Saudara Pria Pengebom Manchester Diekstradisi ke Inggris
Thursday, 18 July 2019 23:36 WIB | GLOBAL |Global

Adik laki-laki pelaku bom bunuh diri yang bertanggung jawab atas pembunuhan terhadap 22 orang pada konser Ariana Grande di Manchester, diekstradisi ke Inggris dari Libya.

Hashem Abedi, 22 tahun, ditangkap setelah ia mendarat di bandara London pada Rabu (17/7).

Kakaknya, Salman Abedi, yang meledakkan bom pada akhir konser Mei 2017, tewas dalam ledakan yang melukai lebih dari 500 orang, banyak di antara mereka adalah remaja. Pemerintah Inggris telah mencari Hashem selama hampir dua tahun untuk diekstradisi, dan mengatakan ia terlibat dalam perencanaan serangan mematikan itu.

Polisi Libya menangkap Hashem, yang pada waktu itu berusia 18 tahun, dan ayahnya setelah serangan di Inggris. Hashem mengatakan kepada penyelidik bahwa ia dan saudara laki-lakinya adalah anggota kelompok ISIS dan ia tahu tentang serangan itu. Ayahnya tidak didakwa dan kemudian dibebaskan.

Keluarga Abedi melarikan diri dari Libya pada masa pemerintahan diktator Moammar Gadhafi. Saudara-saudaranya dibesarkan di Manchester tetapi kembali ke Libya pada 2017.

Tetapi setelah hanya tiga minggu di sana, Salman kembali ke Manchester dan dalam beberapa hari, melakukan serangan ke Manchester Arena.

Hashem menghadapi tuduhan dan percobaan pembunuhan, serta bersekongkol untuk meledakkan bom yang membahayakan jiwa.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Korea Utara Katakan Tidak Ingin Bicara dengan AS
Tuesday, 19 November 2019 11:04 WIB

Korea Utara pada Senin (18/11) mengatakan meskipun memandang "positif," keputusan AS menunda latihan militer bersama dengan Korea Selatan pemberlakuan resolusi PBB yang mengecam catatan HAM Korea Utara telah mengikis keinginan negara itu untuk melakukan pembicaraan denuklirisasi dengan Washington. ...

Rusia Kembalikan 3 Kapal Angkatan Laut Ukraina
Monday, 18 November 2019 23:35 WIB

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan tiga kapal angkatan laut Ukraina yang ditangkap dalam konfrontasi penembakan hampir setahun yang lalu telah dikembalikan. Dua kapal perang dan satu kapal tunda itu disita oleh penjaga pantai Rusia pada 25 November 2018 ketika melewati Selat Kerch yang menghu...

AS, Korsel Batalkan Latihan Militer sebagai Iktikad Baik terhadap Pyongyang
Monday, 18 November 2019 18:01 WIB

Amerika dan Korea Selatan hari Minggu (17/11) membatalkan latihan militer bersama. Menhan Amerika Mark Esper mengatakan, langkah itu merupakan œ iktikad baik terhadap Korea Utara. œSaya melihat ini sebagai sebuah maksud baik oleh Amerika dan Republik Korea untuk memungkinkan perdamaian, memb...

Kepolisian Menyerbu Universitas yang Dibarikade oleh Pengunjuk rasa
Monday, 18 November 2019 10:52 WIB

Ratusan mahasiswa pengunjuk rasa di Hong Kong yang telah membarikade diri mereka di sebuah universitas berusaha untuk melarikan diri dari kampus yang dikepung pada Senin pagi, setelah kebuntuan semalam. Ketika para siswa berupaya untuk meninggalkan kampus Universitas Politeknik Hong Kong, mere...

Demonstran Mulai Tinggalkan Universitas Hong Kong
Friday, 15 November 2019 23:26 WIB

Para demonstran yang sebelumnya membarikade diri mereka di sebuah universitas Hong Kong pekan ini mulai meninggalkan lokasi protes itu, Jumat (15/11). Belum diketahui pasti mengapa para demonstran di Universitas Hong Kong itu melakukan tindakan tersebut, dan ke mana mereka bergerak selanjutnya. Se...

ANOTHER NEWS
Korea Utara Katakan Tidak Ingin Bicara dengan AS
Tuesday, 19 November 2019 11:04 WIB Korea Utara pada Senin (18/11) mengatakan meskipun memandang "positif," keputusan AS menunda latihan militer bersama dengan Korea Selatan pemberlakuan resolusi PBB yang mengecam catatan HAM Korea Utara telah mengikis keinginan negara itu untuk...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.