AS dan Perancis Beda Pendapat soal Pajak Teknologi
Wednesday, 17 July 2019 18:04 WIB | GLOBAL |Global

Para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Kelompok-7 (G7) mengadakan pembicaraan Rabu (17/7) di luar Paris yang kemungkinan akan didominasi oleh perselisihan perdagangan global dan perbedaan atas pajak bagi perusahaan teknologi. Juga dalam agenda adalah usul Perancis untuk pungutan yang lebih adil dan menguntungkan negara miskin.

Pertemuan menteri keuangan kelompok G-7 diselenggarakan di Kota Chantilly “ rumah bagi puri bersejarah dan krim kocok Perancis yang terkenal. Namun, pembicaraan diantara para menteri dari sejumlah negara terkaya di dunia itu tertuju pada isu yang lebih berat. Diantaranya, perang dagang Amerika dan Cina, kekhawatiran akan pelambatan ekonomi dan rencana kontroversial Facebook untuk meluncurkan mata uang virtual yang disebut Libra. Berpotensi mendominasi agenda adalah legislasi baru dan kontroversial Perancis yang mengenakan pajak bagi perusahaan teknologi raksasa multinasional seperti Google dan Amazon. Inggris juga telah merumuskan proposal yang sama.

Pemerintahan Trump mulai menjajaki undang-undang Perancis tersebut, yang dapat menyebabkan tarif pembalasan. Washington mengklaim rancangan undang-undang itu secara tidak adil menargetkan perusahaan Amerika. Perancis mengatakan akan mencabut pajaknya begitu negara-negara mencapai kesepakatan mengenai rencana pajak digital global.

Menteri Ekonomi Perancis, Bruno Le Maire, menyatakan, "Ancaman bukanlah jalan yang tepat bagi para sekutu untuk mengatasi perbedaan, mengacu kepada Perancis membuat keputusan perpajakan sebagai sebuah negara berdaulat. Pertemuan Chantilly, dia mengatakan, dapat membuka peluang untuk meraih titik temu.

Pertemuan keuangan ini juga akan membahas meningkatnya ketidaksetaraan, prioritas kepresidenan G-7 Perancis tahun ini yang mencakup bidang-bidang seperti kesehatan, pendidikan, lapangan pekerjaan dan perubahan iklim. Di sisi keuangan, Paris menginginkan kelompok ini mendiskusikan cara untuk membangun sistem pajak internasional yang lebih adil.

Quentin Parrinello, petugas keadilan pajak untuk Oxfam Perancis, menyatakan penghindaran pajak oleh perusahaan multinasional besar menimbulkan biaya bagi negara berkembang yang ditaksir sebesar $100 milyar per tahun.

œKami berada pada posisi titik balik sekarang, karena opsi di atas meja bisa bersifat transformatif. Perancis sangat pandai dalam membuat pernyataan besar, namun apa yang Oxfam harapkan dari Perancis adalah mengubah kata-kata menjadi perbuatan, kata Parrinello.

Pertemuan para menteri keuangan ini menjadi pertemuan besar G-7 yang terakhir sebelum KTT di kota Biarritz, Prancis barat daya.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Brazil Catat Rekor Baru Kematian Dalam Satu Hari Karena Virus Corona
Thursday, 4 June 2020 10:17 WIB

Brazil mengumumkan telah mencatat rekor kematian dalam satu hari akibat virus corona, Selasa (2/6). Kementerian kesehatan menyatakan telah mengukuhkan tambahan 1.262 kematian akibat COVID-19, membuat total kematian menjadi 31.199, dengan jumlah kasus terkonfirmasi sekarang mencapai 555.383, jumlah ...

Penduduk Asli Australia Menunjukkan Solidaritas Dengan Para Pemrotes AS
Wednesday, 3 June 2020 23:40 WIB

Ketika protes terjadi di Amerika Serikat, keluarga pribumi yang memiliki pengalaman buruk dengan penegak hukum mengatakan kebrutalan polisi adalah masalah serius di Australia. Penduduk asli Aborigin mencapai 3 persen dari total populasi, tetapi hampir sepertiga dari populasi penjara adalah penduduk ...

Kemarahan Global Meningkat atas Kematian George Floyd
Wednesday, 3 June 2020 18:31 WIB

Kemarahan meningkat di seluruh dunia pada kematian George Floyd, laki-laki Amerika keturunan Afrika yang meninggal minggu lalu setelah ditangkap oleh polisi di jalan kota di Minneapolis, Minnesota. Diplomat senior Uni Eropa, Josep Borrell di Brussels mengatakan kematian Floyd disebabkan oleh penyal...

Pemimpin Hong Kong Tuduh AS Gunakan 'Standar Ganda' Terkait Protes
Wednesday, 3 June 2020 09:15 WIB

Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam, mengatakan protes dengan kekerasan di Amerika Serikat merupakan contoh pemerintah negara asing yang menerapkan standar ganda bila berkenaan dengan pendekatan China dalam menumpas protes-protes anti-Beijing selama setahun ini. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo...

Korea Selatan Membuka Kembali Pengaduan WTO Atas Pembatasan Ekspor Jepang
Tuesday, 2 June 2020 23:35 WIB

Korea Selatan mengatakan akan membuka kembali keluhan terhadap Jepang di Organisasi Perdagangan Dunia atas kontrol ketat Tokyo atas ekspor bahan-bahan utama yang digunakan di sektor teknologi Korea Selatan. Seoul awalnya mengajukan keluhan September lalu setelah Tokyo mengeluarkan Korea Selatan dar...

ANOTHER NEWS
Minyak Turun Saat Kekhawatiran Pasokan Meningkat; Produsen Berselesih Tentang Pemangkasan
Thursday, 4 June 2020 10:30 WIB Harga minyak turun pada hari Kamis, membalikkan kenaikan di sesi sebelumnya, di tengah kekhawatiran bahwa pasokan akan naik jika produsen utama tidak dapat menyetujui untuk memperpanjang kedalaman pengurangan produksi yang telah mendukung kenaikan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.