Sejumlah Pesisir Louisiana Dikenai Peringatan Badai
Friday, 12 July 2019 23:36 WIB | GLOBAL |Global

Para peramal cuaca mengeluarkan peringatan badai terhadap beberapa bagian pesisir Louisiana, sementara Badai Tropis Barry bergejolak di kawasan Teluk Meksiko.

Presiden Donald Trump menetapkan situasi darurat di Louisiana pada Kamis malam. Ini sekaligus memberi wewenang kepada Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) dan Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) untuk mengoordinasikan dana dan sumber daya federal untuk membantu negara bagian tersebut menghadapi badai dan dampaknya.

Pusat Badai Nasional memperkirakan Barry tiba di pesisir sebagai Badai Kategori 1 pada Jumat malam atau Sabtu pagi. Barry akan menjadi badai Atlantik pertama pada musim ini.

Sementara itu hingga Jumat pagi, Barry berada sekitar 155 kilometer di sebelah barat daya mulut Sungai Mississippi, dengan menimbulkan angin berkecepatan 85 kilometer per jam dan badai yang bergerak dengan kecepatan sekitar 7 kilometer per jam. Gerakan lambat ini membuat Barry menyerap lebih banyak uap air dan energi dari perairan Teluk Meksiko yang hangat.

New Orleans, yang baru menghadapi banjir akibat hujan lebat Rabu lalu, kini berada di bawah peringatan badai tropis.

Para peramal cuaca memperkirakan kota itu mungkin akan diguyur lagi oleh hujan bercurah 38 sentimeter yang dibawa Barry, membuat permukaan air Mississippi naik mendekati puncak tanggul-tanggul setinggi enam meter yang melindungi kota New Orleans.

Gubernur Louisiana John Bel Edwards telah menetapkan situasi darurat dan mengerahkan anggota Garda Nasional.

Evakuasi wajib telah diperintahkan kepada sekitar 10 ribu orang yang tinggal di dekat daerah aliran sungai Mississippi yang paling dekat dengan Teluk Meksiko. Peringatan gelombang badai juga diberlakukan di bagian selatan dan tenggara Louisiana. Selain membawa hujan lebat dan angin kencang, Barry dapat menimbulkan gelombang badai berbahaya dan tornado sebelum badai itu bergerak ke arah daratan dan melemah.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

China Nyatakan Perundingan Perdagangan dengan AS Masih Berlanjut
Thursday, 21 November 2019 23:32 WIB

China masih berusaha menyelesaikan konflik dengan Washington terkait masalah perdagangan, kata seorang pejabat Kementerian Perdagangan hari Kamis (21/11), menepis spekulasi bahwa perundingan mungkin sedang menghadapi masalah, sebagai œrumor yang tidak akurat. Juru bicara kementerian Gao Feng m...

Iran Masih Blokir Internet, Ekonomi Memburuk
Thursday, 21 November 2019 17:59 WIB

Organisasi pemantau Internet berbasis di London, NetBlocks, Kamis (21/11) pagi mengunggah cuitan di Iran, mengatakan "penutupan internet hampir sepenuhnya" telah melampaui 100 jam sejak dimulai pada Sabtu (16/11) malam. "Hak digital adalah hak asasi manusia: akses harus dipulihkan bagi semua warga ...

Trump Mempertimbangkan Apakah Apple Harus Dibebaskan Dari Tarif Cina
Thursday, 21 November 2019 10:59 WIB

Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Rabu setelah berkeliling pabrik yang merakit komputer Apple Inc bahwa ia sedang mempertimbangkan apakah akan membebaskan perusahaan AS dari tarif impor impor dari China. "Kami sedang melihat itu," kata Trump dalam menjawab pertanyaan wartawan tentang tarif...

Senat AS Sahkan RUU untuk Dukung HAM di Hong Kong
Wednesday, 20 November 2019 23:58 WIB

Senat Amerika dengan mudah menyetujui rancangan undang-undang (RUU) mendukung hak asasi di Hong Kong, kota semi-otonomi China, yang beberapa bulan ini dilanda kerusuhan, sering kali diiringi kekerasan. UU Hak Asasi dan Demokrasi Hong Kong itu disahkan melalui pemungutan suara pada Selasa (19/11). R...

Swedia Batalkan Penyelidikan Perkosaan Terhadap Assange Pendiri WikiLeaks
Wednesday, 20 November 2019 18:57 WIB

Jaksa Swedia telah membatalkan penyelidikan pemerkosaan terhadap pendiri WikiLeaks, Julian Assange. Penyelidikan dimulai pada tahun 2010 ketika seorang wanita Swedia menuduhnya melakukan hubungan seks yang tidak aman dengannya saat ia tidur, setelah ia berulang kali menolak untuk melakukannya. Wak...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong turun pasca pengesahan RUU AS (Review)
Friday, 22 November 2019 04:22 WIB Saham Hong Kong ditutup melemah tajam pada Kamis pasca diberlakukannya undang-undang AS yang mendukung hak-hak kota memicu kekhawatiran mengenai prospek pembicaraan perdagangan China-AS. Indeks Hang Seng turun 1,57 persen, atau 422,73 poin,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.