AS Langsungkan Konferensi Perdamaian Ekonomi di Bahrain
Wednesday, 26 June 2019 17:37 WIB | GLOBAL |Global

Penasihat senior Gedung Putih Jared Kushner hari Selasa (25/6) mengatakan sebuah rencana ekonomi untuk menggalakkan kemakmuran bagi warga Palestina harus disetujui sebagai sebuah pra-kondisi yang diperlukan untuk mencapai perdamaian.

Berbicara pada peresmian lokakarya ekonomi di Bahrain guna menghidupkan kembali proses perdamaian antara Israel dan Palestina, Kushner juga mengatakan warga Palestina tidak bisa mencapai kemakmuran tanpa solusi politik yang adil.

œMenyepakati sebuah peta jalan ekonomi merupakan pra-kondisi yang perlu guna mengatasi isu-isu politik yang tidak terpecahkan pada masa lalu, ujar Kushner. œJelasnya, pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran rakyat Palestina tidak mungkin dicapai tanpa solusi politik yang langgeng dan adil, sebuah solusi yang menjamin keamanan Israel dan menghormati harga diri dari rakyat Palestina.

Kushner, menantu Presiden Donald Trump, mengatakan, solusi politik tidak akan dibahas dalam pertemuan dua hari ini, tetapi mengakui bahwa hal itu perlu dilakukan di kemudian hari.

Rencana ini menawarkan bantuan sebesar 27 miliar dolar pada Palestina, yang sebagian besar akan didanai oleh negara-negara Arab yang kaya seperti Arab Saudi. Sekitar 23 miliar dolar akan dialokasikan untuk negara-negara Arab yang lebih miskin dan berbatasan dengan Israel, seperti Lebanon, Jordania, dan Mesir.

Sekutu-sekutu Amerika di Timur Tengah ikut menghadiri konferensi œPerdamaian Untuk Kemakmuran yang digagas oleh Kushner ini, namun pihak-pihak utama tidak hadir.

Otorita Palestina memboikot pertemuan yang menurut mereka merupakan upaya menyembunyikan isu-isu utama dan dan tidak akan berhasil.

Israel juga tidak hadir, karena pihak Arab menentang normalisasi hubungan sebelum isu Palestina diatasi.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

China Minta AS "Koreksi" Sanksi-Sanksi terhadap Iran
Friday, 19 July 2019 23:56 WIB

China mendesak Washington, Jumat (19/7) agar mengoreksi sanksi-sanksi yang diberlakukan terhadap berbagai perusahaan China yang dituduh membantu Iran mendapatkan material untuk program nuklirnya. Tekanan Amerika terhadap Iran dan œyurisdiksi lengan panjangnya hingga ke perusahaan-perusahaan di...

Iran Isyaratkan Bersedia Kurangi Ketegangan dengan AS
Friday, 19 July 2019 17:11 WIB

Iran telah mengisyaratkan kesediaannya mengambil langkah-langkah untuk mengurangi ketegangan terkait program nuklirnya dengan pemerintahan Trump. Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan kepada wartawan di New York, Kamis (18/7), bahwa Teheran akan terbuka bagi inspeksi terhadap pro...

Pejabat Keamanan Dalam Negeri AS Bela Tindakan Petugas Perbatasan
Friday, 19 July 2019 11:36 WIB

Pejabat tinggi Keamanan Dalam Negeri (DHS) Amerika membela perlakuan petugas terhadap migran yang ditahan dan anak-anak yang tidak disertai orangtuanya di perbatasan AS-Meksiko, dalam sidang pada Kamis (18/7) di gedung Kongres, Capitol Hill. Penjabat Menteri Kevin McAleenan mengajukan pertanyaan da...

Saudara Pria Pengebom Manchester Diekstradisi ke Inggris
Thursday, 18 July 2019 23:36 WIB

Adik laki-laki pelaku bom bunuh diri yang bertanggung jawab atas pembunuhan terhadap 22 orang pada konser Ariana Grande di Manchester, diekstradisi ke Inggris dari Libya. Hashem Abedi, 22 tahun, ditangkap setelah ia mendarat di bandara London pada Rabu (17/7). Kakaknya, Salman Abedi, yang meledakk...

Angkatan Udara 'Sangat' Mencegah Orang Dari Pangkalan Rahasia Area 51
Thursday, 18 July 2019 17:12 WIB

Angkatan Udara A.S. memberi peringatan untuk lebih dari 1 juta orang yang telah mendaftar ke " Area 51" untuk mencari alien sebagai bagian dari lelucon internet yang menjadi viral. "Setiap upaya untuk mengakses daerah itu secara ilegal sangat tidak dianjurkan," kata Angkatan Udara dalam sebuah pern...

ANOTHER NEWS
Minyak Menguat Untuk Sesi, Tapi Harga Minyak AS Turun Lebih Dari 7% Untuk Minggu Ini
Saturday, 20 July 2019 02:08 WIB Minyak berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Jumat setelah laporan bahwa Iran menyita kapal berbendera AS di Teluk Oman. Harga masih berakhir lebih rendah untuk minggu ini, namun, di tengah kekhawatiran tentang perlambatan permintaan. Pasar...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.