Presiden Trump Tawarkan 'Pertemuan Pribadi' dengan Presiden China
Thursday, 15 August 2019 23:36 WIB | GLOBAL |Global

Presiden Amerika Donald Trump mengatakan perjanjian perdagangan dengan China dapat ditangguhkan hingga Beijing mencapai penyelesaian yang manusiawi dengan pengunjuk rasa prodemokrasi Hong Kong. Trump bahkan menyatakan ia secara pribadi dapat memperantarai kesepakatan antara Beijing dan para demonstran.

Trump Rabu malam menulis di Twitter untuk membanggakan posisi unggul pemerintahannya atas Beijing dalam perundingan yang sedang berlangsung untuk mengakhiri perang dagang di antara kedua negara. Setelah menulis bahwa œribuan perusahaan meninggalkan China, Trump menyatakan bahwa œtentu saja China ingin mencapai kesepakatan. Biarlah mereka mencapai kesepakatan yang manusiawi dengan Hong Kong terlebih dulu!.

Trump kemudian menyatakan bahwa presiden China Xi Jinping, œsangat dihormati rakyatnya, dan bahwa Trump œtidak memiliki keraguan bahwa jika Presiden Xi ingin dengan segera dan secara manusiawi menyelesaikan masalah Hong Kong, ia dapat melakukannya. Pertemuan pribadi?.

Cuitan Trump tersebut adalah tanggapannya yang paling luas mengenai krisis di teritori China itu sejak demonstrasi mulai berlangsung 10 pekan silam. Dalam komentarnya kepada wartawan hari Selasa, Trump, yang pekan lalu mengambil sikap berlepas tangan mengenai protes tersebut, mengatakan, situasi Hong Kong œadalah situasi yang sangat sulit. Kita akan lihat apa yang akan terjadi, tetapi saya yakin ini akan selesai. Ia menyatakan harapan bahwa tak seorang pun yang akan terluka dan œdemi kebebasan.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Demonstran Mulai Tinggalkan Universitas Hong Kong
Friday, 15 November 2019 23:26 WIB

Para demonstran yang sebelumnya membarikade diri mereka di sebuah universitas Hong Kong pekan ini mulai meninggalkan lokasi protes itu, Jumat (15/11). Belum diketahui pasti mengapa para demonstran di Universitas Hong Kong itu melakukan tindakan tersebut, dan ke mana mereka bergerak selanjutnya. Se...

Komite Hak Asasi PBB Kutuk Pelanggaran HAM di Korea Utara
Friday, 15 November 2019 18:00 WIB

Komite Hak Asasi PBB, Kamis (14/11), menyetujui satu resolusi yang mengutuk pelanggaran hak asasi manusia HAM di Korea Utara yang mungkin dapat dianggap sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Keputusan ini dikecam oleh Misi Korea Utara Untuk PBB sebagai keputusan yang œbermotif politik dan di...

Korut Katakan AS Tawarkan Lanjutkan Pembicaraan Nuklir Desember
Friday, 15 November 2019 13:42 WIB

Korea Utara, Kamis (14/11), mengatakan, AS telah mengusulkan dilanjutkannya kembali pembicaraan nuklir yang mengalami kebuntuan pada bulan Desember, sementara kedua negara semakin mendekati tenggat waktu akhir tahun yang ditetapkan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un bagi pemerintahan Trump untuk mena...

Korut Keluarkan Peringatan Terkait Latihan Militer AS-Korsel
Thursday, 14 November 2019 23:30 WIB

Korea Utara memperkuat tuntutannya hari Rabu (13/11) supaya Amerika membuka hubungan normal dengan negara itu menjelang akhir tahun ini, karena Korea Utara sudah œkehilangan kesabaran. Badan pembuat keputusan tertinggi Korea Utara menyatakan marah atas rencana latihan militer gabungan AS-Korea...

Suriah, Misil Rusia Jadi Agenda Pembicaraan Trump-Erdogan
Wednesday, 13 November 2019 23:25 WIB

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan mengunjungi Gedung Putih, Rabu (13/11), untuk melangsungkan pembicaraan dengan Presiden AS Donald Trump. Kedua pemimpin kemungkinan akan membahas serangan Turki di Suriah Utara dan pembelian sistem pertahanan udara Rusia. Menurut pernyataan yang dirilis Gedu...

ANOTHER NEWS
Bursa Hong Kong Ditutup Mendatar, Mengakhiri Pekan Yang Sulit (Review)
Saturday, 16 November 2019 04:28 WIB Bursa Hong Kong ditutup hampir tidak bergerak pada hari Jumat, mengakhiri pekan yang kacau karena melihat kota itu dilumpuhkan oleh protes keras, yang tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Indeks Hang Seng naik tipis 2,97 poin ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.