Perang Tarif dengan AS, Pertumbuhan Ekonomi China Kian Melambat
Monday, 15 July 2019 23:39 WIB | GLOBAL |Global

Pertumbuhan ekonomi China melambat ke level terendah dalam triwulan terakhir dalam 10 tahun ini di tengah perang tarif dengan Amerika, menambah tekanan pada negara itu untuk mengatasi penurunan yang makin tajam.

Ekonomi terbesar kedua di dunia itu tumbuh 6,2 persen dibanding tahun sebelumnya dalam tiga bulan yang berakhir pada Juni, melambat dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya yang mencapai 6,4 persen, menurut data pemerintah, Senin (15/7). Itu pertumbuhan paling lambat sejak triwulan pertama 2009 setelah krisis keuangan global.

Pemimpin China menaikkan anggaran dan pinjaman bank guna menopang pertumbuhan dan mencegah hilangnya lapangan pekerjaan yang berbahaya secara politis. Tetapi mereka dilanda sejumlah berita buruk tak terduga termasuk anjloknya penjualan mobil sementara berselisih dengan Presiden Donald Trump atas ambisi teknologi Beijing.

Ekonomi menghadapi "lingkungan yang kompleks baik di dalam maupun luar negeri," ujar Biro Statistik Nasional dalam pernyataan.

Ekspor China ke Amerika turun sebanyak 7,8 persen pada Juni dari setahun, tertekan oleh kenaikan tarif penalti Trump.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Korsel Batalkan Perjanjian Berbagi Data Intelijen Militer dengan Jepang
Thursday, 22 August 2019 23:24 WIB

Di tengah meruncingnya perselisihan sengit dengan Jepang, Korea Selatan memutuskan untuk membatalkan perjanjian berbagi data intelijen militer dengan Tokyo. Hal ini membuka perpecahan baru dalam kerjasama keamanan trilateral di antara Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan. Kantor istana preside...

Trump Ingin Rusia Kembali ke Kelompok G7
Thursday, 22 August 2019 17:14 WIB

Presiden Amerika Donald Trump, Rabu (21/8), mengatakan, ia ingin Rusia kembali dimasukkan ke dalam kelompok tujuh negara maju, walaupun Rusia masih menduduki Semenanjung Krimea. Rusia dikeluarkan dari kelompok itu karena menganeksasi Krimea pada 2014. Trump tampaknya tidak peduli bahwa Rusia mengan...

Dua Tentara AS Tewas Dalam Pertempuran di Afghanistan
Thursday, 22 August 2019 10:41 WIB

Dua orang tentara Amerika tewas, Rabu (218), di Afghanistan, kata para pejabat Amerika. Ini terjadi ketika delegasi Amerika dan Taliban akan segera mulai berunding lagi di Qatar. Pejabat Amerika mengatakan kedua tentara itu tewas dalam pertempuran, tapi tidak dijelaskan siapa musuh yang dilawan itu...

Tawaran Beli Greenland Ditolak, Trump Tunda Pertemuan Dengan PM Denmark
Wednesday, 21 August 2019 23:50 WIB

Presiden Donald Trump, Selasa (20/8), mengumumkan penundaan pertemuannya yang sudah dijadwalkan bulan depan dengan Perdana Menteri Denmark, karena pemimpin Denmark itu tidak berminat menjual pulau Greenland kepada Amerika. œBerdasarkan komentar Perdana Menteri Mette Fredericksen, bahwa ia tidak b...

Pentagon: Dept Negara Menyetujui Kemungkinan Penjualan Jet Tempur $8 Miliar ke Taiwan
Wednesday, 21 August 2019 17:46 WIB

Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui kemungkinan penjualan pesawat tempur F-16 senilai $ 8 miliar ke Taiwan, kata Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan pada hari Selasa dalam pemberitahuan resmi kepada Kongres. Kesepakatan potensial adalah untuk 66 pesawat, 75 mesin General Electric Co, serta s...

ANOTHER NEWS
Minyak Menuju Gain Mingguan pada Tanda-Tanda Meredanya Perdagangan, Stok yang Lebih Ketat
Friday, 23 August 2019 07:50 WIB Minyak berada di jalur untuk kenaikan mingguan, didukung oleh tanda-tanda meredanya ketegangan perdagangan antara AS dan China dan setelah data resmi menunjukkan penurunan dalam persediaan minyak mentah AS. Kontrak berjangka di New York naik 0,1%,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.