Trump Menyuarakan Optimisme Baru untuk Kesepakatan Perdagangan Dengan China
Tuesday, 27 August 2019 08:59 WIB | GLOBAL |Global

Presiden AS Donald Trump menyuarakan optimisme baru pada hari Senin bahwa kesepakatan perdagangan dapat dicapai dengan China untuk mengakhiri perang tarif antara dua negara terbesar di dunia tersebut.

Trump mengatakan kepada wartawan di KTT G7 di Prancis bahwa China telah memanggil perwakilan perdagangan AS "dan mengatakan mari kita kembali ke meja perundingan."

Dia mengatakan fakta bahwa Wakil Perdana Menteri Liu He, negosiator perdagangan utama China, "ingin membuat kesepakatan, yang mengatakan itu semua. China ingin membuat kesepakatan."

Namun pemimpin AS itu dengan cepat menambahkan, "Ini harus menjadi kesepakatan yang lebih baik bagi kita." Dia kembali mengutip surplus perdagangan yang luas yang telah dinikmati Tiongkok selama bertahun-tahun di AS, $ 419 miliar lebih banyak dalam ekspor ke Amerika Serikat daripada barang-barang Amerika yang dibeli pada 2018.

"Kita harus menyeimbangkan perdagangan kita setidaknya sampai batas tertentu," kata Trump.

Dia mengatakan bahwa tarif yang dikenakannya atas impor Tiongkok senilai $ 250 miliar dan rencana pajak atas barang senilai $ 300 miliar lainnya telah merugikan perekonomian Tiongkok, bahkan ketika Cina telah mengenakan pungutan atas ekspor Amerika senilai $ 75 miliar.(mrv)

Sumber: VOA

RELATED NEWS

Kaum Minoritas di Pakistan Menunggu Vonis Ulama Radikal
Friday, 6 December 2019 17:05 WIB

Kaum minoritas di Pakistan dengan cemas menunggu putusan pengadilan terakhir terhadap ulama garis keras yang didakwa bulan lalu atas tuduhan penghasutan dan terorisme. Ulama itu dituduh mendorong unjuk rasa nasional di Pakistan. Pengadilan Antiterorisme (ATC) di Provinsi Punjab, Pakistan, secara re...

AS Pertimbangkan Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah
Friday, 6 December 2019 11:09 WIB

Koran Wall Street Journal melaporkan, Rabu (4/12), bahwa Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan untuk mengirim tambahan 14 ribu tentara lagi ke Timur Tengah dalam menghadapi ancaman Iran. Rencana pengerahan pasukan itu mencakup "puluhan" kapal lebih banyak dan dua kali lipat jumlah pasukan ya...

Ketegangan Turki-Yunani Meningkat Terkait Ambisi Ankara di Laut Tengah
Thursday, 5 December 2019 23:55 WIB

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis bertemu pada Rabu (4/12). Pertemuan itu adalah upaya untuk meredakan ketegangan atas perairan wilayah yang disengketakan di Laut Tengah bagian timur. Pertemuan yang digelar di sela-sela KTT NATO di London itu terjadi...

Perancis Bersiap Hadapi Pemogokan Massal
Thursday, 5 December 2019 16:56 WIB

Perancis sedang bersiap menghadapi pemogokan nasional yang rencananya digelar Kamis (5/12) pagi waktu setempat. Mogok massal itu diperkirakan dapat melumpuhkan kegiatan di negara itu. Serikat buruh Perancis telah menyerukan pemogokan atas rencana Presiden Emmanuel Macron untuk merombak sistem pensi...

Trump Tuduh PM Kanada Justin Trudeau 'Bermuka Dua'
Thursday, 5 December 2019 11:32 WIB

Presiden Amerika Donald Trump menuduh perdana menteri Kanada Justin Trudeau œbermuka dua setelah Trudeau dan beberapa pemimpin NATO lainnya tampak sedang 'membual' tentang dirinya. Sebuah rekaman video yang dibuat ketika berlangsung resepsi di istana Buckingham menunjukkan Trudeau sedang berca...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong akhiri pekan dengan catatan positif (Review)
Saturday, 7 December 2019 04:32 WIB Saham Hong Kong ditutup menguat lebih dari satu persen pada hari Jumat, didorong oleh harapan baru bahwa China dan Amerika Serikat pada akhirnya akan mencapai kesepakatan perdagangan parsial. Indeks Hang Seng menambahkan 1,07 persen, atau 281,33...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.