dengan Polisi
Monday, 16 September 2019 10:47 WIB | GLOBAL |Global

Pemrotes anti-pemerintah lagi-lagi bentrok dengan polisi di Hong Kong pada Minggu (15/9), dan kali ini demonstran melempar batu dan bom Molotov ke arah penegak hukum yang menanggapi dengan tembakan gas air mata dan air berwarna biru yang disemprotkan dari meriam air.

Sebagian dari ribuan pemrotes melempar batu bata ke arah polisi di luar pangkalan Tentara Pembebasan China, merobek dan membakar spanduk peringatan ulang tahun ke 70 pembentukan Republik Rakyat China pada 1 Oktober.

Polisi dalam sebuah pernyataan mengatakan, œPemrotes yang radikal kini sedang menduduki Hartcourt Road di Admiralty, merusak kantor-kantor Pemerintah, dan berulangkali melemparkan bom bensin ke dalam (gedung-gedung itu).

Beberapa pemrotes yang dikejar polisi, melakukan pembakaran di jalan, dan memblokir jalan-jalan di pusat kota.

Pihak berwenang secara cepat memadamkan api dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan demonstran. Air berwarna biru yang disemprotkan dari meriam air dimaksudkan untuk memudahkan pihak berwenang mengidentifikasi pelanggar hukum.

Ini merupakan hari ke 99 protes itu berlangsung sepanjang musim panas dan ditujukan untuk memperjuangkan demokrasi di teritori China itu.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

AS Peringati 'Memorial Day', Korban Covid-19 Dekati 100 Ribu
Monday, 25 May 2020 18:51 WIB

Senin ini (25/5) adalah "Memorial Day" (Hari Pahlawan) di AS, hari untuk menghormati ratusan ribu tentara AS yang mengorbankan jiwa bagi negara. Bendera dikibarkan setengah tiang di berbagai penjuru negeri pada hari Senin untuk memperingati para tentara itu. Atas perintah presiden Donald Trump, ben...

Menlu China Memperingatkan Pihak Asing yang Memberi Gangguan Pada Hong Kong
Monday, 25 May 2020 14:02 WIB

Menteri Luar Negeri China Wang Yi memperingatkan Barat dan para pemain lainnya bahwa "tidak ada campur tangan eksternal akan ditoleransi" karena Beijing mempertimbangkan undang-undang keamanan baru di dalam semi-otonom Hong Kong. "Campur tangan asing yang melanggar hukum berlebihan dalam urusan Hon...

Keluarga mantan tangan kanan pangeran Saudi yang melarikan diri ke Kanada kini 'menjadi target'
Monday, 25 May 2020 12:03 WIB

Seorang pejabat senior keamanan Saudi yang selama bertahun-tahun merupakan perantara utama MI6 Inggris dan agen mata-mata Barat lainnya di Arab Saudi, kini dipersekusi bersama keluarganya, ujar mantan pejabat intelijen negara Barat. Dr Saad al-Jabri, yang membantu menggagalkan rencana bom al-Qaeda ...

Jepang Cabut Situasi Darurat di 3 Prefektur
Friday, 22 May 2020 23:54 WIB

Jepang berencana mencabut situasi darurat untuk tiga prefektur lagi sementara jumlah kasus baru virus corona telah berkurang. Menteri Ekonomi Yasutoshi Nishimura, Kamis (21/5) di Tokyo mengatakan sekelompok pakar telah menyetujui rencana untuk mencabut situasi darurat yang diberlakukan untuk prefek...

AS keberatan dengan Usulan Hukum China untuk Membatasi Oposisi Hong Kong
Friday, 22 May 2020 17:48 WIB

Amerika Serikat memperingatkan Cina pada hari Kamis terhadap setiap langkah untuk melemahkan otonomi Hong Kong menyusul laporan bahwa parlemen China akan mengusulkan undang-undang keamanan nasional untuk wilayah tersebut dalam menanggapi protes pro-demokrasi yang sering berubah menjadi kekerasan. "...

ANOTHER NEWS
AS Peringati 'Memorial Day', Korban Covid-19 Dekati 100 Ribu
Monday, 25 May 2020 18:51 WIB Senin ini (25/5) adalah "Memorial Day" (Hari Pahlawan) di AS, hari untuk menghormati ratusan ribu tentara AS yang mengorbankan jiwa bagi negara. Bendera dikibarkan setengah tiang di berbagai penjuru negeri pada hari Senin untuk memperingati para...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.