Pemogokan Maskapai Penerbangan Taiwan Berdampak pada 25 Ribu Penumpang
Tuesday, 25 June 2019 19:15 WIB | GLOBAL |Global

Pemogokan yang kedua oleh pekerja maskapai penerbangan Taiwan tahun ini, sampai sekarang telah berdampak pada lebih dari 25.000 penumpang persis sebelum masa sibuk liburan, dan ini menunjukkan kekuatan serikat buruh yang tidak umum kita temui di bagian Asia lainnya dan bahkan juga tidak di profesi lainnya di Taiwan.

Pemogokan pekerja di Eva Airways hari Senin (24/6) memasuki hari kelima, dan mempengaruhi jadwal dari sekitar 60% penerbangan,serta mengakibatkan sekitar 25.300 penumpang terpaksa dialihkan ke pesawat terbang dari maskapai penerbangan lain. Sekitar 2.000 orang, dua pertiga dari semua pramugari, meninggalkan pekerjaan mereka sementara banyak orang Taiwan bersiap-siap memulai liburan musim panas mereka.

Pada bulan Februari, sekitar 600 dari 900 pilot yang bergabung dalam serikat kerja China Airlines, mogok seminggu selama musim sibuk Tahun Baru Imlek. Eva dan China Airlines adalah dua maskapai penerbangan terbesar di Taiwan, yang membawa penumpang setiap hari sampai ke Amerika Utara.

Para pengamat (analis) berpendapat, hanya sedikit maskapai penerbangan Asia lain yang dihadapkan kepada pemogokan, karena banyak maskapai besar Asia adalah milik negara atau negara asal mereka tidak mempunyai serikat pekerja yang efektif.

Paul Yong, seorang analis penerbangan dengan DBS Bank di Singapura mengatakan, "Ini terkait dengan fakta bahwa serikat buruh di sana punya kekuatan yang relatif lebih besar daripada yang kita lihat di Asia. Kekuatan atau besarnya pengaruh serikat pekerja di negara mana pun butuh waktu untuk membangun kekuatan, dan selain itu juga bergantung pada sejauh mana pemerintah mengijinkannya, dan juga ada faktor norma-norma sosial."

Pramugari Eva Airways yang didukung oleh Persatuan Pramugari Taoyuan menuntut delapan hal, termasuk gaji yang lebih besar dan pengurangan lembur untuk penerbangan internasional, kata anggota serikat pekerja Chou Pei-ru, Senin. Beberapa penerbangan terkadang membuat pekerjanya terpaksa menunggu di bandara luar negeri jika ada penundaan karena cuaca, kata Chou. Serikat pekerja juga menuntut lebih banyak akses ke manajemen maskapai untuk membahas masalah apapun yang muncul, katanya.

Pilot China Airlines menginginkan gaji yang lebih tinggi dan lebih banyak staf untuk mengurangi kelelahan pada penerbangan yang lebih lama. Maskapai setuju untuk menambah jumlah pilot.

Dampak pemogokan ini terlihat jelas untuk para penumpang. Pada hari Minggu Eva Airways telah membatalkan 158 penerbangan dan memperkirakan kerugian $ 18,7 juta, kata perusahaan dalam sebuah pemberitahuan kepada Bursa Efek Taiwan. Perwakilan kantor media dari maskapai menolak berkomentar hari Senin dan mengatakan, para pejabat maskapi yang berwenang untuk berbicara sedang menghadiri rapat seharian.

Pemogokan Februari lalu oleh Persatuan Pilot Taoyuan menyebabkan pembatalan 80 penerbangan dan kerugian $ 34 juta bagi ChinaAirlines, kata perusahaan itu waktu itu dalam pernyataannya kepada bursa saham.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Inggris Hadapi Kesempatan Terakhir untuk Menghindari Brexit Tanpa Kesepakatan atau Penundaan
Thursday, 17 October 2019 17:25 WIB

Uni Eropa memperingatkan bahwa KTT hari Kamis mungkin menjadi kesempatan terakhir untuk menghindari pilihan antara penundaan lain untuk Brexit dan kerusakan ekonomi Inggris bila meninggalkan UE tanpa kesepakatan. Prospek kesepakatan pada pertemuan para pemimpin penting UE di Brussels mengalami kemu...

Menlu AS Kembali Serukan 'Solusi Manusiawi' atas Situasi di Hong Kong
Thursday, 17 October 2019 10:47 WIB

Pejabat Amerika memperbaharui seruan mereka bagi solusi œmanusiawi atas situasi di Hong Kong, di mana protes terus berlangsung dan tidak ada tanda-tanda akan berakhir. Dalam wawancara dengan Fox Business Network hari Rabu (16/10) Menlu AS Mike Pompeo mengatakan pemrotes Hong Kong minta pemerin...

Diplomat AS: Gedung Putih Tugaskan 'Trio Amigo' untuk Pimpin Kebijakan Ukraina
Thursday, 17 October 2019 03:50 WIB

Seorang pejabat tinggi Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan kepada penyelidik DPR bahwa pejabat-pejabat pemerintah memintanya untuk bersikap low profile terkait isu Ukraina. Sikap tersebut dibutuhkan untuk menghormati œtrio amigo yang mengambil alih kendali kebijakan luar negeri terhadap s...

Demonstran Pro-Demokrasi Serukan Sanksi Perdagangan atas Hong Kong
Wednesday, 16 October 2019 18:01 WIB

Pendukung gerakan pro-demokrasi di Hong Kong mendesak Kongres Amerika untuk meloloskan RUU hak azasi yang bisa memicu dilancarkannya sanksi-sanksi perdagangan atas pusat keuangan internasional di Hong Kong. Tapi para pengecam mengatakan, tindakan itu akan mengakibatkan lebih banyak kerugian dari pad...

Erdogan Tetap Bertentangan dalam Menghadapi Sanksi AS
Wednesday, 16 October 2019 10:56 WIB

Sanksi AS terhadap Turki atas serangan militernya terhadap Suriah diberhentikan oleh kepemimpinan politik di Ankara, ketika pasar keuangan mengabaikan langkah-langkah tersebut. Sanksi diumumkan terhadap pejabat Turki pada hari Senin karena negosiasi kesepakatan perdagangan 100 miliar dolar berakhir...

ANOTHER NEWS
Saham AS Dibuka Sedikit Lebih Tinggi Pasca Kesepakatan Brexit yang Tentatif, Data Ekonomi
Thursday, 17 October 2019 20:49 WIB Saham AS dibuka dengan kenaikan kecil pada Kamis setelah pemimpin Inggris dan Uni Eropa mengumumkan rancangan perjanjian tentang Brexit dan mengikuti putaran data ekonomi AS dan pendapatan perusahaan. Dow Jones Industrial Average naik 64 poin,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.