Lansia Hong Kong Gelar Protes Dukung Demonstran Muda
Wednesday, 17 July 2019 23:35 WIB | GLOBAL |Global

Sekitar 2.000 warga lanjut usia Hong Kong, termasuk seorang aktris populer, menggelar pawai, Rabu (17/7), untuk menunjukkan dukungan mereka bagi generasi muda yang berada di garis terdepan dalam protes menentang RUU ekstradisi yang kontroversial di wilayah semi-otonom China itu.

Mengenakan atasan putih dan celana hitam, para warga senior itu juga mengecam aksi brutal polisi dalam aksi protes terakhir, hari Minggu lalu, di distrik Sha Tin, Hong Kong. Tindakan keras polisi itu dilaporkan banyak media mengakibatkan puluhan orang terluka, dan lebih dari 40 demonstran ditahan.

Aktris berpengalaman Deannie Ip mengatakan, polisi seharusnya tidak menggunakan kekerasan untuk menangani para demonstran muda yang tidak memiliki senjata dan secara damai mengungkapkan kefrustasian mereka.

Ip dan beberapa warga lanjut usia lainnya mengusung sebuah spanduk yang bertuliskan œDukung Generasi Muda untuk Lindungi Hong Kong'' ketika mereka berpawai melalui sebuah distrik keuangan.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

AS Memulihkan Tubuh Personil Militer yang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Afghanistan
Wednesday, 29 January 2020 11:11 WIB

Pasukan AS yang bekerja di sebagian besar wilayah yang dikuasai Taliban di Afghanistan telah menemukan sisa-sisa dua personil militer yang tewas ketika pesawat mereka jatuh di provinsi Ghazni di negara itu. Para pejabat mengatakan pasukan juga menemukan apa yang mereka yakini sebagai perekam data p...

Inggris Beri Akses Terbatas untuk Jaringan 5G Huawei
Tuesday, 28 January 2020 23:50 WIB

Inggris, Selasa (28/1) memutuskan memberi akses terbatas bagi Huawei untuk membangun beberapa bagian jaringan seluler berkecepatan tinggi terbarunya. Ini merupakan suatu kemunduran bagi AS, yang mendorong sekutu-sekutunya untuk melarang perusahaan China tersebut. Pemerintah Inggris menyatakan tidak...

Sebagian Negara Ingin Evakuasi Mahasiswa dari Wuhan
Tuesday, 28 January 2020 18:06 WIB

Sebagian negara mengevakuasi mahasiswa dan warga mereka dari China, yang sedang dilanda wabah virus corona. Namun, sebagian lagi memilih membiarkan warga mereka tetap berada di Wuhan, kota kampus di mana virus itu dilaporkan bermula. Sekitar 500 mahasiswa Bangladesh termasuk yang terperangkap di Wu...

Trump Tawarkan Bantu China Perangi Wabah Virus Corona
Tuesday, 28 January 2020 11:05 WIB

Presiden Amerika Donald Trump menawarkan China bantuan yang dibutuhkan untuk melawan wabah virus corona yang mematikan, yang sejauh ini telah menewaskan 81 orang. Di Twitter hari pada Senin (27/1), Trump menulis, "Kita berkomunikasi sangat erat dengan China mengenai virus ini." Ditambahkan, "Kami m...

PM China Kunjungi Wuhan Sementara Angka Kematian Capai 80
Monday, 27 January 2020 23:26 WIB

Perdana Menteri China Li Keqiang mengunjungi kota Wuhan pada hari Senin untuk bertemu dengan para pejabat kesehatan dan memeriksa tanggapan terhadap wabah virus corona yang telah menewaskan 80 orang. Wuhan adalah pusat wabah dan warga di kota itu dan beberapa kota lainnya menghadapi pembatasan keta...

ANOTHER NEWS
Minyak naik di tengah dampak virus China; kemungkinan pengurangan pasokan OPEC
Wednesday, 29 January 2020 13:40 WIB Harga minyak naik untuk hari kedua pada hari Rabu, menguat setelah pembicaraan lima hari tentang OPEC yang dapat memperpanjang pemangkasan minyak jika coronavirus baru mengganggu permintaan, sementara data menunjukkan penurunan stok AS juga...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.