Korut Tembakkan Lagi Proyektil ke Laut
Friday, 16 August 2019 23:54 WIB | GLOBAL |Global

Korea Utara telah meluncurkan lagi serangkaian senjata jarak pendek ke perairan di lepas pantai timurnya, lapor militer Korea Selatan. Ini tampaknya menunjukkan luapan kemarahan terbaru Pyongyang atas berlanjutnya latihan militer Amerika-Korea Selatan.

Korea Utara menembakkan dua œproyektil tidak dikenal hari Jumat (16/8) dari provinsi Gangwon di bagian timur laut Korea Utara, sebut pernyataan dari Ketua Gabungan Kepala Staf Korea Selatan. Senjata itu meluncur sejauh 230 kilometer, dengan mencapai ketinggian 30 kilometer.

Korea Utara telah melakukan enam peluncuran dalam sekitar tiga pekan ini. Dipadukan dengan serangkaian pernyataan menyerang terhadap Korea Selatan, peluncuran itu menandai kembalinya sikap Pyongyang yang lebih provokatif. Pyongyang telah menolak mengadakan pembicaraan dengan Seoul atau Washington.

Setelah rapat darurat hari Jumat (16/8), Dewan Keamanan Nasional Korea Selatan meminta Korea Utara agar menghentikan peluncuran dan memperingatkan bahwa aktivitas semacam itu akan meningkatkan ketegangan militer.

Meskipun belum jelas apa yang diluncurkan Korea Utara hari Jumat (16/8), tes lain yang dilakukan Korea Utara baru-baru ini melibatkan misil-misil balistik jarak pendek yang tampaknya didesain untuk menghindari sistem pertahanan misil Amerika-Korea Selatan.

Berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB, Korea Utara dilarang melakukan aktivitas misil balistik apapun. Tetapi Presiden Amerika Donald Trump mengatakan baginya uji coba itu œtidak masalah, seraya menyatakan misil-misil itu tidak dapat menjangkau Amerika Serikat.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Demonstran Mulai Tinggalkan Universitas Hong Kong
Friday, 15 November 2019 23:26 WIB

Para demonstran yang sebelumnya membarikade diri mereka di sebuah universitas Hong Kong pekan ini mulai meninggalkan lokasi protes itu, Jumat (15/11). Belum diketahui pasti mengapa para demonstran di Universitas Hong Kong itu melakukan tindakan tersebut, dan ke mana mereka bergerak selanjutnya. Se...

Komite Hak Asasi PBB Kutuk Pelanggaran HAM di Korea Utara
Friday, 15 November 2019 18:00 WIB

Komite Hak Asasi PBB, Kamis (14/11), menyetujui satu resolusi yang mengutuk pelanggaran hak asasi manusia HAM di Korea Utara yang mungkin dapat dianggap sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Keputusan ini dikecam oleh Misi Korea Utara Untuk PBB sebagai keputusan yang œbermotif politik dan di...

Korut Katakan AS Tawarkan Lanjutkan Pembicaraan Nuklir Desember
Friday, 15 November 2019 13:42 WIB

Korea Utara, Kamis (14/11), mengatakan, AS telah mengusulkan dilanjutkannya kembali pembicaraan nuklir yang mengalami kebuntuan pada bulan Desember, sementara kedua negara semakin mendekati tenggat waktu akhir tahun yang ditetapkan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un bagi pemerintahan Trump untuk mena...

Korut Keluarkan Peringatan Terkait Latihan Militer AS-Korsel
Thursday, 14 November 2019 23:30 WIB

Korea Utara memperkuat tuntutannya hari Rabu (13/11) supaya Amerika membuka hubungan normal dengan negara itu menjelang akhir tahun ini, karena Korea Utara sudah œkehilangan kesabaran. Badan pembuat keputusan tertinggi Korea Utara menyatakan marah atas rencana latihan militer gabungan AS-Korea...

Suriah, Misil Rusia Jadi Agenda Pembicaraan Trump-Erdogan
Wednesday, 13 November 2019 23:25 WIB

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan mengunjungi Gedung Putih, Rabu (13/11), untuk melangsungkan pembicaraan dengan Presiden AS Donald Trump. Kedua pemimpin kemungkinan akan membahas serangan Turki di Suriah Utara dan pembelian sistem pertahanan udara Rusia. Menurut pernyataan yang dirilis Gedu...

ANOTHER NEWS
Bursa Hong Kong Ditutup Mendatar, Mengakhiri Pekan Yang Sulit (Review)
Saturday, 16 November 2019 04:28 WIB Bursa Hong Kong ditutup hampir tidak bergerak pada hari Jumat, mengakhiri pekan yang kacau karena melihat kota itu dilumpuhkan oleh protes keras, yang tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Indeks Hang Seng naik tipis 2,97 poin ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.