Putri Saudi Didapati Bersalah Karena Memukuli Pekerja di Prancis
Friday, 13 September 2019 11:12 WIB | GLOBAL |Global

Saudara perempuan Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dinyatakan bersalah di Prancis karena menganiaya seorang tukang ledeng dan ditawan di apartemennya di Paris.

Putri Hassa binti Salman, yang diadili di absentia, dihukum 10 bulan pada hari Kamis dan didenda $ 11.000 atas tuduhan kekerasan bersenjata dan keterlibatan untuk menahan seseorang dari kehendak mereka.

Satu-satunya anak perempuan Raja Arab Saudi, King Salman, menurut keterangan  beliau menjadi marah ketika dia mengira tukang ledeng, warga negara Prancis kelahiran Mesir Ashraf Eid, telah memotretnya di dalam rumahnya.

Ashraf Eid dipanggil untuk memperbaiki wastafel di kamar mandi putri pada September 2016. Dia mengklaim dia melihat dia mengambil foto kamar mandi, yang dia butuhkan untuk pekerjaannya, dan menuduhnya mengambil foto untuk menjualnya.

Dakwaan mengatakan dia memerintahkan pengawalnya Rani Saidi untuk memukul dan mempermalukan Eid.

Tukang ledeng itu juga mengatakan penjaga memukulinya, mengikatnya, menodongkan pistol ke kepalanya dan memerintahkannya untuk mencium kaki sang putri.

Eid mengajukan keluhan kepada polisi setelah dia dibebaskan dari apartemen beberapa jam kemudian.

Puteri Hassa meninggalkan Perancis tiga hari setelah kejadian dan belum kembali.

Pengawalnya, yang berada di pengadilan Kamis lalu, diberi hukuman percobaan delapan bulan dan diperintahkan untuk membayar denda $ 5.600.

Pengacara putri Prancis menyebut tuduhan itu "fantastis," dan mengatakan timnya akan mengajukan banding atas putusan itu.

Sumber: VOA

RELATED NEWS

AS Peringati 'Memorial Day', Korban Covid-19 Dekati 100 Ribu
Monday, 25 May 2020 18:51 WIB

Senin ini (25/5) adalah "Memorial Day" (Hari Pahlawan) di AS, hari untuk menghormati ratusan ribu tentara AS yang mengorbankan jiwa bagi negara. Bendera dikibarkan setengah tiang di berbagai penjuru negeri pada hari Senin untuk memperingati para tentara itu. Atas perintah presiden Donald Trump, ben...

Menlu China Memperingatkan Pihak Asing yang Memberi Gangguan Pada Hong Kong
Monday, 25 May 2020 14:02 WIB

Menteri Luar Negeri China Wang Yi memperingatkan Barat dan para pemain lainnya bahwa "tidak ada campur tangan eksternal akan ditoleransi" karena Beijing mempertimbangkan undang-undang keamanan baru di dalam semi-otonom Hong Kong. "Campur tangan asing yang melanggar hukum berlebihan dalam urusan Hon...

Keluarga mantan tangan kanan pangeran Saudi yang melarikan diri ke Kanada kini 'menjadi target'
Monday, 25 May 2020 12:03 WIB

Seorang pejabat senior keamanan Saudi yang selama bertahun-tahun merupakan perantara utama MI6 Inggris dan agen mata-mata Barat lainnya di Arab Saudi, kini dipersekusi bersama keluarganya, ujar mantan pejabat intelijen negara Barat. Dr Saad al-Jabri, yang membantu menggagalkan rencana bom al-Qaeda ...

Jepang Cabut Situasi Darurat di 3 Prefektur
Friday, 22 May 2020 23:54 WIB

Jepang berencana mencabut situasi darurat untuk tiga prefektur lagi sementara jumlah kasus baru virus corona telah berkurang. Menteri Ekonomi Yasutoshi Nishimura, Kamis (21/5) di Tokyo mengatakan sekelompok pakar telah menyetujui rencana untuk mencabut situasi darurat yang diberlakukan untuk prefek...

AS keberatan dengan Usulan Hukum China untuk Membatasi Oposisi Hong Kong
Friday, 22 May 2020 17:48 WIB

Amerika Serikat memperingatkan Cina pada hari Kamis terhadap setiap langkah untuk melemahkan otonomi Hong Kong menyusul laporan bahwa parlemen China akan mengusulkan undang-undang keamanan nasional untuk wilayah tersebut dalam menanggapi protes pro-demokrasi yang sering berubah menjadi kekerasan. "...

ANOTHER NEWS
AS Peringati 'Memorial Day', Korban Covid-19 Dekati 100 Ribu
Monday, 25 May 2020 18:51 WIB Senin ini (25/5) adalah "Memorial Day" (Hari Pahlawan) di AS, hari untuk menghormati ratusan ribu tentara AS yang mengorbankan jiwa bagi negara. Bendera dikibarkan setengah tiang di berbagai penjuru negeri pada hari Senin untuk memperingati para...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.