Abe: Berakhirnya Perjanjian Intelijen Seoul Merusak Kepercayaan Bersama
Friday, 23 August 2019 17:13 WIB | GLOBAL |Global

Perdana Menteri Jepang mengatakan pada hari Jumat bahwa keputusan Korea Selatan untuk mengakhiri kesepakatan berbagi intelijen militer dengan Tokyo merusak rasa saling percaya.

Shinzo Abe, berbicara sehari setelah Seoul mengumumkan keputusannya, mengatakan Tokyo "akan terus berkoordinasi erat dengan AS untuk memastikan perdamaian dan kemakmuran regional, serta keamanan Jepang."

Dalam eskalasi perselisihan pahitnya dengan Jepang, Korea Selatan pada hari Kamis memutuskan untuk membatalkan perjanjian berbagi intelijen militernya dengan Tokyo, membuka celah baru dalam kerja sama keamanan trilateral antara AS, Jepang, dan Korea Selatan.

Kepresidenan Korea Selatan Blue House, Kamis mengatakan, bukan kepentingan nasionalnya untuk melanjutkan kesepakatan itu. Seoul akan memberi tahu Tokyo tentang keputusannya sebelum batas waktu Sabtu untuk memperbarui perjanjian, kata pernyataan Korea Selatan itu.

Keputusan itu akan memperburuk ketegangan antara Korea Selatan dan Jepang, yang terlibat dalam perselisihan yang berakar pada penggunaan kerja paksa Jepang selama pendudukan kolonialnya di Korea. Langkah ini juga mengancam untuk lebih meningkatkan kerja sama keamanan pada prioritas A.S. seperti Korea Utara dan Cina.

Dalam mengumumkan keputusannya, Korea Selatan mengutip keputusan Jepang baru-baru ini untuk menghapus Seoul dari daftar mitra dagang tepercaya.

Menteri luar negeri Korea Selatan, Kang Kyung-wha, mengatakan keputusan untuk menarik diri dari perjanjian tersebut adalah œmasalah terpisah dari Korea Selatan-AS. aliansi, menurut kantor berita Korea Selatan Yonhap. Keputusan itu, katanya, dibuat karena "masalah kepercayaan" antara Seoul dan Tokyo, Yonhap melaporkan.

Tetapi langkah itu tidak dapat dipisahkan dari aliansi Seoul dengan Washington, tegas Maxwell, sekarang dengan Yayasan Pertahanan Demokrasi yang bermarkas di Washington.

Sumber: VOA

RELATED NEWS

Utusan China ke AS, Persiapkan Pembicaraan Perdagangan
Tuesday, 17 September 2019 23:26 WIB

China menyatakan seorang pejabat pemerintah akan bertolak ke Amerika Serikat pekan ini untuk meletakkan landasan bagi dimulainya pembicaraan perdagangan tingkat tinggi bulan depan. Kantor berita pemerintah Xinhua menyebutkan Deputi Menteri Keuangan Liao Min akan tiba di Washington hari Rabu (18/9) ...

Polisi Italia Tangkap Tiga Orang yang Dituduh Siksa Migran di Libya
Tuesday, 17 September 2019 16:40 WIB

Polisi Italia, Pada Senin (16/9) menangkap tiga laki-laki yang dituduh menyiksa dan memeras uang dari para migran di sebuah pusat penahanan Libya. Jaksa penuntut di Sisilia memerintahkan penangkapan dua warga Mesir dan satu warga Guinea, setelah beberapa orang mengenali mereka sebagai penyiksa mere...

Korut: Pembicaraan Denuklirisasi Mungkin Dilakukan Jika 'Ancaman' Dicabut
Tuesday, 17 September 2019 10:34 WIB

Korea Utara mengatakan mungkin bersedia untuk membahas "denuklirisasi" dengan Amerika Serikat jika "ancaman dan rintangan" yang tidak ditentukan untuk keamanan dan pembangunannya ditangani. Komentar hari Senin (16/9) oleh kementerian luar negeri Korea Utara itu disampaikan beberapa hari menjelang a...

Serangan pada Fasilitas Minyak Saudi Hancurkan Setengah Pasokan Kerajaan
Monday, 16 September 2019 23:23 WIB

Kelompok Houthi yang berpusat di Iran mengatakan, pihaknya menyerang dua instalasi minyak di jantung industri minyak Arab Saudi pada Sabtu, menghancurkan lebih dari setengah produksi kerajaan, dalam satu langkah yang diharapkan akan membuat harga minyak melonjak dan meningkatkan ketegangan di Timur ...

Trump: AS 'Siap Tempur' untuk Balas Serangan Minyak Saudi
Monday, 16 September 2019 17:05 WIB

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan pasukan AS 'siap tempur' untuk membalas serangan terhadap salah satu ladang minyak terbesar Arab Saudi dan fasilitas minyak mentah terbesar di dunia itu. "Ada alasan untuk percaya bahwa kita tahu pelakunya," ujar Trump dalam cuitan di Twitter Mingg...

ANOTHER NEWS
Emas Bertahan Di Dekat $ 1.500 Sebelum Keputusan Suku Bunga Ditetapkan
Wednesday, 18 September 2019 08:35 WIB Investor emas telah memasuki mode menunggu dan lihat menjelang penurunan suku bunga yang diharapkan oleh Federal Reserve pada hari Rabu yang akan memulai putaran yang sibuk jelang keputusan kebijakan dari bank sentral terkemuka. Harga terbatas...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.