China Pertimbangkan Beli Produk Pertanian AS
Friday, 13 September 2019 02:29 WIB | GLOBAL |Global

China, Kamis (12/9) terus menunjukkan iktikad baik yang diperlihatkannya belakangan ini dalam sengketa perdagangannya dengan Amerika Serikat, sementara dua ekonomi terbesar dunia ini bersiap melakukan pembicaraan perdagangan tingkat tinggi.

Juru bicara Kementerian Perdagangan China Gao Feng mengatakan China sedang mempertimbangkan pembelian produk-produk pertanian Amerika seperti daging babi dan kedelai.

Gao mengatakan China menyambut tindakan beriktikad baik dari pemerintahan Trump, dan bahwa China berharap kedua pihak akan terus menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi perundingan perdagangan.

Hari Rabu (11/9), Presiden Amerika Donald Trump mengumumkan ia menangguhkan tarif terhadap produk-produk China senilai 250 miliar dolar dari 1 hingga 15 Oktober.

Ia mencuit di Twitter bahwa Wakil Perdana Menteri China Liu He telah meminta penangguhan sehubungan dengan perayaan 70 tahun berdirinya Republik Rakyat China pada 1 Oktober.

Pengumuman Trump itu dikeluarkan setelah China sebelumnya pada hari Rabu menyatakan membebaskan sejumlah produk Amerika dari sanksi tarif putaran mendatang yang dijadwalkan dimulai pada 17 September. Produk-produk itu mencakup udang, mesin untuk mengobati penyakit kanker, minyak pelumas industri dan berbagai macam bahan kimia.

Perunding di tingkat menengah berencana bertemu akhir bulan ini untuk mempersiapkan perundingan perdagangan tingkat tinggi pertama antara Amerika dan China sejak Juli lalu.

Pembicaraan-pembicaraan itu dijadwalkan dimulai bulan depan di Washington.

Serangkaian tarif terhadap banyak produk Amerika dan China yang dibeli dari satu sama lain itu telah mengguncang para investor dan menggelisahkan konsumen terkait kemungkinan kenaikan harga.

Trump telah lama menuduh China melakukan pencurian kekayaan intelektual dan memanipulasi mata uangnya untuk membuat produk-produknya lebih murah daripada produk Amerika di pasar dunia.

China mengatakan kebijakan dagang Amerika bertujuan untuk melemahkan daya saingnya.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Trump: AS Akan Terapkan 'Sanksi Besar' Terhadap Turki
Monday, 14 October 2019 23:42 WIB

Presiden Amerika Donald Trump pada hari Senin (14/10) menjanjikan "sanksi besar" terhadap Turki. Ancaman sanksi itu diberikan karena invasi Turki ke Suriah utara untuk menyerang pejuang Kurdi. Namun Trump, sekali lagi, membela penarikan pasukan Amerika yang telah berjuang bersama Kurdi melawan teror...

AS Tarik Sisa Pasukan dari Suriah Utara
Monday, 14 October 2019 18:32 WIB

Amerika menarik semua pasukan yang tersisa dari Suriah utara, dan pada Minggu (13/10) Presiden AS Donald Trump mengatakan, œIni sangat langkah yang sangat pandai untuk tidak terlibat dalam pertempuran yang dipicu oleh serangan Turki terhadap mitra Amerika, milisi Kurdi. Menhan Mark Esper membe...

35 orang Tewas setelah Topan Hagibis Menghantam Jepang
Monday, 14 October 2019 10:51 WIB

Puluhan ribu tim penyelamat bekerja pada Senin untuk menjangkau orang-orang yang terjebak oleh tanah longsor dan banjir di Jepang yang disebabkan oleh topan kuat yang telah menewaskan 35 orang, kata para pejabat dan media setempat. Topan Hagibis pindah dari daratan pada hari Minggu pagi, tetapi sem...

Iran: Kapal Tanker Minyak Dihantam oleh Roket di lepas pantai Arab Saudi
Friday, 11 October 2019 23:33 WIB

Dua roket menghantam sebuah kapal tanker Iran yang melakukan perjalanan melalui Laut Merah di lepas pantai Arab Saudi pada hari Jumat, kata para pejabat Iran, insiden terbaru di wilayah itu di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan AS. Tidak ada kabar dari Arab Saudi tentang serangan yan...

Pembicaraan Nuklir Buntu, Korut Ancam Tingkatkan Provokasi
Friday, 11 October 2019 18:40 WIB

Korea Utara, Kamis (10/10) memperingatkan bahwa œkesabarannya hampir habis dan mengancam akan meningkatkan provokasi, menyusul kegagalan pembicaraan nuklirnya dengan AS. Peringatan ini merupakan bukti terbaru bahwa Korea Utara kembali ke sikap agresifnya setelah meninggalkan perundingan nuklir ...

ANOTHER NEWS
Trump: AS Akan Terapkan 'Sanksi Besar' Terhadap Turki
Monday, 14 October 2019 23:42 WIB Presiden Amerika Donald Trump pada hari Senin (14/10) menjanjikan "sanksi besar" terhadap Turki. Ancaman sanksi itu diberikan karena invasi Turki ke Suriah utara untuk menyerang pejuang Kurdi. Namun Trump, sekali lagi, membela penarikan pasukan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.